Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Benci Seseorang saat Hamil, Benarkah Wajah Bayi akan Mirip Orang Tersebut?
Magnific/senivpetro
  • Anggapan bahwa membenci seseorang saat hamil membuat wajah bayi mirip orang tersebut adalah mitos, perasaan ibu tidak menentukan kemiripan fisik bayi.

  • Wajah dan ciri fisik bayi dipengaruhi campuran gen dari Mama dan Papa, meski ahli belum dapat memastikan bentuk wajah hanya melalui pemeriksaan DNA janin.

  • Bayi menerima masing-masing 23 kromosom dari orangtua, variasi gen, termasuk dari keluarga terdahulu, memengaruhi rambut, mata, dan perbedaan penampilan antar saudara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mama mungkin pernah mendengar anggapan bahwa ibu hamil tidak boleh terlalu membenci seseorang. Konon, perasaan tersebut bisa membuat si Kecil lahir dengan wajah mirip orang yang dibenci.

Anggapan ini bahkan bisa dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari. Misalnya, Mama sedang tidak ingin berdekatan dengan suami selama hamil, tetapi setelah si Kecil lahir, wajahnya justru terlihat sangat mirip dengan sang ayah.

Kemiripan wajah bayi dengan orangtua memang bisa terjadi. Namun, apakah hal tersebut berkaitan dengan perasaan benci yang Mama rasakan selama kehamilan? Lantas, bagaimana penjelasan mengenai faktor yang memengaruhi wajah si Kecil?

Untuk mengetahui jawabannya, Popmama.com telah merangkum penjelasannya berikut ini. Yuk, disimak!

Membenci Seseorang saat Hamil Tidak Membuat Wajah Bayi Mirip Orang Tersebut

Magnific

Menurut Bidan Syefi Wulantika, Amd.Keb., S.ST, anggapan bahwa bayi akan mirip dengan orang yang dibenci ibunya selama hamil merupakan mitos.

“Jawabannya adalah mitos. Membenci orang itu ya larangan untuk semua orang, bukan untuk ibu hamil saja,” ujar Syefi dalam unggahan video di Instagram pribadinya, @bidan_syefiw.

Ia menjelaskan, ciri fisik anak diwariskan dari orangtuanya. Jadi, membenci seseorang selama kehamilan tidak membuat wajah si Kecil menyerupai orang tersebut.

“Faktanya yang diturunkan dari orangtuanya itu ya termasuk fisiknya. Jadi fisiknya pun tentunya akan mengambil identik atau identitas dari orangtuanya,” lanjutnya.

Dengan demikian, kemiripan wajah bayi tidak ditentukan oleh siapa yang Mama benci selama hamil.

Wajah Bayi Dipengaruhi oleh Campuran Gen dari Orangtua

Magnific

Penampilan si Kecil berkaitan dengan gen yang diwariskan dari Mama dan Papa. Gen merupakan bagian dari DNA yang membawa informasi tentang berbagai sifat tubuh.

Barry Starr, Ph.D., ahli genetika yang tinggal di The Tech Museum, San Jose, California, menjelaskan bahwa para ahli tidak dapat memastikan seperti apa wajah bayi kelak hanya dengan memeriksa seluruh DNA janin. Mereka hanya bisa memprediksi kemungkinan bayi akan mirip dengan siapa.

Artinya, meskipun informasi genetik dapat diperiksa, masih ada banyak hal yang belum diketahui tentang bagaimana gen tersebut membentuk wajah bayi.

Setiap Bayi Bisa Memiliki Ciri Wajah yang Berbeda

Magnific

Campuran gen dari kedua orangtua membuat setiap anak dapat memiliki penampilan yang berbeda, termasuk dengan saudara kandungnya sendiri.

Samuel M. Scheiner, Ph.D., direktur divisi biologi lingkungan di National Science Foundation, Washington, DC, menjelaskan bahwa pertemuan sperma dan sel telur menghasilkan percampuran gen. Sebagian gen dapat diperkuat, dikurangi, atau bahkan tidak muncul dalam bentuk sifat tertentu.

Oleh karena itu, ada anak yang wajahnya tidak terlalu mirip dengan orangtua maupun saudara kandungnya. Perbedaan ini berkaitan dengan variasi gen yang diwariskan, bukan karena pengaruh perasaan ibu selama hamil.

Barry juga menjelaskan bahwa kemiripan dapat muncul pada bagian wajah tertentu. Misalnya, bibir anak pertama mirip Mama, sedangkan bibir anak kedua lebih menyerupai Papanya.

Bayi Mendapatkan 23 Kromosom dari Mama dan 23 dari Papa

Magnific

DNA tersusun dalam kromosom. Pada manusia, bayi memiliki 46 kromosom, dengan 23 kromosom berasal dari Mama dan 23 lainnya dari Papa.

Perpaduan gen dalam kromosom tersebut berperan dalam menentukan berbagai ciri fisik si Kecil, seperti:

  1. Warna mata.

  2. Rambut.

  3. Bentuk tubuh.

  4. Lesung pipit.

  5. Suara.

Banyaknya kemungkinan kombinasi gen membuat penampilan setiap anak dapat berbeda. Bahkan, Mama dan Papa yang memiliki mata cokelat tetap berpotensi memiliki anak dengan warna mata berbeda.

Warna Rambut dan Ciri Fisik Bisa Dipengaruhi Gen Keluarga

Magnific

Selain dari Mama dan Papa, ciri fisik bayi juga dapat dipengaruhi oleh gen yang diwariskan dari anggota keluarga terdahulu.

Misalnya, meskipun kedua orangtua memiliki rambut gelap, si Kecil masih berpotensi memiliki rambut kecokelatan atau kemerahan apabila ada anggota keluarga terdahulu yang memiliki warna rambut tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa variasi gen dapat memengaruhi penampilan bayi. Kemiripan yang muncul pada wajah, rambut, atau ciri fisik lainnya merupakan bagian dari perpaduan gen yang diwariskan dari keluarga.

Jadi, kemiripan wajah si Kecil dipengaruhi oleh gen yang diwariskan dari orangtuanya, bukan karena perasaan benci selama kehamilan. Semoga informasi ini menjawab pertanyaan dan keresahan Mama!

Curated For You

Editorial Team

Related Article