Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Menyimpan Kenangan si Kecil agar Tidak Terlupakan
Magnific
  • Orangtua dapat membuat buku kenangan sejak bayi lahir, berisi foto, catatan momen pertama, serta benda kecil seperti gelang rumah sakit atau potongan rambut.
  • Cetakan tangan dan kaki bayi dapat dibuat dengan perangkat tanpa tinta, disimpan pada kertas arsip, atau dibingkai sebagai dekorasi kamar.
  • Perkembangan bayi bisa diabadikan lewat foto bulanan dengan elemen konsisten dan surat pada momen penting, untuk dibaca kembali saat anak besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setiap orangtua tentu ingin mengingat masa-masa ketika si Kecil masih bayi. Apalagi, perkembangan bayi terasa begitu cepat. Baru kemarin rasanya Mama menggendongnya sebagai bayi baru lahir, tiba-tiba ia sudah mulai berguling, merangkak, hingga berjalan.

Seiring berjalannya waktu, detail kecil seperti berat tubuhnya saat digendong, bentuk jari-jarinya, hingga aroma khas tubuh bayi bisa mulai samar dalam ingatan. Oleh karena itu, menyimpan kenangan sejak awal kehidupan si Kecil bisa menjadi cara untuk mengabadikan momen-momen tersebut.

Ada berbagai cara menyimpan kenangan si Kecil agar tidak terlupakan. Berikut Popmama.com sudah mengulas lima cara yang bisa Mama coba. Yuk, disimak!

1. Buat buku kenangan untuk menyimpan momen penting si Kecil

Pexels/Cottonbro Studio

Buku kenangan bayi bisa menjadi tempat khusus untuk menyimpan berbagai cerita tentang tahun-tahun pertama kehidupan si Kecil. Mama dapat mengisinya dengan foto, catatan, hingga berbagai momen pertama yang mungkin ingin dikenang kembali.

Beberapa momen yang bisa dicatat seperti senyum pertama, makanan pertama, kata pertama, hingga langkah pertamanya. Buku kenangan juga dapat digunakan untuk menyimpan benda kecil, seperti gelang rumah sakit, potongan rambut pertama, atau kartu ulang tahun.

Mama bisa mulai mengisinya sejak si Kecil lahir. Tidak harus dilakukan sekaligus, Mama dapat menambahkan cerita dan foto secara berkala agar lebih banyak momen dari masa awal kehidupannya yang tersimpan.

2. Abadikan cetakan tangan dan kaki mungilnya

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Tangan dan kaki bayi memiliki ukuran yang sangat mungil dan akan terus berubah seiring pertumbuhannya. Salah satu cara untuk mengingat ukuran tersebut adalah membuat cetakan tangan dan kaki si Kecil.

Mama bisa menggunakan perangkat cetak tanpa tinta untuk membuat hasil cetakan dengan lebih praktis. Cetakan tersebut kemudian dapat dibuat pada kertas berkualitas arsip sehingga bisa disimpan dalam waktu lama.

Selain tangan dan kaki, Mama juga dapat menyimpan hasil cetakan tersebut sebagai bagian dari koleksi kenangan si Kecil sejak baru lahir.

3. Pajang cetakan tangan dan kaki sebagai dekorasi kamar

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Kenangan tentang si Kecil tidak selalu harus disimpan di dalam kotak. Cetakan tangan dan kakinya juga bisa dijadikan pajangan di kamar.

Mama dapat memasukkan hasil cetakan ke dalam bingkai sehingga menjadi sebuah hiasan yang siap digantung. Dengan begitu, kenangan dari masa ketika tangan dan kaki si Kecil masih mungil bisa terlihat setiap hari.

Seiring bertambahnya usia, pajangan tersebut juga dapat menunjukkan betapa kecilnya tangan dan kaki si Kecil saat masih bayi.

4. Ambil foto perkembangan si Kecil setiap bulan

Pexels/Krishna Kids Photography

Perubahan bayi pada tahun pertama bisa terlihat jelas hanya dalam waktu beberapa bulan. Oleh karena itu, Mama bisa mengabadikannya melalui foto milestone setiap bulan.

Caranya cukup sederhana. Mama dapat mengambil foto si Kecil di tempat yang sama dengan sudut dan pencahayaan yang serupa setiap bulannya. Gunakan pula satu properti yang konsisten agar rangkaian foto terlihat menyatu.

Mama bisa menggunakan kartu atau balok yang menunjukkan usia si Kecil. Pilih pula latar yang sederhana agar perhatian tetap tertuju pada bayi.

Dengan 12 foto dari bulan pertama hingga bulan ke-12, Mama dapat melihat perubahan si Kecil dalam satu rangkaian kenangan.

5. Tulis surat untuk si Kecil di setiap momen penting

Pexels/kaboompics

Tidak semua kenangan harus dibuat menggunakan foto atau perlengkapan khusus. Mama juga bisa menyimpan cerita tentang si Kecil melalui surat.

Mama dapat menulis surat pada momen-momen penting, seperti saat ia lahir, ulang tahun pertama, atau ketika memulai sekolah. Ceritakan seperti apa dirinya pada usia tertentu, bagaimana rasanya menyambut kelahirannya, serta keadaan dunia ketika ia hadir.

Mama juga bisa menuliskan harapan untuk si Kecil di masa depan. Surat-surat tersebut kemudian dapat disimpan bersama buku atau kotak kenangan sehingga bisa dibaca kembali ketika ia sudah besar.

Nah, itu tadi lima cara menyimpan kenangan si Kecil agar tak terlupakan. Mama bisa memilih cara yang paling sesuai untuk mengabadikan setiap momen kecilnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article