Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI
  • Bayi baru lahir dapat memiliki rambut halus, terutama jika lahir sebelum 37 minggu; rambut di sekitar bibir atas biasanya merupakan lanugo, bukan kumis dewasa.

  • Lanugo adalah bulu lembut dan tipis yang membantu melekatkan vernix caseosa, lapisan pelindung janin untuk menjaga suhu, kelembapan, dan kulit selama di kandungan.

  • Lanugo umumnya rontok sendiri dalam beberapa minggu setelah kelahiran, lalu digantikan vellus hair; keberadaannya tidak menandakan rambut tubuh akan lebat saat dewasa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kelahiran bayi menjadi momen yang penuh kebahagiaan sekaligus menghadirkan banyak hal menarik untuk diperhatikan. Mulai dari bentuk wajah, rambut, hingga ciri fisik lainnya, setiap bayi memiliki keunikan tersendiri yang terkadang membuat Mama penasaran.

Baru-baru ini, sebuah video bayi baru lahir dengan rambut gelap di bagian bibir atas menjadi sorotan di media sosial. Penampilan bayi tersebut menarik perhatian publik karena terlihat seperti memiliki kumis. 

Lantas, apakah bayi baru lahir bisa memiliki kumis? Yuk, simak penjelasan yang Popmama.com telah siapkan di bawah ini, Ma!

1. Apakah bayi baru lahir bisa memiliki kumis?

Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI

Sebuah video yang memperlihatkan bayi baru lahir dengan kumis hitam tebal beberapa waktu lalu viral di media sosial. Penampilan bayi tersebut sukses menarik perhatian jutaan penonton sekaligus memunculkan rasa penasaran mengenai kemungkinan bayi baru lahir memiliki kumis.

Dikutip dari Cleveland Clinic, bayi baru lahir memang bisa memiliki rambut halus di tubuhnya, terutama jika lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu. 

“Lanugo adalah lapisan rambut halus dan lembut yang penting bagi pertumbuhan serta perkembangan janin. Sebagian besar janin secara alami melepaskan lanugo sebelum usia kehamilan 36 hingga 37 minggu. Itulah sebabnya, rambut ini biasanya tidak terlihat pada bayi yang lahir cukup bulan,” jelas Dr. Rambhatla.

Namun, rambut halus yang tumbuh di area bibir atas bayi umumnya tidak lebat seperti kumis pada orang dewasa. Rambut tersebut merupakan bagian dari lanugo yang akan berangsur menghilang dengan sendirinya seiring waktu.

2. Seperti apa bentuk bulu halus pada bayi?

Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI

Lanugo merupakan bagian alami dari proses perkembangan janin yang berperan penting dalam melindungi tubuh sekaligus menjaga kehangatannya.

Bulu halus ini memiliki tekstur lembut, tipis, dan ringan sehingga bayi yang lahir dengan lanugo bisa terlihat seperti diselimuti lapisan bulu tipis.

Lanugo paling mudah terlihat pada bagian punggung, bahu, atau tulang ekor bayi. Namun, rambut halus ini juga dapat tumbuh di area tubuh lain yang memiliki folikel rambut. Lanugo tidak tumbuh pada bagian tubuh tertentu, seperti bibir, telapak tangan, kuku, dan telapak kaki.

3. Fungsi lanugo pada tubuh bayi

Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI

Lanugo memiliki peran penting dalam perkembangan janin karena membantu melekatkan vernix caseosa, yaitu lapisan putih menyerupai keju yang melapisi kulit bayi. 

Lapisan ini memiliki sejumlah fungsi penting selama bayi berada di dalam kandungan, di antaranya:

  1. Menjaga suhu tubuh bayi: Lapisan vernix membantu mempertahankan suhu tubuh janin agar tetap hangat selama berada di dalam kandungan.

  2. Mencegah kehilangan cairan: Vernix membantu mengunci kelembapan kulit sehingga mengurangi kehilangan air dan menjaga kulit janin tetap terhidrasi.

  3. Melindungi kulit bayi: Selama kehamilan, janin dikelilingi cairan ketuban yang penting bagi perkembangannya. Namun, cairan tersebut juga mengandung zat yang berpotensi merusak kulit janin. Vernix berfungsi sebagai lapisan pelindung untuk membantu menjaga kulit dari paparan tersebut.

  4. Mendukung pertumbuhan janin: Lanugo juga berperan dalam merangsang reseptor sensorik janin melalui getaran saat rambut halus tersebut bergerak. Stimulasi ini membantu mendukung pertumbuhan janin selama berada di dalam kandungan.

4. Kapan bulu halus pada bayi akan hilang?

Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI

Sebagian Mama mungkin merasa khawatir saat melihat rambut halus tumbuh di tubuh bayi baru lahir. Namun, Mama tidak perlu cemas karena lanugo umumnya akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu setelah bayi dilahirkan. 

Lanugo yang rontok akan bercampur dengan cairan ketuban yang ditelan janin selama berada di dalam kandungan. Rambut tersebut kemudian menjadi bagian dari mekonium, yaitu feses pertama bayi setelah lahir. 

Setelah lanugo menghilang, tubuh bayi akan ditumbuhi vellus hair atau rambut halus menyerupai bulu persik yang membantu mengatur suhu tubuh hingga rambut terminal tumbuh. 

Kehadiran lanugo pada bayi baru lahir juga tidak berarti ia akan tumbuh menjadi anak atau orang dewasa dengan rambut tubuh yang lebat.

Nah, itu dia penjelasan mengenai apakah bayi baru lahir bisa memiliki kumis. Semoga informasinya dapat membantu, ya, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article