Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Bahaya Pakai Makeup saat Hamil yang Sering Tidak Disadari

5 Bahaya Pakai Makeup saat Hamil yang Sering Tidak Disadari
Pexels/Yan Krukau
Intinya Sih
  • Beberapa bahan kimia dalam makeup dapat terserap ke tubuh dan berpotensi memengaruhi hormon, sehingga ibu hamil disarankan lebih selektif memilih produk kecantikan.
  • Lipstik dan kosmetik tertentu bisa mengandung logam berat seperti timbal atau nikel yang berisiko bagi perkembangan janin bila terpapar terus-menerus.
  • Perubahan hormon saat hamil membuat kulit lebih sensitif, sehingga disarankan memakai produk ringan, non-komedogenik, dan bebas bahan berbahaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Selama kehamilan, ibu hamil tentu ingin tetap merawat tubuh dan wajah agar tetap percaya diri. Salah satunya dengan menggunakan makeup saat pergi ke luar rumah atau beraktivitas sehari-hari. Hal ini tentu wajar, namun ada baiknya tetap lebih selektif karena beberapa kandungan dalam kosmetik berpotensi berdampak pada kesehatan ibu dan janin.

Meski tidak semua produk berbahaya, dikutip dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa beberapa bahan kimia dalam makeup dapat terserap ke tubuh atau memengaruhi sistem hormon. Oleh karena itu, penting untuk memahami risiko yang mungkin terjadi agar penggunaannya tetap aman.

Berikut Popmama.com rangkum soal bahaya pakai makeup saat hamil yang sering tidak disadari.

1. Penyerapan bahan kimia ke dalam tubuh

 Bahaya Pakai Makeup saat Hamil yang Sering Tidak Disadari
Pexels/mart_production

Banyak yang mengira makeup hanya bekerja di permukaan kulit. Padahal, beberapa kandungan dalam kosmetik dapat menembus lapisan kulit dan masuk ke dalam aliran darah, terutama jika digunakan secara rutin.

Salah satu bahan yang cukup disorot adalah hidrokuinon, yang dikenal memiliki tingkat penyerapan cukup tinggi hingga sekitar 35-45% menurut studi dalam Journal of Cosmetic Dermatology

Meski secara konteks belum ada bukti langsung menyebabkan gangguan pada janin, para ahli umumnya menyarankan untuk menghindari bahan ini selama kehamilan sebagai langkah pencegahan.

2. Risiko paparan logam berat dari lipstik

 Bahaya Pakai Makeup saat Hamil yang Sering Tidak Disadari
Pexels/www.kaboompics.com

Lipstik termasuk produk yang berpotensi tertelan secara tidak sengaja saat makan atau minum. Beberapa penelitian menemukan adanya kandungan jejak logam berat seperti timbal, aluminium, dan nikel dalam produk kosmetik.

Menurut U.S. Food and Drug Administration, kadar logam berat dalam kosmetik umumnya masih dalam batas aman. Namun, paparan dalam jangka panjang tetap perlu diwaspadai, terutama pada ibu hamil karena logam berat dapat memengaruhi perkembangan sistem saraf janin jika terakumulasi dalam jumlah tinggi.

3. Kandungan pengganggu hormon dalam kosmetik

 Bahaya Pakai Makeup saat Hamil yang Sering Tidak Disadari
Magnific/senivpetro

Beberapa bahan seperti paraben dan phthalates sering digunakan sebagai pengawet dan pewangi dalam produk kecantikan. Kedua zat ini dikenal sebagai endocrine disruptors, yaitu senyawa yang dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh.

Berdasarkan penjelasan dari National Institute of Environmental Health Sciences, paparan tinggi phthalates selama kehamilan dikaitkan dengan gangguan perkembangan reproduksi dan berat badan lahir rendah. Meski efeknya biasanya terjadi pada paparan tinggi, penggunaan produk secara berlebihan tetap sebaiknya dihindari.

4. Risiko iritasi dan kulit jadi lebih sensitif saat hamil

 Bahaya Pakai Makeup saat Hamil yang Sering Tidak Disadari
Pexels/Michael Obstoj

Selama kehamilan, perubahan hormon dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif dibandingkan biasanya. Produk makeup yang sebelumnya cocok, bisa saja tiba-tiba memicu iritasi, kemerahan, hingga munculnya jerawat atau ruam.

Beberapa kandungan seperti alkohol, fragrance, atau bahan aktif tertentu dapat memperparah kondisi kulit sensitif ini. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan memilih produk dengan formula ringan, non-comedogenic, serta bebas pewangi agar lebih aman dan nyaman digunakan sehari-hari.

5. Paparan bahan kimia dari riasan mata dan kuku

 Bahaya Pakai Makeup saat Hamil yang Sering Tidak Disadari
Pexels/Andrea Mosti

Produk seperti maskara, lem bulu mata, dan cat kuku terkadang mengandung bahan seperti formaldehida atau toluene. Senyawa ini dalam kadar tinggi diketahui dapat berdampak pada kesehatan, terutama jika terpapar terus-menerus.

Menurut International Agency for Research on Cancer, formaldehida dikategorikan sebagai zat karsinogenik dalam kondisi paparan tertentu. Namun dalam kosmetik modern, kadarnya biasanya sudah diatur sangat rendah. Meski begitu, ibu hamil tetap disarankan memilih produk yang lebih aman dan memiliki label bebas bahan berbahaya yang mesti dijauhi selama kehamilan.

Penggunaan makeup saat hamil sebenarnya tetap diperbolehkan, selama mama lebih selektif dalam memilih produk. Kuncinya bukan menghindari sepenuhnya, tetapi memahami kandungan dan membatasi paparan bahan tertentu.

Dengan memilih produk yang aman, terdaftar resmi, serta digunakan secukupnya, ibu hamil tetap bisa tampil cantik tanpa mengabaikan kesehatan diri dan si Kecil.

Itulah tadi bahaya pakai makeup saat hamil yang sering tidak disadari. Semoga membantu pengetahuan ibu hamil untuk lebih paham soal memilih makeup.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara

Related Articles

See More