TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dongeng Harimau Bodoh dan Rubah Cerdik

Ide bonding dengan anak, yuk bacakan dongeng 'harimau bodoh dan rubah cerdik' pada si Kecil

Popmama.com/Aristika Medinasari

Membacakan dongeng adalah salah satu kegiatan menyenangkan yang penuh bermanfaat untuk tumbuh kembang si Kecil. Di era teknologi seperti sekarang ini, Mama bisa mencari kumpulan dongeng menarik yang telah tersebar di internet.

Ada banyak kumpulan dongeng yang bisa Mama bacakan untuk anak. Mulai dari dongeng rakyat, hingga dongeng fabel yang menceritakan kumpulan hewan-hewan.

Di dalam sebuah dongeng sendiri, biasanya penulis cerita telah menyampaikan nilai moral yang bisa Mama ajarkan pada anak. Nilai moral ini yang kemudian penting untuk proses tumbuh kembang anak.

Lebih dari itu, membacakan dongeng juga bisa mengasah kemampuan imajinasi dan linguistik milik si Kecil sedari dini. Itulah mengapa membacakan dongeng pada anak memiliki banyak keuntungan tersendiri, Ma.

Nah, salah satu dongeng fabel yang kali ini Popmama.com sajikan untuk dibacakan pada si Kecil adalah dongeng harimau bodoh dan rubah cerdik. Penasaran seperti apa ceritanya? Yuk, langsung simak artikelnya!

1. Seekor rubah yang terancam bahaya

Popmama.com/Aristika Medinasari

Satu hari yang cerah dan hangat membuat seekor harimau merasa nyaman. Ia pun tertidur dengan tenang.

Lalu tak lama kemudian, di hutan rimba terdapat seekor rubah yang tengah asyik mencari makan. Saat rubah sibuk mencari makan, ia tidak menyadari akan ada bahaya yang mengintai dirinya saat itu.

Di balik semak-semak terdapat seekor harimau yang sedang memantau, ia merasa senang dengan kehadiran rubah di kawasannya.

"Wah! Sepertinya siang ini aku akan merasa kenyang jika memakan rubah tersebut," ujar sang harimau sambil tertawa pelan.

Harimau pun perlahan menghampiri rubah dan berniat untuk mengejutkannya. Namun, ternyata rubah itu langsung menangkap sinyal akan datangnya seekor hewan lain.

"Harimau!" panggil rubah saat mengetahui hewan buas tersebut sedang menghampirinya.

"Bagaimana kamu bisa tahu kalau aku akan menghampirimu?" tanya harimau kebingungan.

Meskipun terlihat tenang, ternyata rubah tersebut memiliki rasa takut di dalam dirinya. Bagaimana tidak, semua hewan di hutan tahu betapa kuatnya harimau.

Namun, rubah berusaha tidak memperlihatkan rasa takut tersebut dan mencari cara agar harimau tidak menjadikannya mangsa.

2. Akal cerdik rubah melawan ketakutannya

Popmama.com/Aristika Medinasari

"Tentu saja aku tahu!" sahut rubah masih terlihat percaya diri.

Harimau pun berhenti di dekat rubah. Niatnya untuk memangsa rubah tidak langsung ia lakukan dan justru tertarik untuk mendengarkan perkataan rubah yang nampaknya ingin memberi tahu sesuatu padanya.

"Aku ke sini ingin memberi tahumu sesuatu, harimau."

Popmama.com/Aristika Medinasari

Rubah cerdik mulai beraksi bermain kata-kata.

"Sepertinya, kekuatanmu di hutan ini sudah tidak lagi ditakuti oleh hewan-hewan lain," sambung rubah.

Popmama.com/Aristika Medinasari

Mendengar ucapan rubah, harimau rasanya ingin marah. Bagaimana bisa seekor harimau yang dikenal memiliki kekuatan besar dalam memangsa hewan lain, justru kini sudah tidak lagi ditakuti.

"Kau jangan sembarang omong ya, rubah! Aku bisa saja memakanmu sekarang juga, kau tau!" ucap harimau dengan penuh amarah.

