Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Terlanjur Muncul Stretch Mark saat Hamil, Bagaimana Cara Menghilangkannya?
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
  • Stretch mark muncul akibat peregangan kulit dan perubahan hormon selama kehamilan, biasanya terlihat di perut, paha, pinggul, atau payudara.

  • Perawatan untuk menyamarkan stretch mark meliputi konsumsi makanan kaya kolagen.

  • Ibu hamil disarankan berolahraga rutin, menjaga kenaikan berat badan tetap stabil, dan berkonsultasi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Seiring bertambahnya usia kehamilan, perut mama akan semakin membesar dan membuat kulit mengalami berbagai perubahan. Salah satu yang paling umum terjadi adalah munculnya stretch mark, yaitu guratan pada kulit, terbentuk akibat peregangan kulit yang berlangsung cepat serta perubahan hormon selama kehamilan.

Tak sedikit Mama yang awalnya menganggap stretch mark sebagai hal biasa dan belum melakukan perawatan khusus. Namun, ketika guratan mulai terlihat jelas di area perut, paha, pinggul, atau payudara, banyak yang merasa tidak nyaman dan mulai mencari cara untuk menghilangkannya.

Untuk itu, Popmama.com rangkum cara menghilangkan stretch mark saat hamil. Yuk, cari tahu jawabannya, Ma!

1. Perbanyak makanan yang mendukung produksi kolagen

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Terlanjur muncul stretch Mark saat hamil, bisa diatasi dengan memperhatikan asupan makanan sehari-hari. Mama bisa mengonsumsi makanan yang mendukung pembentukan kolagen, seperti kaldu tulang, ceker ayam, ikan, dan berbagai jenis seafood.

Selain itu, jangan lupa untuk memperbanyak buah-buahan yang kaya vitamin C, seperti jeruk, stroberi, dan kiwi. Vitamin C membantu tubuh memproduksi kolagen secara alami, sehingga kulit tetap lebih sehat dan lentur saat mengalami peregangan seiring bertambahnya usia kehamilan.

Stretch mark yang sudah terlanjur muncul tidak bisa hilang hanya dengan mengonsumsi makanan yang mendukung produksi kolagen. Mama perlu mengimbanginya dengan perawatan kulit yang tepat dan pola hidup sehat agar stretch mark dapat disamarkan.

2. Jaga kelembapan kulit secara rutin

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Ketika stretch mark mulai muncul, salah satu hal yang perlu Mama lakukan adalah menjaga kelembapan kulit secara rutin. Meski tidak dapat menghilangkan stretch mark sepenuhnya, kulit yang terawat dan tetap lembap dapat membantu membuat tampilannya tampak lebih samar seiring waktu.

Mama bisa mengaplikasikan body oil pada area yang mengalami stretch mark, seperti perut, paha, pinggul, dan payudara. Selain membantu menjaga kelembapan, penggunaan losion atau pelembap secara rutin juga dapat mengurangi rasa gatal dan tidak nyaman akibat kulit yang terus meregang. Pilih produk perawatan yang memang diformulasikan untuk ibu hamil atau telah direkomendasikan oleh tenaga kesehatan.

3. Konsumsi suplemen atau produk dengan vitamin

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Vitamin E dikenal sebagai salah satu nutrisi yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Karena itu, beberapa Mama memilih mengonsumsi suplemen vitamin E atau menggunakan krim yang mengandung vitamin E untuk membantu merawat kulit yang mengalami stretch mark selama kehamilan.

Pada ibu hamil, penggunaan suplemen maupun produk perawatan sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Sebelum mengonsumsinya atau mengoleskannya pada kulit, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan keamanannya selama kehamilan dan menyesuaikannya dengan kondisi Mama.

4. Penuhi Kebutuhan cairan tubuh

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Mencukupi kebutuhan air putih setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan kulit selama kehamilan. Kulit yang terhidrasi dengan baik cenderung lebih lembut, kenyal, dan mampu mempertahankan elastisitasnya saat mengalami peregangan akibat pertumbuhan janin.

Usahakan untuk minum air putih secara cukup setiap hari sesuai kebutuhan tubuh. Selain membantu menjaga kondisi kulit, asupan cairan yang memadai juga penting untuk mendukung berbagai fungsi tubuh selama masa kehamilan.

5. Rutin berolahraga

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus mendukung kondisi kulit selama kehamilan. Olahraga membantu melancarkan sirkulasi darah sehingga distribusi oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh menjadi lebih optimal.

Peredaran darah yang baik dapat membantu menjaga elastisitas kulit dan mendukung proses regenerasi sel. Selain itu, olahraga juga bermanfaat untuk membantu mengurangi berbagai keluhan kehamilan, seperti kaki bengkak dan rasa tidak nyaman akibat perubahan fisik selama masa kehamilan.

6. Jaga kenaikan berat badan tetap stabil

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Kenaikan berat badan selama kehamilan memang tidak bisa dihindari, tetapi penting untuk menjaganya tetap sesuai rekomendasi dokter. Perubahan berat badan yang terjadi terlalu cepat dapat membuat kulit meregang lebih drastis sehingga risiko stretch mark menjadi lebih besar.

Untuk membantu mengontrol kenaikan berat badan, Mama dapat menerapkan pola makan bergizi seimbang dan membatasi konsumsi makanan tinggi gula, lemak, serta kalori berlebih.

7. Konsultasikan dengan dokter

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Jika stretch mark terasa mengganggu atau tampak semakin jelas, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan dan Dokter kulit. Dokter dapat membantu menilai kondisi kulit Mama dan memberikan rekomendasi perawatan yang sesuai dengan usia kehamilan serta kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Nah, itu dia penjelasan cara menghilangkan stretch mark saat hamil. Selamat mencoba, Mama!

Editorial Team

Related Article