TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Menjadi Primadona saat Wabah Corona, Berikut Fakta Menarik Vitamin C

Yuk konsumsi vitamin c untuk tangkal radikal bebas

Unsplash/Diana Polekhina

Vitamin C atau asam askorbat adalah salah satu nutrisi penting bagi kesehatan tubuh. Vitamin C bisa kamu peroleh dari buah dan sayur seperti, stroberi, kubis, kembang kol, paprika, kentang brokoli, dan cabai.

Manfaat kesehatan vitamin C, juga dikenal baik dalam menangani penyakit kudis, flu, keracunan timbal, menurunkan hipertensi, menyembuhkan katarak, memerangi stroke, menjaga elastisitas kulit, menyembuhkan luka, hingga mengendalikan gejala asma.

Tentunya fungsi yang saat pandemi ini begitu kamu cari adalah, vitamin C berperan penting sebagai peningkatan sistem kekebalan tubuh, dengan ini kamu tak akan mudah terserang virus.

Selain itu, dilansir dari Organicfacts.net, vitamin C yang larut dalam air sangatlah aman dan penting dikonsumsi oleh tubuh manusia. Karena, pada dasarnya manusia tidak memiliki kapasitas untuk menghasilkan vitamin C sendiri.

Oleh karena itu, perlu adanya asupan melalui makanan ber-vitamin C ataupun juga suplemen tambahan.

“Di tengah pandemik Covid-19 ini, banyak masyarakat yang harus tetap beraktivitas dengan memperhatikan protokol kesehatan. Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh dengan konsumsi nutrisi sehat, rutin olah raga dan memenuhi kebutuhan vitamin yang baik untuk tubuh seperti vitamin C, B, E dan zinc," kata Mulia Lie, Direktur Pharma PT Kalbe Farma Tbk dalam peluncuran suplemen daya tahan tubuh Hevit-Plus yang mengandung Vitamin C 500mg, Vitamin B1, Vitamin B6, Vitamin B12, Vitamin E, dan Zinc untuk membantu penuhi kebutuhan vitamin dalam tubuh pada 10 Februari 2021. 

Nah, untuk mempelajari lebih jauh mengenai vitamin C sebelum kamu mengonsumsinya, Popmama.com akan mengajakmu mengenal 10 fakta unik seputar fungsi vitamin C yang harus banget kamu simak sekarang juga! 

1. Mencegah kudisan

pixabay/nuriyah

Masih dari organicfacts.net, penyakit kudis disebabkan oleh asupan atau kurangnya asam askorbat yang tidak mencukupi.

Gejala penyakit kudis adalah melemahnya jaringan ikat, tulang, dan pembuluh darah yang termasuk kolagen.

Vitamin C, dalam hal ini sebagai antioksidan kuat yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan produksi kolagen.

2. Mengobati flu

Pexels/Andrea Piacquadio

Sebuah laporan di medio 2013 yang diterbitkan dalam Cochrane Database of Systematic Reviews menunjukkan bahwa asam askorbat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ini melindungi kita dari pilek dan batuk tentunya.

Namun, mengonsumsi vitamin C saat kamu merasa sedang masuk angin atau flu mungkin secara signifikan kurang membantu dibandingkan jila kamu mengonsumsinya secara teratur setiap hari, itu akan terasa lebih berkhasiat.

3. Menurunkan Hipertensi

Freepik/rawpixel.com

Orang dengan resiko tekanan darah tinggi atau terkena penyakit kardiovaskular, menurut sebuah penelitian di tahun 2012 yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, asupan vitamin C membantu menurunkan tekanan darah dalam tubuh dalam jangka pendek.

4. Bertindak sebagai Vasodilator (pelebar pembuluh darah) dan Antioksidan

Unsplash/Monika Kozub

Pengobatan dengan vitamin C secara efektif menghasilkan pelebaran pembuluh darah yang tepat pada kasus aterosklerosis (penumpukan lemak pada arteri), gagal jantung kongestif, kolesterol tinggi, angina pektoris, dan juga hipertensi.  

Tahun 2016 telah dilakukan penelitian epidemiaologi terhadap vitamin C oleh International Journal of Molecular Sciences, mengerucut pada perannya dalam penyakit kardiovaskular.  Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa suplemen vitamin ini meningkatkan pelebaran pembuluh darah dan melindungi kesehatan jantung. 

