Dongeng Fabel Anak: Kura-Kura yang Ingin Terbang

Suatu ketika Kura-kura bermimpi dapat terbang. Kira-kira apakah impiannya dapat terwujud?

22 Maret 2021

Dongeng Fabel Anak Kura-Kura Ingin Terbang
theculturetrip.com

Tanggal 20 Maret yang lalu merupakan hari dongeng sedunia. Hari khusus tersebut diadakan mengingat betapa pentingnya kegiatan mendongeng ini, terutama jika dilakukan bersama dengan si Kecil. 

Dalam sebuah dongeng tersimpan nilai moral yang dapat anak mama petik dan penting bagi perkembangan hidupnya. Tidak hanya itu, dongeng juga mengasah kemampuan imajinasi dan linguistik milik si Kecil. 

Melihat pentingnya dongeng, Popmama.com pada kesempatan kali ini akan mengajak Mama dan si Kecil mendengarkan salah satu dongeng yang cukup terkenal karangan Aesop. Dongeng ini berjudul "Kura-kura yang Bermimpi Ingin Terbang" dan mengisahkan mengenai seekor Kura-kura dan impiannya yang terdengar mustahil. 

Kira-kira bagaimana ya kelanjutan cerita dongeng kura-kura tersebut? Apakah impian Kura-kura akan terwujud pada akhirnya? Daripada ditebak-tebak lebih baik langsung saja kita simak ceritanya yuk!

1. Suatu ketika hiduplah seekor Kura-kura yang bermimpi ingin terbang

1. Suatu ketika hiduplah seekor Kura-kura bermimpi ingin terbang
anak-apai.blogspot.com

Di sebuah danau, hiduplah seekor Kura-kura. Ia selalu berada di sana, dan tak pernah pergi ke mana pun. Kura-kura tersebut senang sekali memandangi langit luas dan membayangkan dirinya dapat berada dan bermain di atas sana. 

Suatu sore yang cerah Kura-kura sedang menikmati udara sore. Tiba-tiba ia melihat seekor Kupu-kupu yang cantik terbang melintas. Kupu-kupu itu terbang dari satu bunga ke bunga yang lain dengan sangat anggun.

“Alangkah indahnya Kupu-kupu itu. Andai aku bisa terbang seperti Kupu-kupu itu,” gumam Kura-kura dalam hatinya.

Tak lama kemudian, ia mendengar kepakan sayap rombongan burung yang terbang di atas danau. Kura-kura lantas melihat ke langit. Ia terkesima dengan kawanan burung yang dapat terbang dengan sangat indahnya. Mata Kura-kura pun berbinar.

“Pasti sangat menyenangkan bisa terbang bebas seperti mereka di atas langit. Andai aku dapat terbang seperti mereka, pasti rasanya sangatlah bahagia” ucap Kura-kura.

Kura-kura membayangkan dirinya bisa terbang bebas seperti burung. Ia pernah mondengar cerita dari Angsa, bahwa dunia luar sangat indah. Apalagi, jika dilihat dari langit. Itu membuat Kura-kura kembali bersedih. Ia sadar, bahwa ia hanya seekor kura-kura. Jangankan terbang, berlari pun ia lamban.

Ia ingin sekali dapat terbang seperti burung dan melihat dunia luas yang indah dari angkasa. Ia bermimpi dirinya memiliki sayap dan dapat terbang dengan bebasnya. 

Kura-kura tertunduk sedih sambil melihat pantulan dirinya sendiri di air danau. 

Editors' Picks

2. Kura-kura bertemu dengan angsa

2. Kura-kura bertemu angsa
agoz.lk

Akhirnya, Kura-kura pun memutuskan untuk pergi meninggalkan danau tersebut. Ia berjalan tak tentu arah, sembari menangis dan terus bersedih. Kura-kura berharap ada binatang yang dapat menghiburnya.

Kura-kura yang sedih itu kernudian tidak sengaja menceburkan dirinya ke danau. Tidak lama kemudian sepasang angsa lewat dan melihat Kura-kura yang mengapung dan bersedih di tengah danau. Salah satu angsa pun mendekat dan menyapa dengan sopan. 

“Hai Kura-kura yang cantik, mengapa kau terlihat bersedih?” tanya salah satu Angsa.

“Aku amat bersedih karena aku ingin terbang seperti burung yang memiliki sayap dengan gembira. Tetapi aku tidak tahu bagaimana caranya. Aku tidak memiliki sayap, jalanku pun lamban,” jawab Kura-kura sambil tertunduk sedih.

Sepasang angsa tersebut pun berusaha menghibur Kura-kura. Mereka lalu memiliki ide untuk mengajak kura-kura untuk terbang bersama.

“Tenang saja Kura-kura, kami akan membantumu mewujudkan impianmu untuk terbang. Bagaimana jika kita melakukannya di hari esok?” tanya Angsa.

“Benarkah itu? Boleh sekali. Terima kasih Angsa, kau amat baik kepadaku,” ucap Kura-kura dengan hati yang gembira.

"Baiklah kalau begitu besok pagi kita berjumpa lagi di tempat ini ya. Kami mohon ikutilah setiap aturan yang kami tetapkan selama penerbangan besok ya Kura-kura," ucap Angsa. 

"Siap, tentu saja aku akan melakukan apapun yang kalian minta. Sampai berjumpa besok," kata Kura-kura dengan penuh semangat. 

Kura-kura amatlah senang. Malam harinya ia tidak dapat tidur karena tidak sabar menanti hari esok dimana impainnya akhirnya dapat terwujud. Kura-kura sangat tidak sabar untuk terbang dan melihat keindahan bumi dari atas langit.

