Mandi menjadi salah satu rutinitas penting untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan bayi. Selain membersihkan keringat dan kotoran yang menempel di kulit, waktu mandi juga bisa menjadi momen menyenangkan bagi Mama dan si Kecil untuk berinteraksi.
Bayi Boleh Mandi 2 Kali Sehari Mulai Usia Berapa? Ini Penjelasannya

- Mandi pertama bayi baru lahir sebaiknya ditunda minimal 24 jam. Selama tali pusat belum lepas, gunakan metode mandi spons; bak mandi dapat digunakan setelahnya.
- AAP menyebut mandi sekitar tiga kali seminggu cukup bila area penting dibersihkan setiap hari. Saat bayi makin besar dan aktif, frekuensi mandi dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan.
- Jika mandi dua kali sehari, gunakan air hangat serta sabun dan sampo bayi. Pilih saat bayi tenang, hindari setelah menyusu, dan batasi mandi 5–10 menit.
Kondisi ini bisa membuat Mama bertanya-tanya kapan bayi boleh dimandikan dua kali dalam sehari. Namun, kebutuhan mandi bayi sebenarnya tidak selalu sama seperti orang dewasa karena kondisi kulitnya masih sensitif dan membutuhkan perawatan yang lebih lembut.
Lantas, bayi boleh mandi 2 kali sehar mulai usia berapa? Yuk, simak informasi selengkapnya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini, Ma!
1. Kapan bayi baru lahir boleh dimandikan?

Pexels.com/RDNE Stock project Bayi baru lahir tidak disarankan langsung dimandikan. Menurut rekomendasi World Health Organization (WHO), mandi pertama bayi sebaiknya ditunda hingga setidaknya 24 jam setelah lahir.
Menunda waktu mandi pertama diyakini dapat memberikan sejumlah manfaat, seperti mendukung proses bonding antara Mama dan si Kecil serta membantu kelancaran pemberian ASI.
Selain itu, menunda mandi pertama juga dapat membantu mencegah bayi mengalami hipotermia atau penurunan suhu tubuh dan hipoglikemia atau kadar gula darah rendah.
Selama tali pusat belum lepas, Mama juga disarankan memandikan si Kecil dengan metode sponge bath atau mandi menggunakan spons. Biasanya, tali pusat akan lepas dalam waktu sekitar 3–4 minggu setelah kelahiran, kemudian bayi dapat mulai dimandikan menggunakan bak mandi bayi.
2. Sejak usia berapa bayi boleh mandi 2 kali sehari?

Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), memandikan bayi sekitar tiga kali seminggu sudah cukup, selama Mama tetap membersihkan area wajah, leher, tangan, dan area popok setiap hari.
Namun, seiring bertambahnya usia, si Kecil biasanya mulai lebih aktif bergerak sehingga tubuhnya lebih mudah berkeringat dan kotor.
Scott Grant, dokter anak dari Children's Hospital of Michigan, menyebutkan bahwa bayi yang semakin besar dan aktif sudah boleh dimandikan lebih sering sesuai kebutuhannya.
"Ketika bayi semakin besar dan mulai lebih aktif bergerak, frekuensi mandinya dapat ditingkatkan," ujar Scott Grant, dikutip dari Parents.
Saat bayi berusia 6 bulan, Mama juga sudah dapat mulai memandikannya pada malam hari sebagai bagian dari rutinitas sebelum tidur.
Jika ingin memandikan si Kecil dua kali sehari, pastikan menggunakan air hangat serta sabun dan sampo khusus bayi agar kulitnya tetap terjaga dan tidak mudah mengalami iritasi.
3. Waktu yang tepat untuk memandikan bayi

Pexels.com/RDNE Stock project Tidak ada waktu khusus yang dianggap paling tepat untuk memandikan bayi baru lahir. Mama bisa memilih pagi atau sore hari, asalkan si Kecil sedang tenang, tidak lapar, dan tidak mengantuk.
Mandi pagi dapat dilakukan setelah si Kecil bangun dan sedang dalam suasana hati yang baik. Sementara itu, mandi sore bisa menjadi bagian dari rutinitas sebelum tidur, selama bayi belum terlalu mengantuk.
Hindari memandikan si Kecil tepat setelah menyusu karena perut yang masih penuh dapat membuatnya merasa tidak nyaman. Sebaiknya, pilih waktu ketika Mama sedang senggang sehingga bisa lebih fokus dan tidak terburu-buru saat memandikan si Kecil.
4. Cara memandikan bayi yang benar dan aman

Magnific/rawpixel.com Memandikan bayi membutuhkan perhatian ekstra karena tubuh dan kulitnya masih sensitif. Agar proses mandi tetap aman dan nyaman, Mama dapat mengikuti beberapa langkah berikut:
Pilih waktu mandi yang tepat
Hindari memandikan si Kecil sesaat setelah menyusu, ketika sedang lapar, atau mengantuk. Sebaiknya pilih waktu saat bayi dalam kondisi tenang dan tidak terburu-buru.
Siapkan perlengkapan mandi
Sediakan bak mandi bayi, air hangat, sabun khusus bayi, handuk, pakaian, dan popok. Letakkan semua perlengkapan di tempat yang mudah dijangkau agar Mama tidak perlu meninggalkan si Kecil selama proses mandi.
Pastikan suhu dan jumlah air sesuai
Isi bak dengan air hangat suam-suam kuku, sekitar 32°C, dengan ketinggian kurang lebih 7 cm. Cek terlebih dahulu suhu air menggunakan bagian dalam pergelangan tangan atau siku untuk memastikan air tidak terlalu panas.
Bersihkan mata bayi terlebih dahulu
Sebelum melepas pakaian, bersihkan mata si Kecil menggunakan kapas yang sudah dibasahi air hangat. Usap perlahan dari bagian dalam mata ke arah luar.
Masukkan bayi ke dalam bak dengan aman
Topang kepala dan bahu si Kecil menggunakan satu lengan, sementara tangan lainnya menopang tubuhnya. Masukkan bayi secara perlahan ke dalam bak dan pastikan posisi kepala tetap berada di atas permukaan air.
Bersihkan tubuh bayi secara perlahan
Gunakan sabun dan air hangat untuk membersihkan tubuh si Kecil, mulai dari kepala, wajah, leher, badan, hingga area kemaluan dan bokong. Batasi waktu mandi sekitar 5–10 menit.
Segera keringkan setelah mandi
Setelah selesai, angkat si Kecil dari bak dan langsung bungkus dengan handuk bersih dan kering. Keringkan tubuhnya di tempat yang datar dan aman untuk mencegah risiko terjatuh.
Kenakan pakaian dan popok
Setelah tubuhnya benar-benar kering, segera pakaikan popok dan baju agar si Kecil tetap hangat. Penggunaan minyak atau losion sebaiknya dilakukan jika bayi sudah berusia lebih dari 1 bulan.
Nah, itu dia informasi mengenai kapan bayi boleh mandi 2 kali sehari. Semoga penjelasan ini bisa membantu Mama menentukan rutinitas mandi yang nyaman dan sesuai untuk si Kecil, ya, Ma!




















