Tips WFH Sambil Mengasuh Bayi setelah Cuti Melahirkan

Simak tips yang ada di sini agar Mama tidak kesulitan membagi waktu saat WFH

24 Mei 2022

Tips WFH Sambil Mengasuh Bayi setelah Cuti Melahirkan
Freepik.com/senivpetro
Ilustrasi cara bayi mengenali ibunya.

Setelah selesai cuti melahirkan selama 3 bulan, Mama akhirnya kembali bekerja lagi. Namun, perusahaan tempat Mama bekerja mungkin masih meminta pegawainya untuk tetap bekerja dari rumah atau WFH.

Dengan keputusan bekerja dari rumah, di satu sisi Mama mungkin akan senang karena bisa dekat dengan si Kecil. Namun di sisi lain, akan sulit bagi Mama untuk membagi waktu untuk bekerja sambil mengasuh bayi di rumah.

Nah, kali ini Popmama.com akan membagikan tips WFH sambil mengasuh bayi setelah cuti melahirkan yang bisa Mama praktikkan di rumah. 

Manfaatkan Jam Tidur Bayi

Manfaatkan Jam Tidur Bayi
Freepik/jcomp

Bayi yang belum berusia satu tahun biasanya tidur lebih banyak dibandingkan dengan yang sudah berusia satu tahun. Apalagi, saat ini bayi mama masih berusia sekitar 3 bulan.

Saat bayi sedang tidur, Mama bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk bekerja. Jika Mama butuh untuk melakukan panggilan, jam tidur bayi adalah pilihan terbaik.

Apalagi, jika ternyata jam tidur bayi sudah memiliki pola yang sama setiap harinya. Jadi, Mama lebih mudah dalam mengatur jadwal kerja mama selama di rumah.

Bekerjalah saat Bayi Tenang

Bekerjalah saat Bayi Tenang
Pexels/Tuấn Kiệt Jr.

Jika Mama harus bekerja saat bayi terjaga, maka pilihlah waktu dimana bayi merasa tenang, biasanya setelah bangun tidur atau selesai menyusu.

Di kondisi yang sudah tidak mengantuk, sudah kenyang, dan tidak perlu ganti popok, bayi biasanya bisa bermain sendiri. Jadi, Mama tak perlu khawatir bayi akan menangis atau merajuk minta digendong.

Mama bisa menidurkan bayi dengan gantungan mainan di atasnya dan menemani bayi sambil bekerja di dekatnya. Dengan begini, Mama tetap bisa mengejar deadline, bukan?

Editors' Picks

Gunakan Gendongan yang Nyaman untuk Bayi

Gunakan Gendongan Nyaman Bayi
Fidella.org

Jika bayi butuh digendong, Mama bisa memilih gendongan yang nyaman untuk digunakan dalam waktu lama. Akan lebih baik jika gendongan yang Mama gunakan bisa membuat kedua tangan mama bergerak leluasa.

Jika tidak harus menopang tubuh bayi dengan salah satu tangan, Mama bisa bekerja menggunakan laptop dan lainnya. Namun jika sambil menggendong bayi, Mama mungkin tetap harus berdiri selama bekerja.

Maksimalkan Penggunaan Smartphone

Maksimalkan Penggunaan Smartphone
Freepik/user18526052

Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, Mama kini tak perlu berkutat dengan komputer atau laptop saja. Karena, Mama pun bisa bekerja menggunakan smartphone mama.

Mama bisa mengunggah berbagai aplikasi yang dibutuhkan dan bekerja hanya menggunakan smartphone saja. Jadi, Mama bisa bekerja dimana saja sambil mengasuh bayi.

Misalnya, saat sedang menemani bayi untuk menidurkannya atau kegiatan lain yang tidak mengharuskan Mama hanya fokus kepada bayi saja.

Cobalah Buat Jam Kerja yang Fleksibel

Cobalah Buat Jam Kerja Fleksibel
Pexels/Andrea Piacquadio

Jika Mama memiliki pekerjaan yang tidak terpaut waktu dan bisa disesuaikan sendiri, maka cobalah untuk bekerja saat bayi masih tidur.

Misalnya, Mama bangun lebih awal di pagi hari untuk mengerjakan tugas dari kantor. Jika bayi biasa bangun tidur sekitar jam 7 pagi, maka Mama bisa mulai bekerja setelah waktu subuh.

Saat bayi belum makan, maka Mama akan lebih punya banyak waktu untuk bekerja. Setelah itu, Mama bisa menyiapkan sarapan. Jadwal ini sangat cocok untuk Mama yang tidak menggunakan ART atau baby sitter di rumah.

Jangan Lupa untuk Istirahat

Jangan Lupa Istirahat
Freepik/ArthurHidden

Bekerja di rumah sambil mengurus bayi bukanlah hal yang mudah. Karena itulah, Mama tidak boleh menyepelekan waktu untuk beristirahat.

Saat sudah mulai suntuk, Mama bisa mengambil jeda untuk menjernihkan pikiran mama. Misalnya, Mama bisa mengajak bayi bercanda, menceritakan kegiatan mama pada bayi, atau mengajak bayi jalan-jalan ke taman.

Waktu istirahat ini bukan hanya akan menenangkan pikiran mama, tetapi juga menstimulasi bayi, serta menguatkan bonding antara Mama dan bayi.

Hilangkan Rasa Bersalah Mama

Hilangkan Rasa Bersalah Mama
Freepik/pch.vector

Mama mungkin akan merasa bersalah jika harus meninggalkan bayi sendiri, apalagi saat Mama ditugaskan untuk melakukan Zoom meeting dengan rekan kerja yang lain.

Jika bayi mama masih kecil, Mama bisa meletakkannya di kasur sambil memberikan beberapa mainan yang bisa membuatnya sibuk.

Jika bayi mama sudah cukup besar dan agak sulit ditenangkan, Mama bisa menyetelkan beberapa video edukasi untuk membuat pikirannya sibuk. Gunakanlah waktu screen time bayi saat Mama harus fokus dengan pekerjaan mama dan jangan merasa bersalah dengan ini.

Namun, Mama tetap harus mempertimbangkan lamanya waktu bayi menonton video juga, ya. Mama tentu tidak ingin bayi jadi kecanduan gadget, bukan?

Nah, itu dia tadi beberapa tips WFH sambil mengasuh bayi setelah cuti melahirkan yang bisa Mama praktekkan di rumah. Intinya, penting untuk Mama bisa membagi waktu dan memahami pola kegiatan harian bayi. Selamat mencoba!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk