TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Agar Terlihat Menarik, Begini 4 Tips dan Cara Membuat Hiasan Tumpeng

Perhatikan komposisi bentuk dan warnanya agar hiasan tumpeng jadi unik

backpackerjakarta.com

Saat sedang ada acara atau perayaan, salah satu makanan khas yang hampir selalu ada adalah nasi tumpeng. Nasi yang umumnya berwarna kuning dilengkapi dengan berbagai lauk dan hiasan ini pun selalu mencuri perhatian.

Beberapa lauk yang biasanya dipilih memang tidak baku, namun secara umum biasanya disajikan menu seperti ayam goreng, perkedel kentang, sambal balado, tempe dan tahu goreng, serta kerupuk.

Nah, yang tak kalah penting adalah hiasannya, Ma. Ada beberapa jenis hiasan tumpeng yang bisa Mama gunakan, terutama dari sayuran. Bagaimana cara membuat hiasan tumpeng yang sederhana namun tetap cantik?

Yuk intip rangkuman Popmama.com berikut ini:

1. Siapkan alat-alat yang diperlukan untuk menghias

Pixabay/Jeshoots-com

Sebelum membuat hiasan tumpeng, pastikan Mama sudah memiliki alat-alat yang diperlukan untuk mempermudah prosesnya. Dengan demikian, Mama tidak perlu lagi mencari-cari alat saat sudah mulai menghias.

Beberapa alat yang perlu disiapkan misalnya seperti cutter, pisau, lidi, serta mould. Cutter dan pisau digunakan untk memotong dan mengiris-iris sayuran sebagai hiasan. Termasuk membuat pola guratan pada bahan hiasan.

Lidi juga penting lho, Ma. Lidi, terutama yang kuat dan runcing, digunakan untuk membuat bahan hiasan bisa tetap tegak. Lidi juga dipakai sebagai penyambung sayuran dan hiasan lain pada tumpeng.

Sementara itu, mould yang merupakan pisau buah berbentuk seperti bulan biasanya dipakai untuk membentuk pola bulatan kecil pada hiasan tumpeng.

2. Cetak nasi seperti yang diinginkan

Pixabay/Mufidpwt

Persiapan lainnya untuk membuat hiasan tumpeng adalah mencetak nasi menjadi bentuk yang diinginkan. Seperti diketahui, nasi tumpeng identik dengan bentuk pola kerucut, tetapi saat ini sudah banyak juga lho bentuk nasi yang digunakan.

Misalnya seperti bentuk kotak, piramida, serta kerucut dalam bentuk yang lebih kecil-kecil.

Tahap mencetak nasi bisa disesuaikan dengan ukuran tumpeng yang hendak dibuat. Cetakan umumnya bisa menggunakan alat cetak berbahan alumunium yang banyak dijual di pasaran ya, Ma.

3. Pastikan lauk-pauk memiliki warna kontras

nasikentjana.com

Ciri-ciri hiasan nasi tumpeng yang menarik adalah warna-warni lauknya yang kontras. Misalnya Mama menggunakan nasi tumpeng berbahan nasi kuning, maka Mama bisa memilih lauk-pauk bermaca-macam supaya warnanya kian menarik.

Mama bisa menggunakan lauk dengan sambal balado yang berwarna merah, dengan tambahan sayur urap yang beraneka warna, serta telur rebus yang dibagi dua sehingga ada warna putih dan kuning yang terlihat.

Upayakan lauk yang warnanya senada tidak diletakkan berdampingan supaya lebih menarik, Ma. Sayuran dan lauk juga sebaiknya berdekatan supaya lebih bervariasi.

4. Pilihlah sayuran sederhana untuk membuat hiasan

Pixabay/Alexey_Marcov

Nah, jika nasi dan lauk-pauk sudah siap, kini saatnya Mama membuat hiasan tumpengnya. Salah satu yang sederhana, siapkan alas daun pisang sebagai wadah dari nasi tumpeng. Daun pisang bisa dilipat dan disusun supaya rapi.

Beberapa pilihan sayuran sederhana yang bisa dipilih sebagai hiasan tumpeng di antaranya:

  • Tomat

Memiliki warna merah menyala, tomat menjadi salah satu jenis sayuran yang kerap digunakan sebagai hiasan tumpeng. Selain warnanya yang menarik, kulit tomat juga sangat mudah dibentuk. Salah satu bentuk hiasan tomat yang mudah dibuat adalah bentuk mawar. Untuk membuatnya, Mama bisa mengupas kulit tomat secara melingkar agar menjadi gulugan lembaran tipis. Saat mengiris panjang, upayakan jangan sampai terputus ya. Selanjutnya, gulung irisan kulit tomat tersebut menjadi bentuk bunga mawar. Kemudian, susun mawar tomat ini di sekeliling nasi tumpeng agar warnanya kontras.

  • Cabai

Bahan hiasan lain yang juga memiliki warna merah dan menarik adalah cabai. Pilihlah cabai besar yang panjang, kemudian belah menjadi dua. Gunting bagian bawah cabai sampai ke atas, lalu gunting sisi lainnya. Tarik semua bagiannya membentuk seperti kelopak bunga. Agar tampilannya lebih cantik, buang semua serat dan biji cabainya, ya.

  • Timun

Timun juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan hiasan pada nasi tumpeng. Salah satu bentuk hiasan yang paling mudah adalah dibuat menjadi kelopak bunga. Cuci timun dan potong bagian dasarnya supaya bisa berdiri dengan baik. Lalu belah membentuk kelopak bunga. Untuk bagian tengahnya, potong rapi berbentuk diagonal. Biarkan demikian atau Mama juga bisa mengisinya dengan sayuran lain supaya lebih menarik.

  • Kacang panjang

Supaya tampilan nasi tumpeng lebih menarik, Mama bisa menggunakan kacang panjang sebagai ‘pagar’ di sekelilingnya. Untuk membuatnya, bersihkan bagian ujung kacang panjang dan samakan ukuran panjangnya. Kemudian potong beberapa kacang panjang dan tusuk dengan lidi, pasangkan di sekeliling tumpeng dengan jarak sama sebagai pondasi dari pagar. Lilit kacang panjang yang belum dipotong selang-seling membentuk pagar, kemudian kunci dengan lidi.

Demikian beberapa tips sederhana untuk membuat hiasan tumpeng yang menarik. Yuk dicoba, Ma!

Baca juga:

The Latest