6 Alasan untuk Tidak Memprediksi Jenis Kelamin Bayi Sebelum Persalinan

Mama memilih penasaran atau mengetahui jenis kelamin bayi terlebih dahulu?

10 Juni 2019

6 Alasan Tidak Memprediksi Jenis Kelamin Bayi Sebelum Persalinan
Freepik/Dragana_Gordic

Hampir semua pasangan yang sedang menanti kelahiran sang buah hati pasti penasaran ingin mencari tahu tentang jenis kelamin bayinya.

Namun, memang tidak semua orangtua yang ingin mengetahuinya.

Bahkan, baru-baru ini tampaknya mulai banyak lagi calon orangtua yang memilih untuk tidak mencari tahu tentang jenis kelamin bayi mereka sampai lahir nanti, ataupun memilih merahasiakannya dari orang lain.    

Menurut sumber laman VerywellFamily, ada beberapa alasan mengapa orangtua tidak ingin mengetahui jenis kelamin bayinya sebelum kelahiran. Popmama.com mencoba mengulasnya dalam beberapa poin berikut!

1. Menghindari kekecewaan karena adanya stereotip jenis kelamin

1. Menghindari kekecewaan karena ada stereotip jenis kelamin
Freepik/Alvaro_Cabrera

Meskipun beberapa pasangan tidak mempermasalahkan jenis kelamin bayi, tetapi mungkin ada beberapa keluarga yang memiliki stereotip tertentu tentang jenis kelamin di keluarganya. Beberapa calon orangtua atau sang kakek dan nenek mungkin mengharapkan jenis kelamin tertentu bagi bayi atau cucu yang akan dilahirkan nanti, karena memiliki misi tertentu.

Sementara, mengetahui jenis kelamin bayi sebelum kelahirkan dikhawatirkan dapat menghadirkan kekecewaan di keluarga apabila jenis kelamin bayi ternyata tidak sesuai yang diharapkan.

Jangan sampai nantinya pikiran Mama malah terganggu karena mengecewakan keluarga besar, dan kamu jadi tidak fokus dengan kehamilanmu. Sebaiknya, tidak perlu terlalu memikirkan jenis kelamin. Pada dasarnya, anak itu adalah anugerah terindah dari Tuhan yang patut kamu syukuri bagaimana pun kondisinya. 

2. Rasa penasaran membuatnya lebih seru

2. Rasa penasaran membuat lebih seru
freepic.diller

Banyak calon orangtua yang lebih memilih untuk tidak mengetahui jenis kelamin anaknya, dan tetap penasaran menunggu sampai hari lahir tiba. Mereka cukup menikmati dengan rasa penasaran mereka, dan sibuk menebak-nebak tentang jenis kelamin sang calon bayi.

Beberapa keluarga sangat menikmati momen ini, terutama bagi mereka yang menyukai kejutan. Rasa penasaran ini juga bisa menjadi motivasi untuk Mama lho, agar lebih semangat ketika melahirkan nanti untuk mengetahui apa jenis kelamin Si Kecil.

3. Momen persalinan terasa lebih istimewa

3. Momen persalinan terasa lebih istimewa
Pixabay/cynthia_groth

Selain lahirnya bayi dengan sehat dan lengkap, salah satu yang paling ditunggu-tunggu saat persalinan adalah mengetahui jenis kelamin sang bayi. Jika orangtua dan seluruh keluarga belum mengetahui sama sekali tentang jenis kelamin, momen melahirkan akan terasa lebih istimewa dan menyenangkan.

Editors' Picks

4. USG tidak selalu akurat

4. USG tidak selalu akurat
freepic.diller

Meskipun banyak orang yang melakukan USG untuk mengetahui jenis kelamin bayi karena keakuratannya, tetapi ternyata masih ada kemungkinan kesalahan dalam tes ini, meski jumlah kasus ketidakakuratannya telah menurun dalam beberapa tahun terakhir ini.

Beberapa kasus kesalahan USG ini menjadi alasan beberapa orang untuk memilih tidak mengetahui jenis kelamin bayi sampai ia lahir.

Bacajuga:

5. Warna untuk bayi tidak selalu “pink” atau “biru”

5. Warna bayi tidak selalu “pink” atau “biru”
Pixabay/vborodinova

Merasa bosan dengan peralatan bayi dengan nuansa warna merah muda atau biru? Tak perlu khawatir jika Mama belum atau tidak ingin mengetahui jenis kelamin bayi sebelum persalinan. Ada banyak pilihan nuansa warna netral lain yang cocok untuk perlengkapan calon bayi Mama.

Mama bisa tetap mempersiapkan kamar dan perlengkapan bayi lainnya dengan warna nuansa hijau, atau putih dan abu-abu lembut tetap tampak manis dan menggemaskan untuk Si Kecil.

6. Percayakan pada Tuhan

6. Percayakan Tuhan
Freepik/bearfotos

Saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi memang sudah berkembang luar biasa. Hal apa pun bisa diprediksi, diantisipasi, bahkan direncanakan sejak awal, termasuk jenis kelamin bayi. Sedangkan dulu, jenis kelamin bayi dianggap sebagai kuasa Tuhan.

Bagi orang-orang yang sangat meyakini kebesaran Tuhan, jenis kelamin bayi bukanlah hal yang dipermasalahkan. Bagi mereka, biarlah itu menjadi urusan Tuhan. Yang perlu dilakukan hanyalah berdoa agar semuanya baik-baik saja. Karena pada akhirnya, kamu akan memiliki apa yang seharusnya kamu miliki.

Memilih untuk mengetahui lebih dulu atau tidak mengetahui sama sekali tentang jenis kelamin bayi di dalam kandungan adalah pilihan masing-masing ya, Ma. Lakukan yang Mama yakini dan tetap bersyukur walau ada hal yang tidak sesuai dengan keinginan.

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;