7 Penyebab Kulit Gatal saat Hamil, Jangan Diabaikan

Rasa gatal saat hamil umum terjadi akibat perubahan hormon, peregangan kulit, dan peningkatan sensitivitas tubuh yang membuat kulit lebih mudah kering atau iritasi.
Beberapa kondisi medis seperti ICP dan PUPPP dapat menyebabkan gatal parah, terutama di telapak tangan, kaki, atau area perut, sehingga perlu perhatian medis khusus.
Perawatan sederhana seperti menjaga hidrasi, memakai pelembap lembut, serta memilih produk hypoallergenic membantu meredakan gatal dan menjaga kenyamanan selama kehamilan.
Kehamilan membawa banyak perubahan yang luar biasa, namun tidak selalu datang tanpa tantangan. Salah satu keluhan yang cukup sering dirasakan oleh ibu hamil adalah kulit yang terasa gatal, mulai dari gatal ringan di area perut hingga rasa tidak nyaman yang muncul di seluruh tubuh.
Meski terdengar sepele, kulit gatal yang terus-menerus bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan bahkan membuat Mama sulit tidur di malam hari.
Rasa gatal ini bisa muncul kapan saja selama kehamilan, baik di trimester pertama, kedua, maupun ketiga. Penyebabnya pun beragam, ada yang berkaitan dengan perubahan hormon, ada pula yang disebabkan oleh kondisi kulit yang semakin meregang seiring pertumbuhan perut. Tidak jarang Mama merasa bingung dan khawatir saat gatal itu datang tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh.
Popmama.com telah merangkum beberapa penyebab kulit gatal saat hamil yang umum terjadi, lengkap dengan tips ringan yang bisa Mama coba.
Yuk Ma, disimak!
Deretan Penyebab Kulit Gatal saat Hamil
1. Perubahan hormon selama kehamilan

Selama kehamilan, tubuh ibu hamil mengalami lonjakan hormon yang sangat signifikan, terutama estrogen dan progesteron. Perubahan hormon inilah yang sering kali menjadi pemicu utama munculnya rasa gatal di kulit, bahkan sejak trimester pertama ketika perut belum terlihat membesar sekalipun.
Hormon-hormon ini memengaruhi sistem saraf kulit dan dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif dari biasanya. Mama bisa mencoba menggunakan pelembap yang lembut dan bebas pewangi untuk membantu menenangkan kulit yang sensitif akibat perubahan hormon ini.
Pastikan produk yang digunakan memang aman untuk ibu hamil ya, Ma.
2. Kulit perut yang meregang

Seiring bertumbuhnya janin, perut ibu hamil akan semakin membesar dan kulit pun ikut meregang untuk menyesuaikan diri. Proses peregangan inilah yang sering menimbulkan rasa gatal, terutama di area perut, payudara, paha, dan bokong yang ikut berkembang selama kehamilan.
Saat kulit meregang, lapisan bawah kulit bisa mengalami robekan kecil yang memicu rasa gatal dan memunculkan stretch mark. Untuk meringankannya, Mama bisa rutin mengoleskan minyak kelapa, shea butter, atau lotion khusus kehamilan untuk menjaga kelembapan kulit dan mengurangi rasa gatal akibat peregangan.
3. Kulit kering akibat dehidrasi

Kebutuhan cairan tubuh ibu hamil meningkat drastis selama kehamilan. Jika asupan air tidak mencukupi, kulit bisa menjadi kering dan mudah terasa gatal, bahkan di area yang sebelumnya tidak pernah bermasalah seperti tangan, kaki, dan punggung.
Tips sederhananya, yakni pastikan Mama minum setidaknya delapan hingga sepuluh gelas air putih sehari. Selain itu, gunakan pelembap segera setelah mandi saat kulit masih sedikit lembap agar kandungan air lebih mudah terserap dan kulit tetap terhidrasi sepanjang hari.
4. Intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP)

Kondisi ini berkaitan dengan fungsi hati selama kehamilan, di mana aliran empedu terganggu dan menyebabkan penumpukan asam empedu di dalam darah. Perlu dipahami kalau kondisi ini memicu rasa gatal yang intens, terutama di telapak tangan dan telapak kaki, dan biasanya muncul di trimester ketiga.
Berbeda dengan gatal biasa, gatal akibat ICP cenderung terasa lebih parah di malam hari dan tidak disertai ruam kulit yang terlihat. Jika Mama mengalami gatal yang sangat hebat di telapak tangan dan kaki, segera konsultasikan ke dokter kandungan karena kondisi ini perlu pemantauan medis yang lebih intensif.
5. Pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy (PUPPP)

PUPPP adalah kondisi kulit yang umum terjadi pada kehamilan, ditandai dengan munculnya ruam merah kecil yang terasa sangat gatal, biasanya dimulai dari area stretch mark di perut lalu menyebar ke paha, bokong, dan lengan. Kondisi kulit ini paling sering dialami oleh Mama saat hamil pertama kali atau yang mengandung bayi kembar.
Meski terlihat menakutkan, PUPPP tidak berbahaya bagi Mama maupun janin. Dokter biasanya akan merekomendasikan krim kortikosteroid atau antihistamin yang aman untuk kehamilan guna meredakan rasa tidak nyaman yang ditimbulkan.
6. Alergi atau sensitivitas terhadap produk perawatan

Kulit ibu hamil jauh lebih sensitif dibandingkan biasanya, sehingga produk perawatan yang sebelumnya aman pun bisa tiba-tiba memicu reaksi alergi berupa gatal, kemerahan, atau ruam. Bahan-bahan seperti pewangi, alkohol, dan pewarna buatan dalam sabun, losion, atau deterjen cucian adalah pemicu yang paling umum.
Mama bisa mencoba beralih ke produk yang berlabel hypoallergenic atau khusus untuk kulit sensitif selama masa kehamilan. Perhatikan juga deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaian dan seprai, karena residu deterjen yang tertinggal di kain juga bisa memicu iritasi kulit.
7. Kondisi kulit yang sudah ada sebelumnya

Jika Mama memiliki riwayat eksim, psoriasis, atau kondisi kulit lainnya sebelum hamil, kehamilan bisa membuat kondisi tersebut kambuh atau bahkan memburuk. Perubahan hormon dan sistem imun selama kehamilan dapat memengaruhi respons kulit terhadap pemicu yang sebelumnya sudah ada.
Mama yang memiliki kondisi kulit tertentu sebaiknya mendiskusikannya lebih awal dengan dokter kandungan dan dokter kulit agar penanganan yang tepat bisa disiapkan sejak awal kehamilan. Jangan sembarangan menggunakan obat atau krim yang biasa dipakai sebelum hamil tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.
Itulah tadi beberapa penyebab kulit gatal saat hamil yang umum dialami ibu hamil. Dengan mengetahui penyebabnya, Mama bisa lebih mudah menentukan perawatan yang tepat dan tetap merasa nyaman selama kehamilan ya, Ma.


















