Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah ASI Boleh Dicampur Bahan Lain? Begini Aturannya
ilustrasi botol susu anak (freepik.com/wirestock)
  • Bayi dianjurkan mendapat ASI eksklusif selama enam bulan pertama tanpa tambahan makanan atau minuman; setelah memasuki MPASI, makanan dan minuman lain mulai boleh dikenalkan.
  • ASI tidak boleh dimasak atau dipanaskan langsung dengan microwave maupun kompor karena suhu tinggi dapat merusak nutrisi dan antibodi, serta menciptakan titik panas berbahaya.
  • ASI tidak boleh dicampur air atau cairan lain, tetapi aman dicampurkan ke MPASI yang sudah matang dan tidak panas untuk mengencerkan tekstur makanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    ASI tidak dianjurkan dicampur langsung dengan air atau susu formula bubuk, maupun dimasak bersama makanan panas. ASI dapat dicampurkan ke MPASI yang sudah matang dan tidak panas.
  • Who?
    Bayi, orang tua atau pengasuh bayi, serta bayi yang telah memasuki fase makanan pendamping ASI (MPASI) terlibat dalam penerapan aturan pencampuran ASI.
  • Where?
    Pencampuran ASI dilakukan dalam pengasuhan bayi, termasuk saat menyiapkan botol susu formula dan makanan pendamping ASI di rumah atau tempat pemberian makan bayi.
  • When?
    ASI eksklusif diberikan setidaknya selama enam bulan pertama tanpa tambahan makanan atau minuman. Pencampuran ASI dengan MPASI dapat dilakukan setelah bayi memasuki fase MPASI.
  • Why?
    Pencampuran yang tidak tepat dapat mengubah kepekatan dan kandungan nutrisi ASI, merusak antibodi akibat panas, serta berisiko mengganggu ginjal dan saluran pencernaan bayi.
  • How?
    Susu formula bubuk dilarutkan dengan air terlebih dahulu sebelum dicampur ASI. ASI dihangatkan dengan meletakkan wadah di bawah air hangat, lalu dicampur ke MPASI yang sudah tidak panas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi minum ASI saja selama 6 bulan pertama. ASI tidak boleh dicampur air atau cairan lain. ASI juga jangan dimasak panas, karena gizinya bisa rusak. Kalau bayi sudah makan MPASI, ASI boleh dicampur ke bubur atau makanan yang sudah matang dan tidak panas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kejelasan aturan pencampuran ASI memberi ruang bagi orangtua untuk tetap memanfaatkan nutrisinya secara aman ketika bayi memasuki fase MPASI. ASI dapat ditambahkan ke makanan yang telah matang dan tidak panas, sehingga membantu menghasilkan tekstur lebih encer yang lebih mudah dicerna bayi tanpa mengabaikan kandungan pentingnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bayi perlu mendapat ASI eksklusif setidaknya pada 6 bulan pertama tampa tambahan makanan atau minuman lain. Jika sudah memasuki fase MPASI, bayi boleh mulai dikenalkan dengan makanan dan minuman lain.

ASI memiliki banyak nutrisi yang membantu tumbuh kembang bayi. Hal ini membuat tidak sedikit orangtua yang penasaran mencampur ASI dengan bahan lain.

Padahal, ASI tidak boleh dicampur dengan bahan lain agar tidak mengubah kepekatan, menusak nutrisi, bahkan memicu bakteri, Ma.

Simak penjelasan selengkapnya seputar apakah ASI boleh dicampur bahan lain yang telah Popmama.com rangkum berikut ini!

Tidak Boleh Dimasak Bersama Makanan, Merusak Nutrisi

ilustrasi menghangatkan susu dalam panci (pexels.com/furkanfdemir)

ASI juga boleh dicampur dengan makanan, terlebih dalam pembuatan MPASI untuk bayi. Namun, ASI tidak boleh dimasak dengan suhu panas bersama makanan, Ma.

Mengutip dari laman Center of Disease (CDC), ASI tidak boleh dipanaskan dengan suhu panas secara langsung, baik di microwave maupun di atas kompor.

Suhu panas dapat merusak kandungan nutrisi penting dan antibodi yang terdapat pada ASI. Penggunaan microwave untuk menghangatkan ASI juga dapat menciptakan titik panas yang berbahaya.

Jika ingin kondisi ASI dalam keadaan hangat, cara paling aman yang dapat Mama lakukan adalah meletakkan wadah ASI di bawah air hangat selama beberapa menit.

Hindari Mencampur ASI dengan Air

ilustrasi botol ASI freezer (commons.wikimedia.org/Rudolf Ascherl)

Mencampur ASI dengan air juga tidak diperbolehkan, sebab ASI pada dasarnya sudah mengandung banyak air, lebih dari 80 persen.

Menambahkan air pada ASI justru dapat mengganggu kandungan nutrisi yang ikut memengaruhi nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya.

ASI yang dicampur dengan air dapat mengubah kandungan nutrisinya dan dapat memicu kondisi serius.

Melansir dari Aeroflow Breastpumps, ASI tidak boleh dicampur dengan berbagai cairan, termasuk air hanya untuk menambah jumlah volume nya, Ma.

ASI Boleh Dicampur dengan MPASI yang Sudah Matang

Ilustrasi bubur bayi MPASI (Magnific)

ASI memang tidak diperbolehkan dicampur dengan berbagai cairan atau dimasak dalam suhu panas. Namun mencampurkan ASI pada MPASI yang sudah matang sangat boleh dan aman, Ma.

Selain kandungan nutrisinya yang melimpah, ASI juga dapat mengencerkan tekstur MPASI yang mempermudah bayi mencernanya. Pastikan makanan sudah tidak dalam suhu panas saat akan dicampurkan dengan ASi, ya, Ma.

Dalam pembuatan MPASI, biasanya ASI dapat digunakan sebagai campuran bubur, puree, atau berbagai makanan yang teksturnya dibuat lembut. 

Itu dia penjelasan mengenai apakah ASI boleh dicampur bahan lain. Jangan asal mencampur ASi dengan bahan lain, Ma.

Curated For You

Editorial Team

Related Article