TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Update Terbaru Serangan Rusia Terhadap Ukraina, WNI Sudah Diamankan

40 orang warga Ukraina dilaporkan tewas dan puluhan korban lainnya menderita luka-luka

Freepik/liuzishan

Rudal-rudal Rusia berhamburan menyerang kota-kota di Ukraina pada Kamis (24/2/2022). Serangan yang dikakukan Rusia ke Ukraina ini dilakukan melalui jalur darat, udara, dan laut. Hal tersebut menjadikannya serangan terbesar sebuah negara terhadap negara lain di Eropa sejak Perang Dunia II.

Masyarakat dunia mulai khawatir tentang kemungkinan terjadinya perang besar nantinya. Ukraina melaporkan tentang adanya iring-iringan pasukan melewati perbatasa ke arah Timur wilayah Chernihiv, Kharkiv, dan Luhansk. Ada pula pasukan lainnya tiba dari laut di kota-kota Odessa dan Mariupol di bagian Selatan.

Lagi-lagi suara hantaman ledakan kembali terdengar sebelum dini hari di Ibu Kota Kiev. Baku tembak terjadi di dekat pelabuhan utama, serta suara sirene meraung membuat masyarakat kota setempat semakin khawatir.

Menteri Luar Negeri Uktraina, Dmytro Kuleba, melaporkan bahwa negara berpenduduk 44 juta jiwa itu berada di bawah serangan Rusia. Ia meminta masyarakat Internasional segera bertindak tegas agar mengisolasi Rusia.

Semakin memanas, berikut Popmama.com hadirkan sejumlah fakta terbaru serangan Rusia terhadap Ukraina.

1. 40 warga Ukraina dinyatakan tewas dan puluhan lainnya menderita luka-luka

Twitter.com/AsaadHannaa

Seorang warga di Kota Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina yang paling dekat dengan perbatasan Rusia, mengatakan bahwa jendela-jendela apartemennya bergetar akibat ledakan. Sampai saat ini, kota tersebut masih diselimuti kepanikan para warga setempat yang berusaha menyelamatkan diri.

Dikutip dari AP, akibat serangan Rusia, kini sudah ada 40 orang warga Ukraina yang dilaporkan tewas dan puluhan korban lainnya berjatuhan menderika luka-luka. Laporan jumlah korban perang Rusia – Ukraina ini disampatkan oleh salah satu penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Oleksii Arestovich, pada Kamis (24/2/2022).

2. Akibatnya, harga emas mengalami kenaikan

Pexels/Michael Steinberg

Harga emas dunia belum berhenti mengalami penguatan hingga Kamis (24/2/2022) sore waktu Indonesia, tepatnya setelah Rusia mengumumkan operasi militer terhadap negara Ukraina.

Menurut data dari Refinitiv pukul 15.50 WIB, harga emas berada di level US$ 1.944,44/troy ons, melesat 1,93 persen di pasar spot. Level tersebut menjadi yang tertinggi sejak akhir tahun 2020.

Berdasarkan pantauan dari data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp 547 ribu, 2 gram Rp 1,92 juta, 3 gram Rp 2,86 juta, 5 gram Rp 4,74 juta, 10 gram Rp 9,43 juta, 25 gram Rp 23,46 juta, dan 50 gram Rp 46,84 juta.

Lalu, harga emas berukuran 100 gram mencapai Rp 93,61 juta, 250 gram Rp 233 juta, 500 gram Rp 467 juta, dan 1 kilogram Rp 934 juta.

3. Kabar terbaru WNI di Ukraina

Freepik/senivpetro

Kementerian Luar Negeri mengatakan terdapat 238 Warga Negara Indonesia di sana. Sebanyak 138 WNI sudah menjalin kontak dengan Kemenlu dan KBRI Kyiv.

"Terkait dengan perlindungan WNI, saat ini Kemlu dan KBRI Kyiv sudah mampu menjalin kontak dengan 138 WNI yang ada di Ukraina. Mayoritas dari mereka tinggal di kota Kyiv dan Odessa, dan beberapa wilayah lain," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kemlu RI, Judha Nugraha.

Judha Nugraha juga mengatakan pihaknya telah mendapat informasi bahwa WNI saat ini sudah dalam kondisi aman. Sesuai rencana kontingengsi, WNI telah diminta untuk berkumpul di kantor KBRI Kyiv.

Bagi WNI yang kesulitan untuk berkumpul di KBRI Kyiv, mereka juga sudah mendapat informasi untuk segera menghubungi nomot hotline darurat dari KBRI.

Demikian update terbaru serangan Rusia terhadap Ukraina. Mari kita doakan semoga situasi segera membaik ya, Ma. 

Baca juga:

The Latest