Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kapan Bayi Mulai Menoleh saat Namanya Dipanggil? Ini Tahapannya

Kapan Bayi Mulai Menoleh saat Namanya Dipanggil? Ini Tahapannya
Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI
  • Bayi umumnya mulai mengenali namanya pada usia 4–9 bulan; respons yang lebih konsisten, seperti menoleh atau mengarahkan pandangan, biasanya terlihat pada usia 7–9 bulan.
  • Kemampuan memahami nama berkembang lebih dulu daripada mengucapkannya. Bayi biasanya baru mampu menyebut nama sendiri atau orang lain pada kisaran usia 18–24 bulan.
  • Orangtua dapat mendukung pengenalan nama lewat interaksi hangat, sering menyebut nama, mengajak bicara, dan membacakan buku; bila tidak merespons suara, konsultasikan ke dokter anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setiap orangtua tentu merasa senang saat melihat si Kecil mulai menunjukkan berbagai respons ketika diajak berinteraksi. Seiring bertambahnya usia, bayi akan semakin peka terhadap suara dan mulai mengenali hal-hal yang sering didengarnya sehari-hari. 

Salah satu momen yang mungkin membuat Mama gemas adalah ketika si Kecil mulai merespons saat namanya dipanggil. Respons sederhana seperti menoleh atau mengarahkan pandangan ketika namanya disebut dapat menjadi bagian dari perkembangan kemampuan komunikasi bayi. 

Lantas, kapan bayi mulai menoleh saat namanya dipanggil? Yuk, simak informasi selengkapnya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini, Ma!

  1. 1. Kapan bayi mulai menoleh saat namanya dipanggil?

    Kapan bayi mulai menoleh saat namanya dipanggil?
    Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI

    Pada tahun pertama kehidupannya, bayi akan mengalami berbagai perkembangan, termasuk mulai mengenali namanya sendiri. Mengutip dari Healthline, kemampuan ini umumnya mulai muncul ketika bayi berusia sekitar 4–9 bulan. 

    Namun, setiap bayi memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda sehingga waktu pencapaiannya tidak selalu sama, bahkan pada bayi yang bersaudara. Sebagian bayi mungkin sudah mulai mengenali namanya sejak usia 4–6 bulan. 

    Meski begitu, sebagian besar bayi diharapkan sudah dapat menunjukkan respons yang lebih konsisten ketika namanya dipanggil pada usia 7–9 bulan. Respons tersebut dapat terlihat dari si Kecil yang menoleh, mengarahkan pandangan, atau menunjukkan perhatian saat mendengar namanya disebut.

  2. 2. Kapan bayi mulai mengucapkan namanya?

    Kapan bayi mulai menoleh saat namanya dipanggil?
    Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI

    Pada tahun pertama kehidupannya, bayi umumnya akan lebih dulu mengenali namanya sebelum mampu mengucapkannya. 

    Hal ini karena kemampuan memahami bahasa dan berbicara merupakan dua keterampilan yang berkembang melalui tahapan dan waktu yang berbeda.

    Bayi mungkin sudah dapat mengenali namanya sejak usia 4–6 bulan. Namun, kemampuan mengucapkan namanya sendiri maupun nama orang lain biasanya baru berkembang ketika ia berusia sekitar 18–24 bulan.

  3. 3. Tahapan bayi mulai mengenali namanya

    Kapan bayi mulai menoleh saat namanya dipanggil?
    Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI

    Kemampuan mengenali nama sendiri berkembang secara bertahap seiring kemampuan bahasa bayi. Berikut tahapannya:

    • Usia 0–2 bulan

    Pada usia ini, bayi masih belajar mengenali berbagai suara dan hal yang ada di lingkungan sekitarnya. Bayi lebih banyak mengamati, mendengarkan, dan menyerap informasi melalui berbagai indra. Namun, bayi belum memahami makna dari suara atau panggilan yang didengarnya.

    • Usia 3–6 bulan

    Memasuki usia ini, bayi mulai semakin mengenal dirinya sendiri dan menunjukkan perkembangan kemampuan bahasa. Bayi mulai aktif mengeluarkan suara seperti mengoceh, bergumam, serta merespons interaksi dengan tersenyum atau tertawa. Pada tahap ini, sebagian bayi juga mulai belajar mengenali namanya ketika sering dipanggil.

