Jangan Salah Langkah Ma! Ini 5 Cara Merawat Kulit Newborn Baby

Harus ekstra hati-hati

20 Mei 2021

Jangan Salah Langkah Ma Ini 5 Cara Merawat Kulit Newborn Baby
Shutterstock/narikan

Melahirkan dan merawat buah hati yang baru lahir bukan perkara yang mudah ya, Ma. Popmama.com paham banget apa yang dirasakan Mama. Selain Mama yang masih membutuhkan perawatan pasca melahirkan, si Kecil juga butuh perawatan khusus lho, Ma.

Terutama untuk kulitnya yang masih sensitif. Agar Mama nggak salah langkah, simak dulu cara merawat kulit bayi yang baru lahir berikut ini. Baca sampai akhir ya, Ma!

1. Rawat bagian kulit kepala bayi

1. Rawat bagian kulit kepala bayi
Shutterstock/A3pfamily

Hal pertama yang perlu Mama ketahui adalah daerah kulit kepala bayi. Saat baru lahir, biasanya kulit kepala bayi terlihat seperti mengelupas dan kering. Pada kondisi tertentu, kulit kepala bayi bisa dipenuhi oleh bercak kulit yang mulai mengeras seperti sisik kekuningan, tebal dan berminyak.

Tapi tenang Ma, ini nggak berbahaya kok, sebab biasanya akan hilang dalam beberapa bulan. Mama bisa terus mencuci rambut dan memijat kepalanya untuk membersihkan kulit yang mengelupas dengan sampo khusus bayi yang lembut. Setelah itu, jangan lupa untuk bilas dengan air bersih ya.

2. Melindungi bayi dari paparan sinar matahari langsung

2. Melindungi bayi dari paparan sinar matahari langsung
Shutterstock/Odua Images

Dilansir dari Harvard Medical School, memang sinar matahari sangat baik untuk tubuh manusia dan ini juga berlaku bagi bayi yang baru lahir. Soalnya, sinar ultraviolet dari matahari dapat memberikan vitamin D untuk kesehatan tulang, gigi, dan sistem imun bayi.  

Tapi, menjemur bayi di bawah sinar matahari secara langsung tentu nggak disarankan, apalagi mengingat kulit sang bayi yang masih sensitif. Mama perlu perhatikan beberapa hal berikut, mulai dari menjemur bayi dengan menggunakan pakaian, serta nggak membiarkan si Kecil menatap langsung sinar matahari. 

Untuk durasinya pun jangan terlalu lama, cukup 10-15 menit per hari dan waktu yang paling tepat adalah sebelum jam 10 pagi. Jika diatas jam 10, kadar ultraviolet sudah terlalu tinggi dan justru membuat kulit bayi bisa saja terbakar.

Editors' Picks

3. Jaga kelembapan kulit bayi

3. Jaga kelembapan kulit bayi
Shutterstock/JakawanTH

Ini nih nggak boleh dilewatkan Mama, soalnya menjaga kulit bayi tetap lembab adalah kunci kesehatan kulit bayi. Mama bisa menggunakan sabun cair yang lembut dan pelembap setelah mandi. Sebagai rekomendasi, Mama bisa lho gunakan Cussons Baby Newborn Hair & Body Wash untuk si Kecil. Sebab, memiliki kandungan bahan pilihan yang lembut dan cocok untuk membersihkan rambut dan badan bayi baru lahir.

Jangan Salah Langkah Ma Ini 5 Cara Merawat Kulit Newborn Baby
Instagram/cussonsbabyid

Kandungannya pun bermacam-macam, seperti minyak zaitun organik, minyak chamomile alami, dan air murni. Oh ya, Cussons Baby Newborn Hair & Body Wash ini juga sudah teruji secara hypoallergenic dengan pH seimbang dan nggak mengandung sabun dan juga pewarna sama sekali. Jadi, bisa kasih 10 kali kelembapan pada bayi dan tentunya lembut di mata, Ma! Produk ini hadir dengan tiga ukuran kemasan lho, yakni 100ml, 200ml dan 400ml. Jadi, Mama bisa dapatkan sesuai dengan kebutuhan Mama.    

4. Cegah terjadinya ruam akibat pemakaian popok

4. Cegah terjadi ruam akibat pemakaian popok
Shutterstock/FotoDuets

Ini sering kali terjadi pada bayi, apalagi popok bisa menyebabkan ruam di sela-sela kakinya. Untuk mencegahnya, Mama disarankan langsung mengganti popok ketika sudah basah atau kotor karena si Kecil buang air besar atau kecil. 

Sebelum menggunakan popok yang baru, Mama perlu bersihkan terlebih dahulu area yang terkena popok. Bisa menggunakan sabun Cussons Baby Newborn Hair & Body Wash serta membilasnya dengan air bersih. Pastikan kulitnya sudah kering sebelum dipakaikan popok baru ya, Ma!    

5. Pilih deterjen khusus bayi untuk mencuci pakaiannya

5. Pilih deterjen khusus bayi mencuci pakaiannya
Shutterstock/Margarita0192

Ini jarang diketahui oleh Mama. Untuk mencuci pakaiannya Mama tak bisa mencampurkan dengan pakaian Mama atau keluarga. Sebab, kulit bayi masih sensitif dengan bahan-bahan yang ada pada deterjen pada umumnya. Oleh karena itu, Mama perlu menggunakan deterjen khusus bayi. Sebaiknya memilih deterjen yang tidak mengandung wewangian dan pewarna karena dapat mempengaruhi kulit bayi. 

Merawat kulit bayi baru lahir memang perlu kehati-hatian yang ekstra. Mama bisa terapkan cara-cara di atas untuk membantu menjaga kulit bayi. Jika masih ada gejala iritasi kulit, sebaiknya Mama periksakan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang aman. (WEB)

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.