7 Cara Mengatasi Mata Kering pada Ibu Hamil, Dipastikan Aman dan Ampuh

- Perubahan hormon saat hamil memengaruhi produksi air mata, menyebabkan mata terasa kering, gatal, dan berpasir.
- Penggunaan obat tetes mata artificial tears tanpa pengawet dan kompres hangat adalah pertolongan pertama yang aman.
- Menjaga hidrasi tubuh, menghindari AC langsung, dan mengonsumsi omega-3 membantu menjaga kelembapan mata dari dalam.
Mata terasa sepet, gatal, berpasir, atau bahkan perih saat berkedip? Kondisi mata kering menjadi salah satu keluhan kehamilan yang sering terabaikan namun sangat mengganggu kenyamanan.
Perubahan hormon androgen selama hamil memengaruhi kelenjar Meibom di kelopak mata, sehingga produksi minyak yang berfungsi menahan air mata agar tidak cepat menguap menjadi berkurang.
Meskipun bukan kondisi yang membahayakan janin, mata kering bisa membuat Mama sulit fokus beraktivitas dan memicu sakit kepala. Dikarenakan Mama tidak boleh sembarangan menggunakan obat saat hamil, Popmama.com telah merangkum beberapa cara mengatasi mata kering pada ibu hamil yang aman dan ampuh.
Yuk Ma, simak tipsnya!
Deretan Cara Mengatasi Mata Kering pada Ibu Hamil
1. Gunakan obat tetes mata air mata buatan

Cara paling instan untuk meredakan mata perih, yakni menggunakan obat tetes mata jenis artificial tears atau air mata buatan.
Cairan ini berfungsi melumasi permukaan bola mata yang kering layaknya air mata alami. Pilihlah produk yang diberi label preservative-free (bebas pengawet) agar lebih aman digunakan jangka panjang dan minim iritasi.
Namun, Mama harus ekstra hati-hati. Hindari obat tetes mata yang berfungsi untuk "menghilangkan mata merah" (redness reliever) karena mengandung bahan kimia vasokonstriktor yang mungkin kurang aman jika terserap ke tubuh. Selalu konsultasikan merek obat tetes mata dengan dokter kandungan sebelum membelinya.
2. Kompres mata dengan air hangat

Jika kelenjar minyak di mata mama tersumbat, kompres hangat adalah solusi terbaik.
Suhu hangat dapat membantu mencairkan minyak yang mengeras di kelopak mata sehingga bisa melapisi air mata kembali. Caranya, celupkan kain bersih ke dalam air hangat (bukan panas), peras, lalu tempelkan pada mata tertutup selama 5-10 menit.
Lakukan ritual ini di pagi hari atau malam sebelum tidur. Selain melancarkan produksi minyak mata, sensasi hangatnya juga memberikan efek relaksasi yang bisa mengurangi ketegangan otot mata dan sakit kepala yang sering Mama rasakan.
3. Perbanyak minum air putih

Sering kali mata kering hanyalah sinyal bahwa tubuh mama sedang dehidrasi. Ingat, saat hamil kebutuhan cairan tubuh meningkat drastis untuk membentuk air ketuban dan menambah volume darah.
Jika Mama kurang minum, tubuh akan memprioritaskan cairan untuk janin, sehingga organ lain seperti mata menjadi "kekeringan".
Pastikan Mama minum setidaknya 8-10 gelas air putih setiap hari. Jika bosan dengan air tawar, Mama bisa mencoba infused water dengan potongan lemon atau timun.
Hidrasi yang baik dari dalam adalah kunci utama menjaga kelembapan selaput lendir di seluruh tubuh, termasuk mata.
4. Pasang humidifier di ruangan

Jika Mama sering menghabiskan waktu di ruangan ber-AC, udara yang kering akan mempercepat penguapan air mata. Untuk menyiasatinya, Mama bisa memasang alat pelembap udara atau humidifier di kamar tidur atau ruang kerja.
Alat ini akan menyemprotkan uap air ke udara untuk menjaga tingkat kelembapan ruangan tetap ideal.
Udara yang lembap akan membantu mencegah permukaan mata mama menjadi cepat kering dan iritasi, terutama saat Mama sedang tidur di malam hari.
5. Konsumsi makanan kaya omega-3

Lemak sehat Omega-3 ternyata tidak hanya bagus untuk otak janin, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas lapisan minyak pada air mata mama. Kekurangan asam lemak ini sering dikaitkan dengan sindrom mata kering yang parah.
Mama bisa memperbanyak asupan sumber Omega-3 alami seperti ikan salmon, ikan sarden, kacang kenari (walnut), atau biji chia.
Jika Mama tidak suka ikan, konsultasikan dengan dokter mengenai perlunya konsumsi suplemen minyak ikan yang aman untuk ibu hamil.
6. Terapkan aturan 20-20-20 saat menatap layar

Di era digital ini, mata kering sering diperparah oleh kebiasaan menatap layar HP atau laptop terlalu lama (computer vision syndrome).
Saat fokus menatap layar, frekuensi berkedip Mama akan berkurang drastis, padahal berkedip termasuk cara alami mata untuk menyebarkan air mata ke seluruh permukaan bola mata.
Terapkan aturan 20-20-20 untuk mengistirahatkan mata, setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Jangan lupa untuk sengaja berkedip lebih sering saat sedang scrolling media sosial.
7. Hindari paparan angin langsung

Angin kencang, asap rokok, atau udara panas dari hair dryer adalah musuh utama bagi mata kering.
Angin yang berhembus langsung ke wajah akan membuat lapisan air mata menguap dengan sangat cepat, meninggalkan rasa perih dan panas.
Saat berada di luar ruangan atau naik kendaraan, gunakan kacamata hitam (sunglasses) model lebar yang bisa melindungi mata dari angin dan debu. Di dalam rumah, hindari duduk tepat di bawah semburan AC atau di depan kipas angin yang menyala kencang ke arah wajah mama.
Itulah beberapa cara mengatasi mata kering pada ibu hamil yang praktis dan aman. Meskipun mengganggu, kondisi ini biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan.
FAQ Mata Kering Ibu Hamil
| Apakah mata kering saat hamil berbahaya bagi janin? | Tidak. Mata kering murni masalah ketidaknyamanan pada ibu dan tidak memengaruhi tumbuh kembang janin. Namun, jika mata kering menyebabkan infeksi karena sering dikucek, cobalah berobat agar infeksinya tidak menyebar. |
| Bolehkah tetap memakai lensa kontak saat mata kering? | Sebaiknya kurangi atau hentikan sementara pemakaian lensa kontak (softlens) selama hamil jika mata terasa sangat kering. Lensa kontak bisa memperparah iritasi dan menggores kornea yang kering. Beralihlah ke kacamata dulu untuk sementara waktu. |
| Kapan mata akan kembali normal? | Kondisi mata biasanya akan kembali normal beberapa minggu setelah melahirkan atau setelah masa menyusui selesai, ketika hormon tubuh ibu hamil sudah kembali seimbang seperti semula. |


