3. Angsa berniat membantu Kura-kura mewujudkan impiannya

3. Angsa berniat membantu Kura-kura mewujudkan impiannya
dongengceritarakyat.com

Pagi hari pun tiba. Dengan penuh semangat Kura-kura segera berjalan ke tempat yang telah dijanjikan oleh Angsa. Sesampainya di tepi danau ia telah melihat ada dua ekor angsa yang telah menantinya. 

Kedua angsa terlihat membawa sebatang kayu yang cukup panjang. 

"Selamat pagi Kura-kura! Sudah siap untuk melakukan penerbangan di hari ini?" tanya salah seekor Angsa. 

"Selamat pagi Angsa. Tentunya aku siap," kata Kura-kura dengan penuh semangat. 

"Jadi begini, kami akan terbang sambil memegang batang kayu ini. Kamu hanya perlu menggigit batang kayu di tengah-tengah dengan sekuat tenaga. Namun perlu diingat, jangan sekali-kalipun membuka mulutmu karena itu akan membuatmu terjatuh. Paham?" tanya salah seekor Angsa.

"Tenang saja Angsa. Aku akan menggigitnya sekuat tenaga dan tidak akan melepas mulutku," kata Kura-kura berjanji. 

"Baiklah kalau begitu, kita mulai sekarang ya. Gigit batang kayu ini dengan kuat ya Kura-kura," perintah Angsa. 

Setelah menggigit batang kayu, kedua angsa itu pun memegang kayu di masing-masing ujung lalu mulai mengepakkan sayapnya. Perlahan-lahan mereka terbang ke langit dan dunia terlihat semakin kecil. Kura-kura sangat gembira akan apa yang ia lihat. 

“Kura-kura ingat pesanku. Kamu harus diam dan menggigit kayu ini erat-erat dengan gigimu. Kau akan melihat keindahan bumi dari langit. Jika kau tidak ingat pesanku, maka engkau akan menyesal,” ucap salah satu Angsa kembali mengingatkan. 

Kura-kura hanya mengangguk. Mereka pun terbang semakin tinggi ke langit. Dari atas sana Kura-kura dapat melihat keadaan danaunya dengan lebih jelas. Ia dapat melihat pepohonan, hewan-hewan, dan danaunya yang indah dari atas. Kura-kura sangatlah bahagia.

4. Gagak mencoba menganggu Kura-kura yang tengah terbang

4. Gagak mencoba menganggu Kura-kura tengah terbang
janehoung.com

Tidak lama berada di langit tiba-tiba datanglah seekor Burung Gagak. Gagak tersebut lewat tepat di depan Kura-kura dan kedua Angsa. Burung Gagak terkejut melihat Kura-kura yang terbang. Ia heran mengapa ada Kura-kura yang begitu berani terbang dengan bantuan para angsa. 

Burung Gagak pun mendekat dan mencoba menyapa Kura-kura yang tengah terbang.

“Selamat pagi wahai Kura-kura. Hebat sekali kamu ini bisa terbang di angkasa yang luas ini. Jangan-jangan kamu itu seorang raja kura-kura yang hebat ya?” tanya Burung Gagak kepada si Kura-kura.

Kura-kura merasa tinggi hati atas pujian Gagak yang terlihat terkejut melihatnya. Ia pun berniat membalas ucapan Gagak dengan sombong.

“Tentu saja,” jawab kura-kura dengan sombong.

Kura-kura lupa dengan pesan para angsa kepadanya. Ketika ia membuka mulut menjawab pertanyaan Burung Gagak, gigitannya kepada kayu terlepas. Alhasil Kura-kura pun terjatuh ke tanah.

“Aaaa... Tidak!” teriak Kura-kura.

Kura-kura pun terjatuh ke atas tanah. Untung saja ia memiliki tempurung keras yang melindunginya agar tidak terluka. Namun meski begitu Kura-kura merasa menyesal karena kesempatannya untuk terbang menjadi sia-sia karena ia tidak mengikuti perintah dari Angsa. 

"Ah, sungguh malang nasibku ini. Seharusnya aku mengikuti perkatannya dengan baik," ucap Kura-kura dengan penuh rasa menyesal. 

5. Pesan moral yang dapat dipetik dari cerita fabel ini

5. Pesan moral dapat dipetik dari cerita fabel ini
Youtube/Mantra Lingua

Amat disayangkan bukan? Padahal Kura-kura sudah berhasil meraih impiannya sayangnya karena rasa sombong sesaat ia malah kehilangan semua kesempatan yang ia miliki. 

Dari cerita dongeng fabel ini anak-anak diajarkan untuk tidak bersikap sombong, apalagi ketika mereka berada di posisi yang tinggi. Seperti Kura-kura yang merasa hebat hanya karena dapat terbang padahal itu pun terjadi berkat bantuan kedua ekor angsa. 

Perlu diingat akan selalu ada orang yang lebih mahir dan lebih hebat dari diri kita. Maka tidak perlu kita merasa sombong dan tinggi hati. 

Melainkan bersyukurlah selalu atas setiap kelebihan yang kita miliki. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, Fokuslah pada apa yang menjadi kelebihanmu dan berusahalah memperbaiki kekuranganmu. 

Seperti seekor kura-kura, meski ia tidak dapat terbang sebenarnya ia memiliki kelebihan lain melalui tempurungnya yang keras yang menjadi tempatnya berlindung. Jika tidak memiliki tempurungnya Kura-kura pastilah terluka ketika jatuh dari ketinggian. 

Bagaimana menurut si Kecil? Apakah ada pesan moral lain yang mereka tangkap dari cerita dongeng kura-kura ini?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.