    • Usia 6–9 bulan

    Sekitar usia 6 bulan, sebagian bayi mulai mengenali namanya meski belum selalu merespons ketika dipanggil. Memasuki usia 9 bulan, bayi umumnya sudah lebih konsisten menoleh atau melihat ke arah Mama saat namanya disebut.

    Pada tahap ini, kemampuan bahasa lainnya juga mulai berkembang dengan lebih pesat. Bayi mungkin mulai menunjukkan beberapa kemampuan komunikasi, seperti:

    1. Melambaikan tangan

    2. Menunjuk sesuatu

    3. Bertepuk tangan

    4. Meniru intonasi suara Mama

    5. Menggunakan suara untuk mengekspresikan emosi, seperti menggeram saat marah atau menjerit kecil ketika senang

    Bayi juga mulai mengeluarkan bunyi yang menyerupai kata-kata, meskipun belum memahami arti dari bunyi yang diucapkannya.

  4. 4. Cara membantu bayi untuk mengenali namanya

    Kapan bayi mulai menoleh saat namanya dipanggil?
    Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI

    Orangtua memiliki peran penting dalam membantu bayi mengenali namanya sekaligus mendukung perkembangan kemampuan bahasanya. 

    Mengutip dari Cleveland Clinic, interaksi yang hangat dan responsif terhadap kebutuhan bayi dapat membantu mendukung proses tumbuh kembangnya.

    Berikut beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk membantu bayi mengenali namanya:

    • Sering menyebut nama bayi

    Biasakan menyebut nama bayi ketika Mama mengajaknya berbicara atau berinteraksi. Semakin sering mendengarnya, bayi akan perlahan memahami bahwa nama tersebut merujuk pada dirinya. 

    Kebiasaan sederhana ini juga dapat membantu mendukung perkembangan kemampuan bahasanya.

    • Berbicara dengan nada lembut

    Ajak bayi berbicara sambil tersenyum menggunakan suara yang tenang dan lembut. Cara ini dapat membuat bayi merasa nyaman sekaligus membantu menarik perhatiannya saat berinteraksi. 

    Mama juga bisa menggunakan intonasi yang lebih tinggi dan ekspresif agar percakapan terasa lebih menarik bagi bayi.

    • Berikan perhatian dan kasih sayang

    Luangkan waktu untuk memberikan perhatian dan kasih sayang kepada bayi setiap hari. 

    Respons orangtua terhadap kebutuhan bayi dapat membantu mendukung perkembangan emosional dan komunikasinya. Interaksi yang hangat juga membuat bayi merasa aman dan nyaman untuk belajar.

    • Ajak berbicara sejak dini

    Mama dapat mulai mengajak bayi berbicara sejak hari-hari pertama kehidupannya. Sering mendengar suara dan percakapan membantu bayi mengembangkan kemampuan mendengarkan yang menjadi dasar komunikasi. 

    Gunakan kata-kata sederhana dengan intonasi yang jelas dan ekspresif saat berbicara dengannya.

    • Mulai membacakan buku

    Membacakan buku dapat dilakukan sejak bayi masih kecil meskipun ia belum memahami isi ceritanya. 

    Aktivitas ini membantu bayi terbiasa mendengar berbagai kata dan suara. Selain mendukung perkembangan bahasa, membaca bersama juga dapat menjadi momen untuk membangun kedekatan dengan Mama.

    • Perhatikan kemampuan mendengar bayi

    Bayi dengan pendengaran yang berkembang secara normal biasanya akan terkejut ketika mendengar suara keras dan perlahan mengenali suara orangtuanya. 

    Mama tetap perlu memperhatikan respons bayi terhadap suara meskipun pemeriksaan pendengaran biasanya sudah dilakukan setelah lahir. 

    Jika bayi tidak menunjukkan respons terhadap suara atau belum mengenali suara Mama, konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

    Nah, itu dia rangkuman informasi mengenai kapan bayi mulai menoleh saat namanya dipanggil. Semoga informasinya dapat membantu, ya, Ma.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More