TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Cara Merawat Kain Hijab Menurut Natasha Rizky

Caca suka mencuci jilbabnya dengan tangan

Instagram/natasharizkynew

Bagi Mama yang berhijab, perihal hijab jadi perhatian tersendiri. Natasha Rizky punya cara tersendiri, berikut Popmama.com jabarkan seperti apa. 

Bagi perempuan berhijab, jilbab sudah seperti rambut yang jika tidak nyaman bisa memengaruhi mood saat itu. Maka dari itu, penting sekali menggunakan jilbab yang nyaman dan segar. 

Seorang Mama yang juga seleb, Natasha Rizki berbagi tips mengenai cara merawat hijab. Mau tahu apa saja?

1. Mencuci hijab sendiri, kadang dengan tangan

Instagram.com/natasharizkynew

Untuk beberapa jenis hijab, ada yang lebih baik dicuci dengan tangan karena khawatir bisa merusak bahan jika dicuci dengan mesin. 

Ibu 3 anak ini juga mengaku mencuci hijabnya sendiri. 

"Aku suka ngucek jilbab pakai tangan, supaya awet dan ga cepat kusam juga," ujar Caca dalam acara Konferensi Pers Virtual Peluncuran DAIA Clean & Fresh Hijab. 

Hal ini diaminkan oleh Amelia Ayu Kinanti, narasumber yang turut hadir dalam acara virtual tersebut. Ia juga suka mencuci pakaian dengan tangan. Terutama yang berbahan lembut dan banyak perniknya. 

2. Melihat cara perawatan hijab tersebut

Freepik

Sebelum mencuci, Caca biasanya melihat dahulu seperti apa instruksi perawatan dari bahan hijab tersebut. Dengan begitu, ia bisa mencucinya sesuai instruksi.

Dengan melakukan hal ini, hijab bisa lebih awet karena dirawat sesuai dengan petunjuknya. 

"Beberapa jenis hijab seperti satin atau sutera, sebaiknya tidak masuk ke mesin cuci," ujarnya. 

3. Memilih detergen yang tepat

Dok. Wings Care

Dikarenakan sering mencuci dengan tangan, istri dari Desta ini memastikan memilih detergen yang sesuai dengan kebutuhan. Yang jatuh jadi pilihannya adalah DAIA Clean & Fresh Hijab. 

"DAIA Clean & Fresh Hijab ini dilengkapi dengan formula yang lembut di tangan, tidak panas di tangan dan tidak menimbulkan iritasi. Detergen ini bisa digunakan untuk cuci dengan tangan dan mesin cuci bukaan atas," kata Mikhaela, Product Manager DAIA dalam acara yang sama. 

Mikhaela melanjutkan, produknya dibuat untuk memberikan pengalaman mencuci yang menyenangkan. 

"Mulai dari membuka bungkusnya, sudah ada wangi yang menyegarkan, lalu busa melimpah, mudah membersihkan kotoran, tidak panas di tangan, tidak bau apek saat dijemur," lanjutnya.

Hal ini diakui oleh Caca. 

"Aku sudah coba dan memang gak gatal atau kering meski mencuci pakai tangan, lembut banget, dan kulit tidak kering. Ditambah, wanginya enak!" ungkapnya.  

4. Memastikan cara jemur yang tepat

Freepik

Saat musim hujan seperti ini, menjemur pakaian tidak bisa langsung kering. Jika salah memilih detergen, maka pakaian bisa berujung apek dan bau tidak menyenangkan. 

Sedangkan detergen yang baru diluncurkan DAIA ini sama sekali tidak masalah jika pakaian dijemur di dalam maupun luar ruangan, panas atau hujan .

"DAIA Clean & Fresh Hijab dilengkapi dengan formula anti bau apek dan formula antibakteri," ujar Mikhaela. 

Bahkan wanginya bisa bertahan di pakaian sampai 7 hari ke depan. 

"Jadi kalau cuci pakai DAIA aku nggak masalah menjemurnya di dalam ruangan. Apalagi detergen ini juga bisa merontokkan kotoran dan bakteri serta virus dalam waktu cepat, tak perlu terlalu lama direndam," kata Natasha. 

5. Memastikan hijab tidak apek dan bau keringat jika digunakan

Dok. Wings Care

Menurut Caca, menggunakan hijab yang wangi dan bebas bau keringat bisa meningkatkan suasana hatinya. Sedangkan sebaliknya, jika bau apek dan mudah bau keringat, bisa berpengaruh pada mood-nya. 

"Penampilan itu penting, tapi yang paling penting itu kenyamanan. Bahwa hijabnya bersih, bebas dari bau apek dan keringat, itu paling penting," ujarnya. 

Saat menggunakan detergen yang tepat, hijab bisa lebih tahan lama wanginya dan bebas bau keringat meski digunakan beraktivitas seharian. Secara tidak langsung, mood selalu baik dan semua pekerjaan bisa selesai dengan lancar. 

Seperti itu pentingnya menggunakan detergen yang tepat, Ma. 

Baca juga:

The Latest