TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Durasi Olahraga yang Baik Dilakukan untuk Menurunkan Berat Badan

Agar program penurunan berat badan efektif, ketahui durasi olahraga yang tepat

Freepik/Greatkim

Beberapa waktu terakhir ini kita lebih sering disibukkan dengan aktivitas di dalam rumah. Berbagai macam aktivitas di luar rumah menjadi sangat dibatasi. Tak heran jika mulai banyak yang mengeluhkan berat badan yang semakin bertambah karena minimnya aktivitas fisik.

Kabar baiknya, kekhawatiran ini juga disertai dengan meningkatnya kesadaran untuk mulai rutin berolahraga. Kini, aktivitas berolahraga juga mulai banyak dilakukan. Sebab, berolahraga baik untuk menjaga imunitas tubuh.

Beberapa orang juga menjadikan olahraga sebagai sarana untuk menurunkan berat badan menjadi berat badan yang lebih ideal. Memang olahraga dapat membantu membakar kalori dan lemak yang tersimpan di dalam tubuh.

Akan tetapi, durasi olahraga yang terlalu berlebihan justru dapat membahayakan untuk tubuh. Bahkan, hal tersebut justru membuat program penurunan berat badan menjadi tidak tercapai.

Lalu bagaimana idealnya? Berapa durasi olahraga yang baik dilakukan untuk menurunkan berat badan? Simak penjelasan bersama Popmama.com berikut ini ya!

1. Hal yang perlu diperhatikan untuk melakukan program penurunan berat badan

Freepik/spukkato

Untuk menurunkan berat badan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Secara konsep, untuk menurunkan berat badan, jumlah kalori yang masuk lebih sedikit daripada kalori yang dikeluarkan.

Jadi, jika aktivitas keseharian tidak terlalu tinggi maka jumlah asupan makanan perlu dikurangi. Tapi, kalau tidak ingin porsi makan menjadi berkurang maka tingkatkan aktivitas fisik, mulai dari berolahraga ataupun perbanyak melakukan kegiatan di rumah seperti berbenah.

Untuk menurunkan berat badan juga tidak hanya tentang kalori. Metabolisme tubuh juga sangat berpengaruh terhadap kemampuan tubuh untuk menghasilkan energi. Sehingga, sangat penting menjaga metabolisme tubuh.

Hal yang memengaruhi kondisi metabolisme tubuh antara lain makanan. Jadi, jangan hanya mengurangi porsi makanan tapi perhatikan makanan yang dimakan. Makanlah makanan yang memiliki banyak kandungan nutrisi, seperti sayur, buah, ataupun ikan.

Hal lain yang berpengaruh dalam metabolisme tubuh juga termasuk kualitas istirahat dan menjaga diri agar tidak stres.

2. Jenis olahraga yang bisa dilakukan untuk membantu menurunkan berat badan

Pixabay/Ray_Shrewsberry

Ada beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan untuk menurunkan berat badan. Mulai dari jenis olahraga dengan intensitas tinggi, sedang, hingga rendah. Semakin tinggi intensitas olahraga yang dilakukan maka akan semakin besar energi yang dikeluarkan.

Olahraga HIIT, tabata, strong yoga, ataupun strong zumba termasuk ke dalam jenis olahraga dengan intensitas tinggi.

Sedangkan olahraga zumba, pilates, daily workout, ataupun jogging termasuk ke dalam jenis olahraga dengan intensitas sedang. Lalu, untuk olahraga hatha yoga, yin yoga, squad, dan gerakan olahraga sederhana lainnya termasuk ke dalam olahraga dengan intensitas rendah.

3. Durasi olahraga yang ideal untuk program penurunan berat badan

Freepik/mego-studio

Untuk dapat menurunkan berat badan menjadi ideal diperlukan konsistensi dalam melakukan olahraga.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh American College of Sports Medicine (ACSM) merekomendasikan untuk melakukan olahraga selama 150 hingga 250 menit per minggu. Artinya, hal ini dapat dilakukan sekitar 30 menit setiap hari.

Dalam studi lain, melakukan olahraga rutin selama 30 menit dinilai lebih efektif untuk menurunkan berat badan dibandingkan dengan yang melakukan olahraga selama satu jam.

Durasi 30 menit dianggap lebih memungkinkan untuk rutin dilakukan dan tubuh masih memiliki tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas lainnya.

Tubuh juga lebih mampu mengontrol nafsu makan dibandingkan mereka yang melakukan olahraga selama satu jam. Mereka yang berolahraga satu jam lebih mudah cepat merasa lelah sehingga memerlukan makanan untuk membantu mengembalikan energi.

4. Risiko yang akan terjadi jika melakukan olahraga yang berlebihan

Freepik

Melakukan gerakan olahraga memang dapat membantu menurunkan berat badan karena kalori dan lemak di dalam tubuh terbakar.

Namun, jangan sampai berlebihan dalam melakukan olahraga karena akan berdampak buruk bagi kesehatan. Jika olahraga dilakukan secara berlebihan seseorang dapat mengalami overtraining, yaitu kondisi tubuh yang kelelahan akibat olahraga yang berlebihan.

Ciri-ciri tubuh yang mengalami overtraining ini antara lain kelelahan dalam jangka waktu yang panjang, penurunan stamina dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, nyeri otot, suasana hati yang cepat berubah, hingga detak jantung yang meningkat.

Niat awal yang tadinya ingin membakar banyak kalori dan lemak di dalam tubuh agar bisa menurunkan berat badan malah bisa berdampak buruk bagi kesehatan karena olahraga yang berlebihan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui seberapa lama tubuh memerlukan kegiatan olahraga untuk menurunkan berat badan.

Baca juga:

The Latest