TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Cara Mengatasi Gusi Bengkak yang Menganggu

Sakit dan terasa sangat mengganggu saat sedang mengalami gusi bengkak, begini cara mengatasinya

Freepik

Gusi yang sehat tidak akan berdarah ketika kamu menggosok gigi. Jika kamu sering mengalami gusi berdarah saat sikat gigi, kumur, makan atau pada saat gusi tersentuh maka itu tandanya gusi dan mulut kamu tidak sehat.

Ciri gusi sehat yang ideal adalah sebagai berikut:

  • Berwarna merah muda,
  • kencang,
  • dapat menahan gigi dengan kuat.

Ketiga ciri-ciri utama gusi yang ideal ini wajib kamu miliki dengan rutin sikat gigi dan rajin membersihkan sela-sela gigi.

Lalu jika sudah melakukan semua itu, apa yang bisa menyebabkan gusi bengkak?

1. Kenapa gusi bengkak?

Freepik

Gusi bengkak biasanya ditandai dengan gusi meradang yang berwarna kemerahan, menggelembung, bahkan pada sebagian kasus gusi bengkak bisa menutupi sebagian besar giginya. Berikut beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gusi bengkak:

  • Menumpuknya plak gigi. Plak mengandung banyak bakteri yang sebagian di antaranya dapat mengganggu kesehatan gusi.
  • Gingivitis atau peradangan pada gusi.
  • Infeksi virus atau jamur.
  • Kebiasaan merokok.
  • Kehamilan karena terjadi perubahan hormon.
  • Kurang gizi atau skorbut, ini adalah kondisi di mana tubuh kekurangan vitamin C.
  • Pemasangan gigi palsu atau perlengkapan gigi lain yang tidak tepat.
  • Sensitivitas gusi akibat penggunaan pasta gigi tertentu atau cairan kumur secara berlebihan.

2. Cara Mengatasi Gusi Bengkak

Freepik/senivpetro

Gangguan ringan, seperti gusi bengkak, umumnya dapat ditangani dengan memberikan lebih banyak perhatian pada kebersihan mulut.

Sikat gigi dua kali sehari, setiap hari, dan lengkapi kebersihannya dengan menggunakan benang gigi (dental floss) secara teratur. Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah:

  • Berikan kompres dingin pada gusi untuk mengurangi bengkak.
  • Konsumsi sayur dan buah.
  • Stop merokok, minuman beralkohol, dan makanan yang mengandung kadar gula tinggi.
  • Mengganti pasta gigi jika kamu mengalami gigi sensitif terhadap merek pasta gigi tertentu. Kalau gusi kamu bengkak karena pemakaian produk obat kumur, segera stop penggunaannya.
  • Menghentikan atau mengganti obat yang menyebabkan gusi bengkak. Kadang ini disebut keracunan obat dan harus dikonsultasikan ke dokter untuk mendapat resep obat penggantinya.
  • Prosedur scalling untuk membersihkan plak gigi juga bisa membawa pengaruh.

Gangguan gusi yang sudah parah, membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Contoh kasus, kondisi acute necrotizing ulcerative gingivitis (ANUG). Kondisi ini memerlukan pemberian obat pereda nyeri, antibiotik, dan juga obat kumur khusus mengandung klorheksidin, atau hidrogen peroksida. Untuk mendapatkan perawatan ini, haruslah berdasarkan resep dokter.

3. Cara mencegah gusi bengkak

Freepik

Menyikat gigi secara teratur dengan benar merupakan salah satu langkah efektif dalam mencegah berbagai masalah di sekitar gigi dan mulut. Terutama setelah kamu memakan makanan yang manis-manis.

Namun, hindari menyikat gigi terlalu keras karena dapat merusak jaringan lembut pada gusi.

Pilih bulu sikat gigi dari nilon yang lembut dengan ujung tumpul. Ujung sikat gigi yang keras, kemungkinan dapat menganggu enamel gigi atau gusi. Banyak yang menggerakkan sikat gigi secara maju mundur, padahal menyikat gigi sebaiknya dilakukan dengan gerakan memutar.

Selain itu, untuk mencegah gusi bengkak, kamu juga bisa melakukan:

  • Konsumsi makanan dengan gizi seimbang, termasuk kalsium dan vitamin C. Lalu perbanyak minum air putih dan hindari makanan atau minuman yang terlalu panas atau dingin.
  • Jauhi rokok atau produk tembakau lain.
  • Lakukan relaksasi. Stres berkepanjangan dapat meningkatkan risiko peradangan, termasuk gusi.

Peran gusi dalam mulut sangatlah penting. Gangguan yang terjadi pada gusi dapat berakibat pada bagian lainnya dalam mulut. Jaga kebersihan mulut dan rutin melakukan perawatan gigi tiap enam bulan ke dokter gigi, demi memiliki gusi dan gigi yang sehat.

The Latest