Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Benarkah Tetesan ASI Bisa Menyebabkan Ruam Merah pada Pipi Bayi?

4 min read
Benarkah Tetesan ASI Bisa Menyebabkan Ruam Merah pada Pipi Bayi?
Magnific/onlyyouqj
  • Tetesan ASI bukan penyebab utama ruam merah pada pipi bayi. Kulit bayi yang masih sangat sensitif lebih mudah mengalami iritasi.

  • Sisa ASI yang dibiarkan menempel, kelembapan, dan cuaca panas dapat memicu iritasi, sehingga wajah bayi perlu dibersihkan dan dijaga tetap kering setelah menyusu.

  • Ruam berulang dapat berkaitan dengan alergi protein makanan yang dikonsumsi ibu, terutama produk dairy. Gunakan pelembap ringan dan pantau bila ruam bertambah atau menetap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat menyusui, ASI terkadang menetes dan mengenai wajah si Kecil, terutama bagian pipi. Hal ini mungkin terlihat sepele, tetapi sebagian Mama bisa merasa khawatir ketika mendapati kulit bayi tiba-tiba muncul bintik-bintik merah setelah terkena ASI.

Tak sedikit Mama yang mengira ruam tersebut muncul karena ASI tidak cocok dengan kulit bayi. Namun, benarkah tetesan ASI bisa menyebabkan ruam merah pada pipi bayi?

Untuk menjawab rasa penasaran Mama, berikut Popmama.com telah merangkum informasinya berdasarkan penjelasan dr. Dea Nurmaulidia, IBCLC, CIMI.

Yuk, simak penjelasannya!

  1. Tetesan ASI Bukan Penyebab Utama Ruam Merah pada Pipi Bayi

    Benarkah tetesan ASI bisa menyebabkan ruam merah pada pipi bayi?
    Pexels/Uncle Mom’s

    Melihat pipi si Kecil tiba-tiba kemerahan setelah terkena tetesan ASI memang bisa membuat Mama khawatir. Bahkan, sebagian orangtua menganggap kondisi tersebut sebagai tanda bahwa ASI tidak cocok untuk kulit bayi.

    Namun, menurut dr. Dea, anggapan tersebut hanyalah mitos. Ruam merah yang muncul setelah kulit bayi terkena ASI bukan berarti ASI menjadi penyebab langsung masalah kulit tersebut.

    Ia menjelaskan bahwa kulit bayi masih sangat sensitif sehingga lebih mudah mengalami iritasi ketika terkena berbagai hal dari lingkungan sekitarnya.

    “Faktanya, kulit bayi yang merah-merah setelah terkena ASI itu bukan karena ASI-nya jahat, tapi karena memang kulit bayi masih sangat sensitif,” jelas dr. Dea melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @dr.deamaulidia.

    Dengan begitu, Mama tidak perlu langsung menganggap ASI tidak cocok hanya karena muncul kemerahan pada pipi si Kecil setelah menyusu.

  2. Sisa ASI dan Kelembapan Bisa Memicu Iritasi Kulit Bayi

    Benarkah tetesan ASI bisa menyebabkan ruam merah pada pipi bayi?
    Magnific/pvproductions

    Kulit bayi yang masih sensitif membuatnya lebih mudah mengalami iritasi. Salah satunya ketika terdapat sisa ASI yang menempel pada wajah dan tidak segera dibersihkan.

    Menurut dr. Dea, kemerahan pada kulit bayi juga bisa dipengaruhi oleh beberapa kondisi lain, seperti sisa ASI yang dibiarkan, cuaca panas, dan kelembapan.

    Area pipi menjadi salah satu bagian tubuh yang cukup sering terkena tetesan ASI saat Mama menyusui. Jika sisa ASI masih menempel dan membuat kulit lembap, kondisi tersebut dapat memicu iritasi.

    Oleh karena itu, Mama perlu memperhatikan kebersihan area wajah bayi, terutama setelah menyusui. Pastikan tidak ada sisa ASI yang dibiarkan menempel terlalu lama pada kulit si Kecil.

  3. Ruam yang Terus Muncul Bisa Berkaitan dengan Alergi Makanan Mama

    Benarkah tetesan ASI bisa menyebabkan ruam merah pada pipi bayi?
    Pexels/Burst

    Jika kemerahan pada kulit bayi muncul berulang kali, Mama juga perlu memperhatikan kemungkinan penyebab lainnya.

    dr. Dea menjelaskan bahwa ruam yang terus-menerus muncul bisa berkaitan dengan alergi bayi terhadap protein dari makanan yang dikonsumsi Mama, terutama kelompok makanan dairy atau produk olahan susu.

    Beberapa contohnya adalah susu, yoghurt, dan keju. Kandungan protein dari makanan tersebut bisa menjadi salah satu pemicu reaksi alergi pada bayi.

    Oleh karena itu, Mama perlu memperhatikan apakah ruam pada kulit si Kecil terus muncul dan apakah ada kaitannya dengan makanan yang dikonsumsi selama menyusui.

    Sebelum langsung menduga sabun atau produk perawatan bayi menjadi penyebabnya, kemungkinan alergi terhadap makanan Mama juga bisa diperhatikan.

  4. Cara Merawat Kulit Bayi yang Mengalami Ruam Merah

    Benarkah tetesan ASI bisa menyebabkan ruam merah pada pipi bayi?
    Pexels/Waskyria Miranda

    Saat menemukan ruam merah pada pipi si Kecil, Mama bisa melakukan beberapa langkah perawatan untuk membantu menjaga kondisi kulitnya.

    dr. Dea menyarankan agar Mama mengoleskan salep pelembap ringan pada area kulit yang mengalami ruam. Selain itu, pastikan kulit bayi tetap kering dan hindari hal-hal yang dapat memicu munculnya iritasi.

    Mama juga bisa memperhatikan kondisi kulit si Kecil setelah menyusu. Jika ada sisa ASI yang menempel pada pipi, bersihkan agar area tersebut tidak terus berada dalam kondisi lembap.

    Ruam pada wajah bayi umumnya tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika ruam semakin banyak atau terus muncul, Mama perlu memperhatikan kondisinya lebih lanjut.

    Nah, itu dia penjelasan mengenai ruam merah pada pipi bayi setelah terkena tetesan ASI. Jadi, Mama tidak perlu langsung khawatir ASI menjadi penyebabnya, ya. Perhatikan kondisi kulit si Kecil dan kenali kemungkinan pemicunya agar bisa memberikan perawatan yang tepat.

Related Articles

See More