Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Berbahayakah Lesung Sakral pada Pantat Bayi? Ini Penjelasannya!
Instagram.com/dr_hooda13
  • Lesung sakral adalah lekukan bawaan di punggung bawah bayi, biasanya tepat di atas lipatan pantat, dan sebagian besar tidak berbahaya serta tidak memerlukan pengobatan.

  • Lesung yang besar atau disertai rambut berlebih, skin tag, benjolan, atau perubahan warna kulit perlu diperiksakan karena dapat terkait kelainan tulang belakang.

  • Dalam kasus jarang, lesung sakral berkaitan dengan spina bifida occulta atau tethered cord syndrome; dokter dapat menyarankan pemeriksaan pencitraan berdasarkan bentuk dan tanda penyertanya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Lesung sakral adalah lekukan kecil pada kulit punggung bawah bayi, biasanya tepat di atas lipatan pantat. Sebagian besar tidak berbahaya, tetapi sebagian dapat berkaitan dengan kelainan tulang belakang atau sumsum tulang belakang.
  • Who?
    Bayi yang memiliki lesung sakral, serta dokter yang menilai bentuk lekukan dan tanda penyerta untuk menentukan kebutuhan pemeriksaan lanjutan.
  • Where?
    Lesung sakral terlihat pada kulit punggung bawah bayi, umumnya tepat di atas lipatan antara kedua pantat.
  • When?
    Kondisi ini sudah ada sejak bayi lahir dan dapat terlihat saat bayi dimandikan, diganti popok, atau diganti pakaian.
  • Why?
    Penyebab pasti lesung sakral hingga saat ini masih belum diketahui. Kondisi ini merupakan kelainan bawaan dan dapat ditemukan pada bayi sehat tanpa masalah kesehatan lain.
  • How?
    Dokter dapat melakukan pemeriksaan pencitraan bila lesung besar atau disertai gumpalan rambut, skin tag, benjolan, atau perubahan warna kulit. Penanganan disesuaikan dengan kelainan yang ditemukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kadang bayi punya cekungan kecil di punggung bawah, dekat lipatan pantat. Ini namanya lesung sakral. Biasanya tidak bahaya dan tidak perlu diobati. Tapi kalau cekungannya besar, ada banyak rambut, benjolan, atau warna kulit berubah, bayi perlu dibawa ke dokter. Dokter akan melihat apakah tulang belakang bayi baik-baik saja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat mengganti pakaian si Kecil, Mama mungkin menyadari adanya lekukan kecil pada kulit punggung bawahnya, tepat di atas lipatan pantat. Lekukan ini disebut sacral dimple atau lesung sakral.

Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, pada beberapa kasus, lesung sakral bisa menjadi tanda adanya masalah pada tulang belakang atau sumsum tulang belakang.

Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk, simak penjelasan mengenai berbahayakah lesung sakral pada pantat bayi yang telah Popmama.com rangkum dari Mayo Clinic!

1. Berbahayakah lesung sakral pada bayi?

Magnific/onlyyouqj

Lesung sakral adalah lekukan kecil pada kulit punggung bawah yang sudah ada sejak bayi lahir. Biasanya, lekukan ini terletak tepat di atas lipatan pantat.

Sebagian besar lesung sakral tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan. Namun, lesung yang berukuran besar atau disertai gumpalan rambut, skin tag, benjolan, maupun perubahan warna kulit bisa menjadi tanda adanya kelainan pada tulang belakang.

Jika menemukan tanda tersebut, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan pencitraan untuk memastikan kondisi tulang belakang bayi. Penanganan selanjutnya akan disesuaikan dengan jenis kelainan yang ditemukan.

2. Seperti apa ciri-ciri lesung sakral pada bayi?

Magnific/pvproductions

Lesung sakral umumnya terlihat sebagai cekungan kecil pada permukaan kulit punggung bagian bawah. Letaknya biasanya tepat di atas lipatan antara kedua pantat bayi.

Kondisi ini sudah ada sejak lahir sehingga dapat terlihat ketika Mama memandikan atau mengganti popok si Kecil.

Meski demikian, tidak semua lesung sakral memiliki tampilan yang sama. Mama perlu memperhatikan ukuran, lokasi, serta kondisi kulit di sekitarnya.

Jika lekukan tampak besar atau disertai rambut yang tumbuh berlebihan, benjolan, skin tag, maupun perubahan warna kulit, sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

3. Apa penyebab lesung sakral pada bayi?

Magnific/krakenimages.com

Hingga kini, penyebab pasti lesung sakral belum diketahui. Kondisi ini termasuk kelainan bawaan atau kongenital, yang berarti sudah ada sejak bayi dilahirkan.

Lesung sakral dapat ditemukan pada bayi yang sehat tanpa disertai masalah kesehatan lainnya. Oleh karena itu, keberadaan lekukan ini saja tidak selalu menandakan adanya kelainan pada tulang belakang.

Meski begitu, pemeriksaan dokter tetap diperlukan apabila lesung sakral disertai tanda-tanda lain yang mencurigakan.

4. Apa faktor risiko lesung sakral pada bayi?

Magnific/rawpixel.com

Lesung sakral dapat ditemukan pada bayi yang sehat. Namun, dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat berkaitan dengan kelainan bawaan pada sumsum tulang belakang, seperti tethered cord syndrome.

Tethered cord syndrome terjadi ketika jaringan yang melekat pada sumsum tulang belakang membatasi pergerakannya di dalam saluran tulang belakang. Gejala yang muncul bergantung pada tingkat keparahannya.

Untuk menentukan apakah bayi memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, dokter akan menilai bentuk lesung sakral dan tanda lain yang menyertainya.

5. Apa komplikasi yang dapat berkaitan dengan lesung sakral?

Magnific/pvproductions

Meskipun jarang terjadi, lesung sakral dapat berkaitan dengan kelainan serius pada tulang belakang atau sumsum tulang belakang. Dua kondisi yang perlu diketahui, antara lain:

  • Spina bifida occulta. Ini merupakan bentuk spina bifida yang ringan, ketika tulang belakang tidak menutup dengan sempurna di sekitar sumsum tulang belakang, tetapi sumsum tulang belakang tetap berada di dalam salurannya. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini tidak menimbulkan gejala dan tidak memerlukan pengobatan.

  • Tethered cord syndrome. Kondisi ini terjadi ketika jaringan yang melekat pada sumsum tulang belakang membatasi pergerakannya. Gejala yang dapat muncul meliputi kelemahan atau mati rasa pada kaki, serta gangguan dalam mengendalikan buang air kecil maupun buang air besar.

Risiko kelainan tersebut dapat meningkat apabila lesung sakral disertai tanda lain di sekitarnya, seperti gumpalan rambut, skin tag, benjolan, atau perubahan warna kulit tertentu.

Itulah penjelasan mengenai berbahayakah lesung sakral pada pantat bayi. Jika lesung tampak besar atau disertai tanda-tanda yang tidak biasa, jangan ragu untuk membawa si Kecil ke dokter ya, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article