Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Apakah Santan atau Air Kelapa Bisa Menggantikan Susu Formula?

Apakah Santan atau Air Kelapa Bisa Menggantikan Susu Formula?
Unsplash/Towfiqu barbhuiya
Intinya Sih
  • Air kelapa mengandung elektrolit alami, tapi tidak memiliki nutrisi lengkap seperti protein, lemak esensial, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh optimal.
  • Kadar gula alami air kelapa bisa terlalu tinggi untuk ginjal bayi dan tidak cukup mendukung kebutuhan gizi harian mereka.
  • Santan juga tidak dapat menggantikan ASI atau susu formula karena kandungan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineralnya tidak lengkap; hanya boleh digunakan sebagai pelengkap MPASI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan klaim yang menyebutkan bahwa air kelapa atau sari santan bisa menggantikan susu formula. Berawal dari situ, banyak orangtua yang penasaran apakah benar santan atau air kelapa bisa menggantikan susu formula? 

Di Indonesia sendiri, susu formula diawasi oleh BPOM dan harus memenuhi standar internasional (Codex Alimentarius), sehingga keamanan dan kandungan gizinya telah melalui berbagai proses pengujian.

Untuk informasi selengkapnya, berikut Popmama.com siap membahasnya berdasarkan penjelasan dari Dokter Spesialis Anak, Dr. dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A(K) lewat Instagram pribadinya, @metahanindita.

Table of Content

1. Air kelapa memang kaya elektrolit, tetapi tidak bisa menggantikan susu formula

1. Air kelapa memang kaya elektrolit, tetapi tidak bisa menggantikan susu formula

Air kelapa dikenal sebagai minuman alami yang mengandung elektrolit seperti kalium dan natrium. Kandungan tersebut memang bermanfaat untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, tetapi bukan berarti air kelapa mampu memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi bayi. 

“Air kelapa memang mengandung elektrolit alami, tapi tidak memiliki nutrisi lengkap yang dibutuhkan bayi,” tulis dr. Meta Herdiana di Instagramnya, yang dikutip Popmama.com pada Jumat (107/2026).

Karena itulah, air kelapa tidak dapat dijadikan pengganti ASI maupun susu formula. Bayi membutuhkan berbagai zat gizi dalam jumlah dan komposisi yang tepat agar proses tumbuh kembangnya berlangsung optimal. 

2. Kadar gula air kelapa terlalu tinggi untuk ginjal bayi

Apakah santau atau air kelapa bisa menggantikan susu formula?
Unsplash/Utsman Media

Selain kandungan gizinya belum lengkap, air kelapa juga tidak mengandung protein dalam jumlah yang cukup untuk mendukung pertumbuhan jaringan tubuh bayi. Padahal, protein merupakan salah satu nutrisi utama yang sangat dibutuhkan selama masa pertumbuhan. 

Tak hanya itu, kadar gula alami pada air kelapa juga perlu menjadi perhatian apabila diberikan kepada bayi. Oleh karena itu, air kelapa tidak dianjurkan sebagai sumber nutrisi utama bagi bayi karena tidak mampu memenuhi kebutuhan gizinya secara menyeluruh. 

“Air kelapa tidak mengandung protein yang cukup untuk pertumbuhan, lemak esensia! (DHA, ARA) yang penting untuk perkembangan otak, vitamin dan mineral dalam proporsi yang tepat,” ujar dr. Meta.

“Kadar gula alaminya bisa terlalu tinggi untuk ginjal bayi,” lanjutnya. 

3. Santan juga tidak mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan bayi

Santan juga tidak mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan bayi
Magnific/stockking

Sama seperti air kelapa, santan bukanlah pengganti ASI maupun susu formula. Meski berasal dari kelapa dan mengandung lemak, santan tidak memiliki komposisi zat gizi yang lengkap sesuai kebutuhan bayi. 

Dr. Meta menjelaskan bahwa santan juga tidak menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang memadai untuk mendukung pertumbuhan si Kecil. 

“Santan pun tidak mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan oleh bayi,” ucap dr. Meta.

“Santan tidak mengandung karbohidrat maupun protein yang cukup untuk pertumbuhan serta vitamin dan mineral, dalam proporsi yang tepat,” sambungnya. 

4. Santan boleh diberikan saat MPASI, tetapi bukan sebagai pengganti ASI atau susu formula

Santan boleh diberikan saat MPASI, tetapi bukan sebagai pengganti ASI atau susu formula
Freepik/prostooleh

Meski tidak bisa menggantikan ASI maupun susu formula, santan tetap dapat menjadi bagian dari menu MPASI apabila diberikan sesuai usia dan dalam jumlah yang wajar. 

Santan dapat menjadi salah satu sumber lemak yang membantu memenuhi kebutuhan energi bayi. Namun, perannya hanya sebagai pelengkap makanan, bukan sebagai minuman utama atau pengganti susu.

“Santan boleh diberikan pada bayi saat MPASI, sebagai sumber lemak dan bukan menggantikan ASl/susu formula,” pungkasnya. 

Jadi, santan atau air kelapa tidak bisa menggantikan susu formula, ya! Mama sebaiknya tetap mengutamakan ASI atau susu formula sebagai sumber nutrisi utama si Kecil.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara

Related Articles

See More