TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Cegah KDRT, Pemkab Bantul Layanan Konseling Gratis

Ini menjadi salah satu upaya Pemkab Bantul untuk mengatasi kasus KDRT

Pexels/SHVETS production

Pemkab Bantul luncurkan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) sebagai upaya mengatasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terus meningkat di Indonesia. Kasus KDRT selama periode 2021 hingga 2022 jumlahnya terus naik hingga ratusan.

Data dari Unit Pelayanan Terpadu Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) menyebut kasus KDRT pada tahun 2021 mencapai 94 kasus. Kemudian pada tahun 2022 menurun 74 kasus, namun kekerasan yang menimpa anak mencapai 144 kasus.

Jika Mama ingin mengetahui lebih detail mengenai upaya dari Pemkab Bantul mengenai layanan konseling gratis, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. 

1. Penduduk di Bantul masih banyak yang mengalami kasus KDRT

Unsplash/Stefano Pollio

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan masih ada keluarga di Bantul yang menghadapi berbagai masalah, baik itu ekonomi, kesehatan, maupun masalah psikologis. Berbagai masalah tersebut berdampak pada ketidakharmonisan rumah tangga. Hal inilah yang melatarbelakangi perilisan layanan konseling Puspaga.

"Kami serius mewujudkan Bantul sebagai kabupaten ramah perempuan, layak anak dan ketahanan keluarga melalui Puspaga," ujar Bupati Bantul, Jumat (27/1/2023).

2. Penyebab terjadinya KDRT dan kasus kekerasan pada anak

Pexels/RODNAE Production

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Bantul, Ninik Istitarini, mengatakan mayoritas bentuk kasus KDRT yang terjadi berupa kekerasan fisik dan kekerasan psikis.

Faktor penyebab juga bermacam-macam mulai dari masalah ekonomi, keharmonisan rumah tangga yang terganggu akibat kehadiran orang ketiga, hingga perencanaan jumlah anak.

3. Peluncuran Puspaga sebagai upaya penanganan kasus KDRT oleh pemerintah

Pexels/Christina Morillo

Peluncuran layanan konseling gratis Puspaga ini menjadi perwujudan dari peran pemerintah dalam upaya mengatasi terjadi kasus KDRT dan kekerasan perempuan yang terjadi di daerah Bantul.

Puspaga memberikan konseling gratis dengan psikolog yang melayani keluhan dan curhat dari masyarakat yang memiliki permasalahan. Masyarakat yang ingin melakukan konsultasi bisa mendatangi Puspaga yang beralamat di Jalan Wahidin Sudirohusudo No 76, Bantul.

"Puspaga ini menyediakan layanan satu pintu keluarga holistik, integratif berbasis hak anak, memilik tempat pembelajaran keluarga hingga konsultasi dan konseling bagi anak dan orangtua yang bertanggung jawab terhadap anak," ujar Ninik Istitarini.

Itulah informasi terbaru terkait peluncuran layanan konseling gratis Puspaga yang dibuat oleh Pemkab Bantul untuk mengatasi kasus KDRT dan kasus kekerasan perempuan.

Semoga pemerintah daerah lainnya bisa melaksanakan program serupa untuk menangani masyarakatnya yang menjadi korban KDRT ya, Ma.

Baca juga:

The Latest