Pexels/Tima Miroshnichenko
Hingga saat ini, para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab sirenomelia. Namun, terdapat beberapa kemungkinan penyebab dan faktor risiko yang diduga berperan penting.
Beberapa kemungkinan penyebab dan faktor risiko sirenomelia meliputi:
Faktor genetik, termasuk perubahan DNA turunan orangtua atau perubahan DNA yang terjadi secara tiba-tiba.
Kelainan perkembangan pembuluh darah yang dapat menghambat pertumbuhan bagian bawah tubuh janin secara normal.
Diabetes selama kehamilan.
Faktor lingkungan.
Penggunaan obat-obatan tertentu, termasuk obat-obatan tanpa resep seperti kokain atau obat resep untuk perawatan kulit, seperti isotretinoin.
Hal penting yang perlu diingat adalah sirenomelia bukanlah kondisi yang terjadi akibat tindakan atau kebiasaan Mama sebelum maupun selama kehamilan. Jadi, Mama tidak perlu menyalahkan diri sendiri apabila bayi mengalami kondisi ini.
Demikian informasi mengenai penyebab sindrom putri duyung. Penting untuk memahami bahwa kondisi ini bukanlah kesalahan Mama selama menjalani kehamilan, yang terpenting adalah senantiasa menjaga kesehatan dan rutin memeriksakan kondisi janin ke dokter.