Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Penyebab Wajah Kusam saat Hamil, Bisa Jadi karena Stres
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
  • Fluktuasi hormon dan dehidrasi menyebabkan penumpukan sel kulit mati yang membuat wajah kehilangan kilau alaminya.

  • Pola tidur yang buruk serta tingkat stres yang tinggi berdampak pada terhambatnya proses regenerasi sel kulit di malam hari.

  • Peningkatan produksi minyak berlebih dan hiperpigmentasi atau melasma membuat warna kulit wajah menjadi kusam dan tidak merata.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Masa kehamilan adalah fase yang menakjubkan dan membawa banyak perubahan pada kondisi tubuh seorang perempuan. Bagi sebagian orang, kehamilan mungkin memancarkan pesona pregnancy glow yang membuat wajah terlihat lebih cerah dan merona.

Namun, tidak sedikit pula yang justru mengalami kondisi sebaliknya, di mana kulit wajah berubah menjadi lebih gelap, kering, dan kehilangan kilau alaminya. Perubahan kondisi kulit ini sangat wajar terjadi, meski sering kali membuat rasa percaya diri menurun jika tidak diketahui akar masalahnya.

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa penyebab wajah kusam saat hamil.

Yuk Ma, simak penjelasan lengkapnya!

1. Fluktuasi hormon kehamilan

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Saat hamil, tubuh mama mengalami fluktuasi hormon yang sangat drastis untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan janin. Lonjakan hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh ini ternyata dapat memengaruhi kondisi kelembapan alami pada kulit wajah secara signifikan.

Ketidakseimbangan hormon tersebut sering kali membuat fungsi pelindung kulit (skin barrier) menjadi melemah. Akibatnya, kulit wajah mama kehilangan kilau alaminya dan tampak lebih kusam, lelah, atau tidak bercahaya dari biasanya.

2. Dehidrasi dan kurang cairan

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Kebutuhan cairan tubuh akan meningkat tajam selama kehamilan karena sebagian besar air dialirkan untuk membentuk air ketuban dan menyuplai volume darah ekstra. Jika asupan air putih harian tidak tercukupi dengan baik, maka kulit wajah akan menjadi area pertama yang terdampak.

Kulit yang dehidrasi akan kehilangan elastisitasnya, sehingga sel-sel kulit mati menjadi lebih sulit untuk meluruh secara alami. Penumpukan sel kulit mati inilah yang membuat permukaan wajah mama terlihat kering, kasar, dan kehilangan cahaya alaminya.

3. Kelelahan fisik dan kurang tidur

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Perut yang semakin membesar, rasa mual, hingga frekuensi buang air kecil yang meningkat di malam hari kerap membuat siklus tidur mama menjadi berantakan. Kurangnya waktu istirahat yang berkualitas ini berdampak langsung pada proses regenerasi sel kulit yang terhambat.

Saat ibu hamil kurang tidur, sirkulasi aliran darah ke area wajah akan berkurang, sehingga kulit tampak lebih pucat dan tidak segar. Wajah yang lelah ini sering kali diperparah dengan munculnya kantung mata gelap yang membuat keseluruhan penampilan menjadi kusam.

4. Peningkatan produksi minyak berlebih

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Beberapa ibu hamil justru mengalami peningkatan produksi pada kelenjar sebasea atau kelenjar minyak akibat respons dari perubahan hormonal. Produksi minyak atau sebum yang berlebihan di wajah ini akan dengan mudah bercampur dengan debu dan kotoran dari luar.

Campuran kotoran dan minyak tersebut berisiko menyumbat pori-pori dan menghalangi pantulan cahaya alami pada permukaan kulit wajah. Kondisi kotor ini membuat wajah ibu hamil terlihat kusam, lengket, dan rentan terhadap munculnya jerawat yang membandel.

5. Stres dan beban pikiran

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Kehamilan tidak jarang membawa kecemasan tersendiri, mulai dari memikirkan kondisi kesehatan janin hingga persiapan proses persalinan nanti. Rasa stres yang menumpuk tanpa disadari akan memicu pelepasan hormon kortisol yang berdampak buruk bagi kesehatan kulit.

Tingginya kadar hormon kortisol di dalam tubuh ibu hamil dapat merusak jaringan kolagen dan memicu peradangan pada kulit. Kulit yang sedang mengalami stres akan kehilangan kemampuannya untuk memperbaiki diri, sehingga wajah tampak tidak bercahaya.

6. Kurangnya asupan nutrisi seimbang

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Rasa mual dan muntah parah di awal kehamilan (morning sickness) sering kali membuat nafsu makan menurun secara drastis. Kondisi ini secara tidak langsung menyebabkan tubuh kekurangan asupan vitamin esensial yang sangat dibutuhkan untuk menutrisi kulit dari dalam.

Tanpa asupan vitamin C, vitamin E, dan antioksidan yang cukup, kulit tidak mampu menangkal paparan radikal bebas dari lingkungan sekitar. Kekurangan nutrisi harian ini pada akhirnya membuat rona wajah memudar dan terlihat lebih kusam.

7. Penumpukan pigmentasi atau melasma

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Selain membuat kulit menjadi lebih kering atau berminyak, hormon kehamilan juga merangsang sel melanosit untuk memproduksi pigmen melanin secara berlebihan. Penumpukan melanin yang tidak merata di permukaan kulit ini sering dikenal sebagai "topeng kehamilan" atau melasma.

Bercak-bercak kecokelatan yang biasanya muncul di area pipi, hidung, atau dahi ini membuat warna kulit wajah secara keseluruhan menjadi belang dan tidak merata. Akibat masalah hiperpigmentasi ini, wajah ibu hamil akan terlihat lebih kusam meskipun sudah rutin dibersihkan.

Itulah tadi beberapa penyebab wajah kusam saat hamil yang perlu untuk diketahui.

Meski kemunculannya cukup mengganggu penampilan, Mama tidak perlu terlalu stres karena merawatnya dengan skincare yang aman dan menjaga pola hidup sehat bisa membantu mengembalikan cerah alami kulit wajah.

FAQ Wajah Kusam saat Hamil

Kapan wajah kusam saat hamil akan kembali cerah normal?

Kondisi wajah kusam umumnya akan membaik dan kembali normal dengan sendirinya dalam beberapa bulan setelah masa persalinan selesai. Hal ini terjadi seiring dengan stabilnya kembali kadar hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh mama.

Bolehkah menggunakan produk eksfoliasi untuk mengatasi wajah kusam?

Mama diperbolehkan menggunakan produk eksfoliasi ringan yang mengandung lactic acid atau AHA dalam konsentrasi yang sangat rendah. Namun, hindari penggunaan bahan kimia keras seperti BHA (asam salisilat) berdosis tinggi atau retinol karena berisiko bagi janin.

Bagaimana cara alami mencerahkan wajah kusam selama kehamilan?

Cara paling aman adalah dengan memperbanyak minum air putih, menjaga pola tidur yang cukup, dan mengonsumsi buah-buahan segar yang kaya akan vitamin C. Mama juga bisa menggunakan masker dari bahan alami seperti gel lidah buaya.

Editorial Team