5. Menurunkan Resiko Katarak

Freepik.com

Katarak adalah salah satu kondisi masalah penglihatan yang cukup umum yang mendera usia lanjut. Ketika mata mengalami katarak, tingkat vitamin C pada lensa mata manusia ternyata menurun.  

Menurut American Optometric Association, asupan asam askorbat dapat meningkatkan suplai darah ke area mata, sehingga vitamin C yang dikonsumsi dengan nutrisi penting lainnya, dapat memperlambat perkembangan degenerasi makula terkait usia (AMD) dan hilangnya ketajaman penglihatan.

6. Melindungi tubuh dari Timbal

Freepik

Ketika kadar vitamin C lebih rendah pada aliran darah ini berkaitan dengan kadar timbal yang tinggi juga pada darah. Seperti hasil paparan jurnal JAMA, sebuah studi yang lebih baru menemukan bahwa suplementasi 500 mg vitamin C setiap hari selama 1 bulan cukup untuk menekan aksi radikal bebas yang dihasilkan karena toksisitas timbal. 

Hal ini jelas menunjukkan bahwa asupan asam askorbat secara teratur dapat melindungi terhadap peningkatan kadar timbal pada pembuluh darahmu Ma. 

7. Sebagai mood booster

Dok. Hevit-Plus

Vitamin C ternyata juga memainkan peran kunci dalam produksi neurotransmiter seperti norepinefrin. Mereka memengaruhi mood seseorang dan sangat penting bagi kelangsungan fungsi otak.

Sebuah studi di tahun 2013  mengungkapkan bahwa terapi jangka pendek dengan vitamin C meningkatkan mood dan mengurangi tekanan psikologis pada pasien rawat inap akut dengan prevalensi hipovitaminosis tinggi.

Selain asupan vitamin C, untuk menjaga mood saat masa pandemi kita bisa melakukan hal-hal yang menyenangkan.

"Menjaga kesehatan mental di tengah pandemi sangat penting agar tetap mindfull dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan terbatasnya aktivitas kita yang lebih banyak di rumah, kita harus sabar dan berpikir positif dalam menjalaninya. Berbagai macam kegiatan yang bisa kita lakukan selama di rumah seperti olahraga, membaca buku dan melakukan hobby agar keseimbangan daya tahan tubuh dan mental tetap terjaga,” ujar Syahid Muhammad selaku Writer & Influencer masih dalam peluncuran Hevit-Plus bertema “Bahasa Cinta di Era Pandemi Saling Jaga Kondisi-C”. 

8. Membantu mempercepat penyembuhan Luka

Freepik/bonnontawat

Fungsi teringan dari Vitamin C salah satunya adalah membantu menyembuhkan luka. Ini memfasilitasi pertumbuhan jaringan ikat, yang mempercepat proses penyembuhan luka.

Meskipun fungsinya terlihat kecil namun amat membantu Ma ketika kamu mengalami goresan pada kulit. 

9. Membantu mengelola penyakit Diabetes

Freepik/Sosiukin

Bagaimana bisa vitamin C mampu mengelola diabetesmu? Menurut laporan yang diterbitkan oleh Indian Journal of Medical Research, hasil menunjukkan bahwa asupan 1000 mg vitamin C tambahan perharinya dapat bermanfaat dalam menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes tipe 2, yang juga mengurangi risiko komplikasinya lho Ma. 

10. Mencegah penyakit jantung

Unsplash/Anna Kolosyuk

Seperti yang sudah disinggung sedikit pada beberapa poin di awal, vitamin C sanggup mengurangi risiko penyakit jantung. 

Jumlah asam askorbat yang cukup sangat penting untuk melindungi pembuluh darah dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas bisa menjadi penyebab utama penyakit jantung yang disebut aterosklerosis.  

Nah, vitamin C berperan sebagai agen pencegahnya Ma, serta berbagai masalah jantung lainnya.

Nah itulah sedikit ilmu pengetahuan mengenai vitamin C. Vitamin C tersedia ragam buah-buahan dan sayur-sayuran, nutrisinya juga tersedia dalam bentuk suplemen tambahan harian.

Jika kamu memilih yang terakhir, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan untuk bagaimana menggunakannya agar memberi manfaat terbaik bagi kesehatan tubuhmu. Semoga sehat selalu ya Ma. 

Baca juga:

The Latest