Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Usia Kehamilan Berapa Minggu Boleh Berhubungan Seks?
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
  • Hubungan seksual saat hamil umumnya aman dilakukan di setiap trimester, asalkan kehamilan sehat dan tidak ada komplikasi medis.

  • Trimester kedua, sekitar minggu ke-13, sering dianggap waktu paling nyaman untuk berhubungan.

  • Sebelum berhubungan jaga kebersihan dan memilih posisi yang aman agar tetap nyaman.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kehamilan sering membuat Mama dan pasangan lebih berhati-hati dalam menjaga aktivitas sehari-hari, termasuk soal hubungan intim. Banyak ibu hamil merasa khawatir berhubungan seks dapat mengganggu kondisi janin atau memicu masalah selama kehamilan.

Padahal, hubungan seksual saat hamil pada dasarnya tetap diperbolehkan selama kondisi kehamilan sehat dan tidak memiliki risiko medis tertentu. Namun, perubahan tubuh dan usia kehamilan sering membuat Mama bertanya kapan waktu yang aman untuk melakukannya.

Untuk itu, Popmama.com merangkum informasi terkait usia kehamilan berapa minggu boleh berhubungan seks. Yuk, simak, Ma!

1. Usia kehamilan berapa minggu boleh berhubungan seks?

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Secara umum, hubungan seksual boleh dilakukan pada usia kehamilan berapa pun, mulai dari trimester pertama hingga trimester ketiga, selama kehamilan mama tergolong sehat dan tidak memiliki komplikasi.

Janin tetap aman karena terlindungi oleh cairan ketuban, kantung kehamilan, serta otot rahim yang kuat, sehingga aktivitas intim tidak langsung mengenai bayi di dalam kandungan. Mama tidak perlu khawatir penis atau alat bantu seksual akan menyentuh janin.

Secara anatomi, posisi janin berada jauh di dalam rahim dan tertutup oleh leher rahim (serviks) yang berfungsi sebagai pelindung alami. Selama dokter tidak memberikan larangan khusus, hubungan seksual tidak meningkatkan risiko keguguran maupun membahayakan perkembangan janin.

2. Meski seks aman saat hamil, sebaiknya dilakukan pada trimester kedua kehamilan

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Waktu yang sering dianggap paling nyaman untuk berhubungan seksual adalah saat kehamilan memasuki usia sekitar 13 minggu atau trimester kedua. Pada fase ini, sebagian besar keluhan awal kehamilan mulai berkurang sehingga Mama biasanya merasa lebih bertenaga dan tidak lagi terlalu terganggu oleh mual maupun muntah.

Selain itu, ukuran perut yang belum terlalu besar membuat Mama masih leluasa bergerak dan menemukan posisi yang nyaman saat berhubungan intim. Perubahan hormon di trimester kedua juga kerap meningkatkan gairah seksual, sehingga banyak ibu hamil merasa lebih menikmati kedekatan dengan pasangan.

Kondisi fisik Mama di trimester kedua umumnya lebih stabil dibandingkan trimester pertama dan akhir kehamilan. Karena itu, usia kehamilan mulai minggu ke-13 sering dianggap waktu yang paling ideal untuk berhubungan seksual, selama dokter tidak memberikan larangan dan kehamilan berjalan normal.

3. Hindari berhubungan pada awal trimester pertama kehamilan

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Berhubungan seksual sebenarnya boleh dilakukan pada usia kehamilan berapa pun. Namun, pada awal trimester pertama, frekuensinya sebaiknya dikurangi atau dilakukan dengan lebih hati-hati karena tubuh mama masih beradaptasi dengan perubahan hormon serta perkembangan awal janin.

Pada masa ini, ibu hamil biasanya mengalami keluhan seperti mual, mudah lelah, pusing, hingga nyeri payudara. Kondisi tersebut kerap membuat Mama merasa kurang nyaman, sehingga gairah seksual menurun dan hubungan intim terasa tidak senyaman biasanya. Selain itu, trimester pertama merupakan fase penting karena kehamilan masih tergolong rentan.

Oleh karena itu, hubungan seksual sebaiknya dilakukan secara lembut, membatasi frekuensinya, atau menggunakan kondom untuk membantu menjaga kebersihan serta menurunkan risiko infeksi hingga kondisi kehamilan lebih stabil.

4. Berhubungan saat trimester ketiga kehamilan perlu diperhatikan

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Memasuki trimester ketiga, hubungan seksual masih boleh dilakukan selama kehamilan mama berjalan normal dan tidak memiliki risiko medis tertentu. Namun, ukuran perut yang semakin membesar sering membuat aktivitas intim terasa kurang nyaman, sehingga Mama dan pasangan perlu menyesuaikan posisi agar tetap aman tanpa memberi tekanan pada perut.

