Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Berapa Kadar Bilirubin Normal pada Bayi Baru Lahir? Cek Selengkapnya
Pexels/Vidal Balierlo Jr.
  • Bilirubin merupakan zat sisa pemecahan sel darah merah yang diproses hati dan dikeluarkan melalui empedu serta usus.

  • Kadar bilirubin bayi baru lahir umumnya meningkat pada 24–72 jam pertama: kurang dari 6 mg/dL hari pertama, kurang dari 10 mg/dL hari kedua, lalu puncak 12–15 mg/dL pada hari ketiga hingga kelima.

  • Bilirubin tinggi dapat menyebabkan kulit dan mata menguning; ASI 8–12 kali sehari membantu mengeluarkan bilirubin melalui BAB, sementara kulit kuning bayi dapat ditangani dengan fototerapi, IVIG, atau transfusi tukar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kadar bilirubin bayi baru lahir dapat meningkat dan memicu penyakit kuning, ditandai kulit serta bagian putih mata menguning.
  • Who?
    Bayi baru lahir, terutama pada 24–72 jam pertama, dapat mengalami peningkatan kadar bilirubin karena fungsi hati belum matang.
  • Where?
    Bilirubin diproses di hati dan dikeluarkan bersama empedu melalui usus serta buang air besar.
  • When?
    Penyakit kuning umumnya muncul pada hari pertama hingga ketiga setelah kelahiran dan biasanya membaik sekitar dua minggu kemudian.
  • Why?
    Bilirubin terbentuk dari pemecahan sel darah merah tua, sementara hati bayi belum mampu mengolah zat tersebut secara optimal.
  • How?
    Pemberian ASI 8–12 kali sehari membantu pengeluaran bilirubin. Bila kadarnya sangat tinggi atau tidak turun, dokter dapat memberikan fototerapi, IVIG, atau transfusi tukar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi baru lahir bisa punya kulit kuning karena bilirubin naik. Ini sering terjadi saat umur 1 sampai 3 hari, karena hati bayi belum siap bekerja penuh. Biasanya membaik dalam 2 minggu. Bayi perlu minum ASI 8 sampai 12 kali sehari. Kalau kuningnya sangat tinggi atau tidak turun, dokter bisa memberi perawatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Melihat kulit si Kecil tiba-tiba menguning setelah lahir tentu bisa bikin Mama khawatir. Kondisi ini sering berkaitan dengan meningkatnya kadar bilirubin pada bayi baru lahir (newborn) yang memang umum terjadi.

Mengenai hal itu, Mama mungkin memiliki pertanyaan tersendiri terkait sebenarnya berapa kadar bilirubin normal pada bayi baru lahir?

Simak penjelasannya dalam artikel Popmama.com tentang berapa kadar bilirubin normal pada bayi baru lahir berikut ini.

Apa Itu Bilirubin?

Pexels/Gabi Oricco

Sebelum mengetahui berapa kadar bilirubin normal pada bayi baru lahir, sebaiknya kenali terlebih dahulu apa itu bilirubin.

Dilansir dari Cleveland Clinic, bilirubin adalah zat sisa dari pemecahan sel darah merah yang sudah tua.

Setelah sel darah merah selesai menjalankan fungsinya, sel tersebut akan diuraikan dan bilirubin dibawa ke hati untuk diproses.

Selanjutnya, bilirubin dikeluarkan bersama cairan empedu melalui usus. Zat inilah yang memberikan warna kuning pada empedu sekaligus warna cokelat pada feses.

Berapa Kadar Bilirubin Normal pada Bayi Baru Lahir?

Pexels/Tom Fisk

Kadar bilirubin yang meningkat pada bayi baru lahir sebenarnya cukup umum terjadi, terutama pada 24-72 jam pertama setelah bayi lahir.

Meski begitu, tidak perlu khawatir berlebih sebab kondisi ini biasanya hanya berlangsung sementara.

Melansir dari Vinmec, berikut kisaran kadar bilirubin yang masih dianggap kadar normal berdasarkan usia bayi baru lahir:

  • Hari pertama (usia 0-24 jam): kurang dari 6 mg/dL

  • Hari kedua (usia 24-48 jam): kurang dari 10 mg/dL

  • Hari ketiga sampai kelima: 12-15 mg/dL (puncak)

Memasuki hari ketujuh pasca lahir, kadar bilirubin bayi berangsur turun mencapai kadar ideal atau normal, yakni pada kadar kurang dari 10 mg/dL.

Apa yang Terjadi Jika Kadar Bilirubin Bayi di atas Kadar Normal?

Pexels/Luis Becerra Fotógrafo

Melansir dari Healthline, kadar bilirubin yang tinggi pada bayi baru lahir biasanya menyebabkan penyakit kuning (jaundice), yang ditandai dengan kulit dan bagian putih mata yang menguning.

Kondisi ini cukup umum karena hati bayi belum matang untuk mengolah bilirubin secara optimal.

Umumnya, penyakit kuning mulai muncul pada hari pertama hingga ketiga setelah lahir dan akan membaik dalam sekitar 2 minggu.

Salah satu cara mengatasi hal ini adalah dengan memberikan ASI sekitar 8–12 kali sehari untuk membantu mengeluarkan bilirubin melalui buang air besar.

Jika kadar bilirubin sangat tinggi, atau tidak kunjung menurun, dokter mungkin perlu memberikan penanganan seperti fototerapi, IVIG (Intravenous Immunoglobulin Treatment), atau transfusi tukar (exchange transfusion).

Itulah penjelasan tentang berapa kadar bilirubin normal pada bayi baru lahir. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Mama untuk memahami kadar bilirubin pada bayi baru lahir, ya, Ma.

Curated For You

Editorial Team

Related Article