TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Latihan Pernapasan yang Membantu Kehidupan Seks Lebih Baik

Pernapasan yang cenderung pendek akan berpengaruh pada daya tahan lho!

Freepik/jcomp

Mempersiapkan melakukan aktivitas seks memang tidak mudah. Terkadang Mama perlu bercukur dahulu dan terkadang perlu mandi.

Di luar persiapan pribadi, mungkin juga menginginkan seks yang menggairahkan di hotel, mengganti seprai bahkan makan malam romantis terlebih dahulu.

Alhasil dengan persiapan yang serba rumit, Mama bisa jadi stres. Tetapi solusi paling sederhana yang bisa dilakukan adalah latihan pernapasan.

Latihan pernapasan selama aktivitas seks berguna membantu rileks, konsentrasi dan bertahan lebih lama di atas ranjang.

Popmama.com sudah merangkum beberapa latihan yang tepat untuk meningkatkan pengalaman di kamar tidur dengan pasangan.

1. Gunakan pernapasan otot

Pixabay/Екатерина1313

Saat Mama menarik napas dalam-dalam, itu melibatkan dasar panggul, serta mengacu pada otot-otot berbentuk tempat tidur gantung yang membentang di antara tulang ekor dan tulang kemaluan.

Hal Ini adalah otot yang sama yang berkontraksi selama orgasme dan terhubung ke inti. Jika kesulitan membedakan kedua jenis pernapasan tersebut, coba perhatikan suara yang dibuat.

Bernapas lebih dalam terdengar lebih seperti erangan. Jangan lupa untuk selalu latihan terus menerus untuk lebih menguasai pernapasan yang panjang.

2. Cobalah bernafas sedalam-dalamnya

Freepik

Selama berhubungan seks, Scalisi merekomendasikan bernapas dalam-dalam dan fokus pada alat kelamin saat melakukannya untuk meningkatkan kenikmatan.

"Saat kesenangan meningkat, pikirkan untuk menarik napas dalam-dalam sampai ke alat kelamin," tambahnya.

Hal ni akan mengalihkan fokus di sana, meningkatkan sensasi dan membuatnya lebih mungkin untuk mengalami orgasme.

3. Usahakan melakukan pernapasan dangkal

Freepik

Menurut Scalisi, kita tidak sering menarik napas dalam-dalam saat berhubungan seks. Biasanya kita hanya melakukan pada pernapasan dangkal, terutama saat kita ingin orgasme.

Dengan melakukan itu, kita sebenarnya kesulitan mencari pengalaman seksual yang lebih baik. Ia menyarankan bernapas secara dalam.

Bernapas lebih dalam dapat membantu kita mencapai orgasme yang lebih dalam, lebih kuat, dan lebih tahan lama.

Jelas hal itu juga dapat membantu kita merasa lebih terhubung dengan pasangan kita saat ini.

4. Pernapasan melalui hidung saja

Freepik/prostooleh

Scalisi menyarankan bernapas hanya melalui hidung saja ya, jangan mencoba bernapas melalui mulut Mama.

Hal ini bisa membawa lebih banyak oksigen daripada bernapas melalui mulut lho, memberikan rasa alami dari oksida nitrat, dan melibatkan inti dan dasar panggul secara berbeda.

Tetapi berhati-hatilah bagi Mama yang biasanya bernapas lewat mulut, pernapasan melalui hidung adalah latihan pernapasan dalam untuk memulai seks.

Jika dari awal melakukan pernapasan di mulut jelas akan kesulitan, ditambah lagi akan menjadi sangat lelah serta tidak tahan lama saat seks dilakukan lebih dari satu jam.

5. Bernapaslah dengan tenang dan jangan terburu-buru

Freepik/pressfoto

Bagi banyak orang, stres yang lebih rendah adalah bagian utama dari hubungan seks yang lebih intim, menggairahkan, dan memuaskan.

Bernapas dalam-dalam, jelasnya, adalah kunci untuk tetap tenang. Hal tersebut karena terkait dengan sistem saraf parasimpatis, refleks yang bertanggung jawab atas respons istirahat di tubuh.

Pernapasan dangkal, di sisi lain, lebih erat terkait dengan sistem saraf simpatik, refleks yang bertanggung jawab atas respons tubuh melawan sesuatu.

Tentu saja, orang yang berbeda menikmati jenis seks yang berbeda, tetapi berhubungan seks dalam keadaan santai tampaknya sedikit lebih menarik daripada melakukannya di bawah tekanan.

Nah, itu tadi beberapa tips dan cara melakukan pernapasan selama berhubungan intim dengan pasangan.

Semoga bisa membantu Mama menjaga keintiman serta kepuasan seksual di atas ranjang ya. Cobalah rileks dan tidak tegang selama melakukan napas.

Baca juga:

The Latest