Saat usia kehamilan sudah mendekati atau bahkan melewati hari perkiraan lahir (HPL), hubungan seksual justru kerap dianjurkan oleh dokter. Kandungan hormon prostaglandin dalam air mani dipercaya dapat membantu merangsang kontraksi pada kehamilan yang sudah cukup bulan.

Meski dapat membantu tubuh mama mempersiapkan persalinan, hubungan intim saat hamil tua tetap perlu dilakukan secara perlahan dengan posisi yang nyaman. Gerakan yang lembut penting diperhatikan agar Mama tetap merasa aman dan tidak mudah lelah di akhir masa kehamilan.

5. Jika memiliki risiko kehamilan, hindari berhubungan seks

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Ibu hamil dengan kondisi kehamilan berisiko tinggi sebaiknya menunda hubungan seksual selama masa kehamilan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan komplikasi yang dapat membahayakan kesehatan mama maupun janin, terutama jika dokter telah memberikan anjuran untuk membatasi aktivitas fisik tertentu.

Beberapa kondisi yang termasuk kehamilan berisiko antara lain riwayat kandungan lemah, usia kehamilan di atas 35 tahun dengan komplikasi tertentu, posisi plasenta rendah (plasenta previa), riwayat perdarahan, hingga ibu hamil dengan penyakit jantung atau gangguan kesehatan lainnya. Pada kondisi ini, konsultasi dengan dokter kandungan menjadi langkah penting sebelum melakukan hubungan intim.

6. Risiko yang perlu dipertimbangkan dari berhubungan seks saat Hamil

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Meski hubungan intim selama kehamilan umumnya aman, Mama tetap perlu memahami beberapa risiko yang mungkin terjadi.

  1. Infeksi
    Selama kehamilan, tubuh menjadi lebih sensitif terhadap infeksi, termasuk infeksi saluran kemih. Karena itu, menjaga kebersihan area intim sebelum dan setelah berhubungan seksual sangat penting untuk mencegah risiko infeksi.

  2. Perdarahan
    Pada trimester pertama, sebagian ibu hamil dapat mengalami flek atau perdarahan ringan setelah berhubungan intim. Kondisi ini perlu diwaspadai terutama jika Mama memiliki riwayat keguguran, plasenta bermasalah, atau pernah mengalami perdarahan sebelumnya.

  3. Kontraksi
    Sebagian ibu hamil mungkin merasakan kontraksi Braxton-Hicks atau kontraksi palsu setelah berhubungan seksual. Kondisi ini umumnya normal dan tidak berbahaya, tetapi Mama perlu segera memeriksakan diri jika kontraksi disertai nyeri hebat, perdarahan, atau tanda persalinan lainnya.

7. Tips berhubungan seks selama kehamilan

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Jika Mama ingin tetap berhubungan seksual selama masa kehamilan, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan agar aktivitas intim tetap aman dan nyaman bagi Mama maupun pasangan.

  1.  Pilih posisi yang aman dan nyaman
    Gunakan posisi yang tidak memberi tekanan pada perut, seperti posisi miring saling berhadapan atau woman on top. Posisi ini membantu Mama lebih leluasa mengatur gerakan sesuai kenyamanan tubuh.

  2. Hindari posisi telentang setelah trimester kedua
    Setelah memasuki trimester kedua, posisi telentang atau man on top sebaiknya dihindari karena dapat menekan pembuluh darah dan membuat Mama mudah pusing atau sesak.

  3. Gunakan kondom saat berhubungan
    Penggunaan kondom dapat membantu menjaga kebersihan serta menurunkan risiko infeksi selama kehamilan, terutama jika Mama memiliki keputihan sensitif atau dokter menyarankan perlindungan tambahan.

  4. Gunakan pelumas bila diperlukan
    Perubahan hormon dapat menyebabkan vagina terasa lebih kering. Pelumas berbahan dasar air dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat gesekan saat berhubungan intim.

  5. Utamakan komunikasi dengan pasangan
    Selalu sampaikan kepada pasangan jika Mama merasa tidak nyaman, lelah, atau nyeri. Komunikasi yang baik membantu hubungan intim tetap aman sekaligus menjaga kedekatan emosional selama kehamilan.

Nah, itu dia rangkuman mengenai usia kehamilan berapa minggu boleh berhubungan seks. Semoga membantu, Ma!

Editorial Team