TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Rekomendasi Mainan Anak Laki-Laki agar Tetap Aktif

Yuk, ajak anak laki-laki Mama aktif bergerak!

Freepik/rawpixel.com

Bergerak sangat baik bagi perkembangan tubuh dan kesehatan anak. Selain itu juga menguatkan 3 otot utama yang sangat penting untuk postur, ketahanan, dan koordinasi tubuh anak.

Namun, kemajuan teknologi yang membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah membuat anak menjadi malas untuk bergerak. Padahal, bergerak dengan aktif itu baik untuk kesehatan jantung anak, Ma. Dengan aktif bergerak, anak pun terhindar dari bahaya obesitas.

Banyak mainan anak yang dapat mendorong anak untuk bergerak, baik itu berlari kecil, melompat, atau berjalan. Singkirkan TV dan gadget, ajak anak untuk memainkan aneka mainan yang membuatnya aktif.

Popmama.com merangkum beberapa mainan yang bisa membuat anak laki-laki Mama menjadi aktif.

1. Layang-layang

Pexels/Fox

Meski sederhana, untuk memainkan layang-layang membutuhkan teknik khusus. Sekarang ini sudah banyak dijual layang-layang dengan aneka warna dan bentuk yang menarik.

Ketika bermain layang-layang, selain ini menyenangkan, anak juga menjadi aktif bergerak. anak harus berlari untuk menerbangkan layang-layangnya. Dan ketika layang-layang sudah terbang, tangannya pun harus bergerak terus untuk memastikan layang-layangnya berada pada posisi yang tepat.

2. Hula hoop

Youtube/jojobalistic

Mainan ini diciptakan oleh Arthur K. Merlin dan Richard Knerr di tahun 1958. Hula hoop terbuat dari bahan plastik, rotan, dan serat kayu.

Supaya hula hoop tetap berada di area pinggang dan tidak jatuh ke bawah, anak harus lincah menggoyangkan pinggul dengan ritme teratur sambil menjaga keseimbangan.

Gerakan saat bermain hula hoop ini membantu menguatkan tiga otot core besar, yaitu otot abdomen, otot oblique, dan otot punggung atas. Ketiga otot ini sangat penting untuk postur, ketahanan, dan koordinasi tubuh anak.

Kelihatan mudah, ya? Tapi ternyata ada 30 jenis otot berbeda dalam tubuh anak yang ikut bergerak saat menggoyangkan hula hoop di area pinggul.

Tidak hanya aktif bergerak, gerakan saat bermain hula hoop juga bisa meredakan ketegangan pada area punggung bawah sekaligus meluruskan tulang belakang, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

3. Rainbow streamer atau pita pelangi

Amazon

Meski hanya pita, untuk memainkan ini memerlukan teknik khusus. Anak harus melompat, dan berputar dan pita pun akan ikut bergerak. Dengan pita sepanjang 2.7 meter yang melekat erat pada tongkat kayu, anak-anak dapat bermain berjam-jam dengan rainbow steamer ini.

Tidak hanya bergerak, sambil bermain, anak pun bisa berimajinasi. Ia bisa menciptakan ombak, gelombang, atau menggunakan berpura-pura  menggunakannya sebagai tongkat ajaib.

4. Hopper Ball

aliexpress

Selain Mama, anak pun dapat menggunakannya untuk bermain di luar rumah. Terbuat dari bahan lateks yang kuat, bola ini bisa menahan beban sampai 135 kg. Jadi jangan khawatir bola akan pecah saat diduduki oleh anak.

Hopper ball memiliki gagang yang mudah dipegang sehingga anak dapat mengarahkan ke mana mereka akan melompat dengan bolanya. Anak tidak hanya duduk di atas bola saja, kaki dan tangannya ikut aktif bergerak untuk mengarahkan bola.

5. Skuter

pinterest

Mainan ini mungkin sudah sering dilihat oleh Mama. Sekitar tahun 1970, seorang insinyur pensiunan Boeing menggabungkan kursi traktor tua dengan setang sepeda dan terciptalah mainan yang disebut dengan skuter. Cukup dengan mengedalikan setang ke kiri dan kanan, anak-anak dapat meluncur ke depan. Karena posisi kursinya yang dekat dengan tanah, membuat mainan ini aman bagi anak.  

Skuter membuat kaki dan tangan anak aktif bergerak, Ma. Yuk, ajak anak bermain skuter di luar rumah.

6. Twister ultimate game

Youtube/SmythToys

Tidak cuma anak, seluruh keluarga pun dapat memainkan permainan ini, Ma. Peserta harus memosisikan tangan dan kaki ke warna yang diperintahkan. Jangan khawatir jika Mama tidak memiliki twister ultimate game ini. Mama dapat berkreasi dengan kertas warna atau cat dan membuatnya sendiri.

Selain bergerak, anak pun melatih kelenturan tubuhnya. Ia harus mengikuti perintah, misalnya tangan kanan di warna kuning, kaki kiri di warna merah. Pemain terakhir yang tidak melakukan kesalahanlah yang menjadi pemenangnya.

7. Egrang batok kelapa

Youtube/AlifRahmi

Apakah anak Mama pernah mencoba ini selain di perlombaan 17 Agustusan? Egrang terbuat dari batok kelapa dengan tali. Mama dapat menyesuaikan panjang tali dengan tinggi anak.

Biar anak tidak cepat bosan, Mama bisa membuat aturan-aturan yang unik. Misalnya membuat lomba, minta anak untuk melewati jalur zig zag dengan menggunakan egrang.

Selain membuat anak bergerak, berjalan dengan menggunakan egrang meningkatkan keseimbangan dan koordinasi anak. Bahan untuk membuat egrang pun mudah ditemukan di pasar. Mama bisa mengajak anak untuk membuat dan menghiasnya sesuai dengan selera.

Mainan apa yang menjadi kesukaan anak Mama? Yuk komen di bawah.

Baca juga:

The Latest