Mama Harus Waspada! Ini 5 Gejala Penyakit Kuning pada Bayi

Saat warna matanya kuning dan sayu, segeralah bawa anak ke dokter

6 Juni 2019

Mama Harus Waspada Ini 5 Gejala Penyakit Kuning Bayi
Freepik/Chevanon

Apakah Mama pernah mendengar penyakit kuning?

Sementara penyakit kuning atau dikenal dengan jaundice merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya perubahan pada warna kulit, bagian putih pada mata, dan lidah.

Penyakit kuning terjadi karena kondisi tingginya kadar bilirubin dalam tubuh dan bisa menyerang siapa saja, termasuk bayi.

Menurut situs medicalnewstoday, penyakit kuning pada bayi tidak boleh disepelekan sebab bisa menyebabkan kernicterus atau kerusakan otak. Pengobatan harus segera dilakukan dengan fototerapi atau transfusi darah. 

Oleh karena itu, jangan disepelekan. Orangtua harus pelajari 5 gejala penyakit kuning pada anak yang sudah dirangkum oleh Popmama.com.

1. Demam

1. Demam
Freepik/xb100

Gejala penyakit kuningan yang pertama ialah demam.

Sementara demam dengan suhu di atas normal yang disertai menggigil memang merupakan gejala berbagai jenis penyakit kuning.

Jika si Kecil memerlihatkan gejala seperti demam tinggi maka segera membawanya ke dokter agar bisa diambil tindakan yang tepat.

Editors' Picks

2. Mata menguning

2. Mata menguning
Freepik/shangarey

Dalam beberapa kasus, penyakit kuning bisa menjadi gejala dari penyakit tertentu. 

Sementara gejala lain dari penyakit kuning pada anak yakni dapat dilihat dari wajahnya. Bayi akan mengalami kulit yang terlihat berwana hijau kekuningan dan bagian putih dari mata bayi pun juga ikut tampak kuning.

Tapi gejala ini bisa sulit terdeteksi pada bayi yang punya kulit warna agak gelap, sehingga banyak orangtua menganggap hal tersebut sebagai tanda kulit pucat karena anemia.

3. Muntah

3. Muntah
Pexels/Rawpixel

Penyakit kuning terbilang salah satu penyakit yang sering menyerang anak-anak. Penyebabnya pun bermacam-macam seperti infeksi, masalah empedu dan pankreas.

Seperti halnya warna mata yang menguning, muntah juga bisa menjadi gejala dari penyakit kuning.

Namun jika si Kecil mengalami muntah-muntah disertai dengan buang air kecil berwarna kuning, kemungkinan besar itu merupakan gejala penyakit kuning.

Oleh karenanya segera konsultasikan si Kecil ke dokter.

4. Sakit perut

4. Sakit perut
Unplash/Tim Bish

Apabila anak mengalami sakit perut di bagian kanannya tepat di bawah tulang rusuk, pertanda ia mengalami penyakit kuning.

Itu karena ada kerusakan sel hati atau batu empedu pada tubuhnya atau disebabkan hal lain, contohnya seperti infeksi, kekurangan enzim hingga masalah pada sistem pencernaannya.

Mama pun bisa memberinya wheatgrass yang merupakan sejenis rumput hijau dan mengandung asam klorofil tinggi, vitamin, enzim serta asam amino. Wheatgrass sangat baik bagi kesehatan yang mampu meningkatkan kemampuan hati untuk membuang kelebihan bilirubin dari dalam tubuh anak.

Campurkan sekitar 20 tetes jus wheatgrass ke dalam ASI perah yang telah disimpan ke dalam botol.

5. Urine berwarna kuning

5. Urine berwarna kuning
Pexels/Pixabay

Beberapa orangtua sering mengabaikan gejala ini, yakni warna pada urine anak. Biasanya Mama menganggap urine berwarna kuning tua kerap diidentifikasi sebagai tanda ia sedang mengalami dehidrasi.

Padahal perubahan warna urine menjadi kuning tua disebabkan oleh penurunan asupan air yang akhirnya berkonsentrasi pada urine.

Jika urine pada sang anak berwarna terlalu kuning dan tak kunjung hilang, sementara asupan cairannya cukup baik bisa jadi hal tersebut merupakan tanda penyakit kuning.

Itulah kelima penjelasan mengenai gejala penyakit kuning yang kerap disepelekan. Mulai sekarang perhatikan dan waspadai gejalanya, ya.

Baca juga: Seluk Beluk Fototerapi, Terapi untuk Bayi Kuning

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.