TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Perlu Diketahui, Ini 6 Jenis Cuaca di Indonesia

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki beberapa jenis cuaca

Pexels/marctutorials-298692

Indonesia memiliki beragam cuaca dan sangat cepat berubah-ubah. Hal tersebut disebabkan karena adanya pengaruh dari berbagai faktor dan usur yang memengaruhinya, sehingga menyebabkan terjadinya perbedaan cuaca di tempat atau wilayah tertentu.

Unsur yang memengaruhi cuaca ada beberapa faktor, seperti matahari, awan, hujan angin, dan suhu udara. Unsur-unsur tersebut akan saling berkaitan satu sama lain yang berpengaruh besar pada perubahan cuaca.

Beberapa tempat di Indonesia ada yang mengalami suatu cuaca dalam jangka panjang atau lama dan ada pula yang mengalami suatu cuaca dalam jangka pendek, bahkan hanya hitungan jam.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), cuaca adalah keadaan atau kondisi udara yang terjadi pada suatu tempat atau wilayah tertentu dengan jangka waktu terbatas.

Terdapat beberapa jenis cuaca di Indonesia, di antaranya cuaca panas, cerah, berawan, hujan, dingin, dan berangin.

Nah, agar kamu semakin paham mengenai cuaca, kali ini Popmama.com telah merangkum 6 jenis cuaca di Indonesia. Yuk, disimak sampai tuntas!

1. Cuaca panas

Pexels/khanh-le-207985

Cuaca panas bisanya terjadi saat musim panas. Hal tersebut ditandai dengan matahari yang bersinar sangat terik, terlebih di daerah dekat laut. Selain itu, udara juga akan terasa panas akibat posisi matahari yang berada di atas permukaan bumi.

Saat terjadi cuaca panas, biasanya angin akan bertiup dengan kencang. Tidak heran jika pada cuaca panas ada banyak debu beterbangan.

Suatu tempat yang mengalami cuaca panas akan mendapatkan intensitas penyinaran matahari lebih tinggi dibandingkan tempat/wilayah lainnya karena letaknya yang jauh dari lapisan atmosfer bersuhu dingin dengan partikel udara yang lebih rapat.

2. Cuaca cerah

Pexels/zhangkaiyv

Cuaca cerah sering disalah artikan dengan cuaca panas. Padahal, kedua cuaca tersebut tidaklah sama karena memiliki ciri-ciri yang berbeda.

Cuaca cerah disebabkan oleh adanya sinar matahari yang terlihat jelas dan terang. Selain itu, cuaca cerah juga disertai dengan awan berwarna biru terang dan awan putih tipis yang berada di sekitarnya.

Meskipun terang, sinar matahari tersebut tidak menyebabkan udara terasa panas karena cuaca cerah diiringi udara yang berembus secara perlahan. Saat sore hari, langit biasanya berwarna oranye kemerahan, sedangkan pada malam hari bintang dan bulan akan terlihat dengan jelas dan terang.

3. Cuaca Berawan

Pexels/alex-andrews-271121

Jenis cuaca di Indonesia selanjutnya adalah cuaca berawan, di mana terdapat sejumlah besar awan menutupi langit. Pada kondisi tersebut, awan mendung akan terlihat dan sinar matahari akan tertutup oleh sekumpulan awan.

Dengan sinar matahari yang tertutup sekumpulan awan, udara menjadi tidak terlalu panas dan langit menjadi gelap. Maka dari itu, cuaca berawan kerap disebut sebagai mendung. Ketika awan semakin gelap dan suhu mencapai titik tertentu, hal tersebut memungkinkan turunnya hujan hingga munculnya badai petir.

4. Cuaca hujan

Pexels/Pixabay

Cuaca hujan sering terjadi di negara beriklim tropis, salah satunya Indonesia. Cuaca hujan biasanya terjadi pada musim hujan.

Cuaca hujan sendiri terjadi karena adanya pengaruh dari meningkatnya uap air di udara akibat pemanasan yang diterima oleh sinar matahari. Ketika sinar matahari mengenai bumi, air yang ada di permukaan bumi akan naik ke atas dan berubah menjadi awan. Kemudian, awan akan membentuk sekumpulan awan yang nantinya menghasilkan hujan.

5. Cuaca dingin

Pexels/creative-vix

Jenis cuaca di Indonesia berikutnya adalah cuaca dingin. Saat terjadi cuaca dingin, kelembapan akan meningkat lebih dari biasanya, bahkan bisa mencapai angka lebih tinggi.

Selain itu, angin akan bertiup lebih kencang dan suhu udara menjadi lebih rendah. Biasanya, cuaca dingin terjadi pada daerah atau wilayah dataran tinggi seperti di pegunungan. Hal tersebut dikarenakan dataran tinggi memiliki kerapatan udara yang lebih rendah karena lebih dekat dengan troposfer.

    6. Cuaca berangin

    Pexels/akedynamic

    Jenis cuaca di Indonesia yang terakhir adalah cuaca berangin. Cuaca berangin ditandai dengan adanya udara yang bergerak dengan cepat. Biasanya, kondisi cuaca berangin ini disertai dengan langin yang sedikit berawan dan suhu udara cenderung rendah.

    Ketika udara berembus dengan perlahan, hal tersebut dapat menyejukkan. Akan tetapi, jika udara bergerak menjadi lebih cepat dan cukup kuat, udara dapat menjadi bahaya. Sebab, cuaca berangin kuat dapat memindahkan atau bahkan merobohkan sesuatu.

    Itu dia 6 jenis cuaca di Indonesia. Karena keadaan cuaca bisa berubah setiap saat, sebelum keluar rumah ada baiknya memeriksa informasi prakiraan cuaca terlebih dahulu, yang bisa didapatkan melalui televisi, koran, atau bahkan ponsel.

    Baca juga:

    The Latest