Melihat kulit si Kecil tiba-tiba menguning setelah lahir tentu bisa bikin Mama khawatir. Kondisi ini sering berkaitan dengan meningkatnya kadar bilirubin pada bayi baru lahir (newborn) yang memang umum terjadi.
Berapa Kadar Bilirubin Normal pada Bayi Baru Lahir? Cek Selengkapnya

Bilirubin merupakan zat sisa pemecahan sel darah merah yang diproses hati dan dikeluarkan melalui empedu serta usus.
Kadar bilirubin bayi baru lahir umumnya meningkat pada 24–72 jam pertama: kurang dari 6 mg/dL hari pertama, kurang dari 10 mg/dL hari kedua, lalu puncak 12–15 mg/dL pada hari ketiga hingga kelima.
Bilirubin tinggi dapat menyebabkan kulit dan mata menguning; ASI 8–12 kali sehari membantu mengeluarkan bilirubin melalui BAB, sementara kulit kuning bayi dapat ditangani dengan fototerapi, IVIG, atau transfusi tukar.
Mengenai hal itu, Mama mungkin memiliki pertanyaan tersendiri terkait sebenarnya berapa kadar bilirubin normal pada bayi baru lahir?
Simak penjelasannya dalam artikel Popmama.com tentang berapa kadar bilirubin normal pada bayi baru lahir berikut ini.
Table of Content
Apa Itu Bilirubin?

Pexels/Gabi Oricco Sebelum mengetahui berapa kadar bilirubin normal pada bayi baru lahir, sebaiknya kenali terlebih dahulu apa itu bilirubin.
Dilansir dari Cleveland Clinic, bilirubin adalah zat sisa dari pemecahan sel darah merah yang sudah tua.
Setelah sel darah merah selesai menjalankan fungsinya, sel tersebut akan diuraikan dan bilirubin dibawa ke hati untuk diproses.
Selanjutnya, bilirubin dikeluarkan bersama cairan empedu melalui usus. Zat inilah yang memberikan warna kuning pada empedu sekaligus warna cokelat pada feses.
Berapa Kadar Bilirubin Normal pada Bayi Baru Lahir?

Pexels/Tom Fisk Kadar bilirubin yang meningkat pada bayi baru lahir sebenarnya cukup umum terjadi, terutama pada 24-72 jam pertama setelah bayi lahir.
Meski begitu, tidak perlu khawatir berlebih sebab kondisi ini biasanya hanya berlangsung sementara.
Melansir dari Vinmec, berikut kisaran kadar bilirubin yang masih dianggap kadar normal berdasarkan usia bayi baru lahir:
Hari pertama (usia 0-24 jam): kurang dari 6 mg/dL
Hari kedua (usia 24-48 jam): kurang dari 10 mg/dL
Hari ketiga sampai kelima: 12-15 mg/dL (puncak)
Memasuki hari ketujuh pasca lahir, kadar bilirubin bayi berangsur turun mencapai kadar ideal atau normal, yakni pada kadar kurang dari 10 mg/dL.
Apa yang Terjadi Jika Kadar Bilirubin Bayi di atas Kadar Normal?

Pexels/Luis Becerra Fotógrafo Melansir dari Healthline, kadar bilirubin yang tinggi pada bayi baru lahir biasanya menyebabkan penyakit kuning (jaundice), yang ditandai dengan kulit dan bagian putih mata yang menguning.
Kondisi ini cukup umum karena hati bayi belum matang untuk mengolah bilirubin secara optimal.
Umumnya, penyakit kuning mulai muncul pada hari pertama hingga ketiga setelah lahir dan akan membaik dalam sekitar 2 minggu.
Salah satu cara mengatasi hal ini adalah dengan memberikan ASI sekitar 8–12 kali sehari untuk membantu mengeluarkan bilirubin melalui buang air besar.
Jika kadar bilirubin sangat tinggi, atau tidak kunjung menurun, dokter mungkin perlu memberikan penanganan seperti fototerapi, IVIG (Intravenous Immunoglobulin Treatment), atau transfusi tukar (exchange transfusion).
Itulah penjelasan tentang berapa kadar bilirubin normal pada bayi baru lahir. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Mama untuk memahami kadar bilirubin pada bayi baru lahir, ya, Ma.





















