Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Selain membuat kulit menjadi lebih kering atau berminyak, hormon kehamilan juga merangsang sel melanosit untuk memproduksi pigmen melanin secara berlebihan. Penumpukan melanin yang tidak merata di permukaan kulit ini sering dikenal sebagai "topeng kehamilan" atau melasma.
Bercak-bercak kecokelatan yang biasanya muncul di area pipi, hidung, atau dahi ini membuat warna kulit wajah secara keseluruhan menjadi belang dan tidak merata. Akibat masalah hiperpigmentasi ini, wajah ibu hamil akan terlihat lebih kusam meskipun sudah rutin dibersihkan.
Itulah tadi beberapa penyebab wajah kusam saat hamil yang perlu untuk diketahui.
Meski kemunculannya cukup mengganggu penampilan, Mama tidak perlu terlalu stres karena merawatnya dengan skincare yang aman dan menjaga pola hidup sehat bisa membantu mengembalikan cerah alami kulit wajah.
Kapan wajah kusam saat hamil akan kembali cerah normal? | Kondisi wajah kusam umumnya akan membaik dan kembali normal dengan sendirinya dalam beberapa bulan setelah masa persalinan selesai. Hal ini terjadi seiring dengan stabilnya kembali kadar hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh mama. |
Bolehkah menggunakan produk eksfoliasi untuk mengatasi wajah kusam? | Mama diperbolehkan menggunakan produk eksfoliasi ringan yang mengandung lactic acid atau AHA dalam konsentrasi yang sangat rendah. Namun, hindari penggunaan bahan kimia keras seperti BHA (asam salisilat) berdosis tinggi atau retinol karena berisiko bagi janin. |
Bagaimana cara alami mencerahkan wajah kusam selama kehamilan? | Cara paling aman adalah dengan memperbanyak minum air putih, menjaga pola tidur yang cukup, dan mengonsumsi buah-buahan segar yang kaya akan vitamin C. Mama juga bisa menggunakan masker dari bahan alami seperti gel lidah buaya. |