Popmama.com/Aristika Medinasari

Melihat kemarahan harimau, sejujurnya rubah mulai merasa terancam, tetapi ia tetap berusaha tenang dan memikirkan cara agar bisa melarikan diri.

"Aku serius, harimau! Untuk apa aku mendatangi kawasan ini jika aku tidak takut denganmu? Buktinya, aku justru asyik mencari makan di sini, kan?" tanya rubah yang membuat harimau tampak berpikir.

Ucapan rubah sepertinya berhasil memengaruhi pikiran harimau. Terbukti dari diamnya harimau yang seolah-olah berpikir bahwa ucapan rubah tersebut ada benarnya.

Popmama.com/Aristika Medinasari

Biasanya, jarang sekali hewan-hewan kecil seperti rubah ini berani mencari makan di kawasannya. Pasti mereka akan ketakutan dan merasa tidak aman jika makan di kawasan harimau berada.

"Aku masih tidak percaya dengan mu, rubah. Mana bukti lainnya jika ucapan mu itu benar?" tantang harimau.

3. Rubah membawa harimau berkeliling hutan

Popmama.com/Aristika Medinasari

"Kau masih tak percaya? Baiklah, ayo ikut aku mengelilingi hutan ini dan lihat bagaimana reaksi kawanan hewan lain di sini," jawab rubah sambil berjalan perlahan.

Merasa tidak terima dengan ucapan rubah yang menyebut dirinya tidak lagi ditakuti, akhirnya harimau mengikuti langkah rubah untuk mengelilingi hutan. 

Popmama.com/Aristika Medinasari

Sepanjang perjalanan kuduanya, rubah dan harimau bertemu dengan banyak hewan lain. Hewan-hewan tersebut nampak ketakutan ketika melihat rubah jalan berdampingan dengan harimau.

"Lihat rubah itu!" teriak banyak hewan lain seraya menunjuk rubah dan harimau.

Mengetahui hal tersebut, rubah semakin mengangkat kepalanya karena merasa berhasil menipu harimau dalam misi melarikan dirinya. 

Popmama.com/Aristika Medinasari

"Kau lihat sendiri, kan? Banyak hewan yang langsung berlari, bahkan meneriakkan namaku bukan namamu lagi," ujar rubah.

Harimau akhirnya percaya dengan ucapan rubah, ternyata banyak hewan di hutan ini yang sudah tidak takut lagi dengannya. Mereka justru hanya takut kepada rubah.

Popmama.com/Aristika Medinasari

Harimau pun langsung melarikan diri dan kembali ke kawasannya.

"Hei, harimau! Kau mau lari ke mana?" teriak rubah yang tidak dihiraukan oleh harimau.

Rubah tersenyum lega, misinya untuk melarikan diri dari harimau pun berhasil. Sejujurnya, rubah merasa tidak enak dengan harimau karena harus membohonginya. Namun, ini ia lakukan untuk menyelamatkan dirinya dari serangan harimau.

Karena kebodohan harimau, ia tidak menyadari bahwa hewan-hewan tersebut bukan takut kepada rubah, tetapi mereka takut kepadanya.

Pesan Moral Dongeng Harimau Bodoh dan Rubah Cerdik

Popmama.com/Aristika Medinasari

Setelah harimau pergi, akhirnya rubah dan hewan penghuni hutan yang lainnya kembali berkumpul dan hidup bahagia. 

Nah, itulah dongeng harimau bodoh dan rubah cerdik yang bisa Mama ceritakan pada si Kecil saat waktu luang, atau pun saat menjelang tidur. Agar anak lebih tertarik mendengarkan, Mama bisa membacakannya dengan menggunakan ragam ekspresi yang menarik perhatiannya, ya.

Pastikan juga Mama menyampaikan pesan moral yang bisa anak pelajari dari dongeng ini, yaitu kebodohan seseorang membuat mereka mudah tertipu meskipun mereka memiliki kekuatan sekali pun.

Jadi, ajarkan pada anak bahwa sekuat apa pun mereka, teruslah belajar banyak hal untuk menambah wawasan dan kepintaran mereka. Jangan hanya menimba ilmu pengetahuan, belajar lah tentang arti kehidupan agar kelak tidak mudah dibodohi oleh orang lain.

Baca juga:

The Latest