Kapan Bayi Mulai Mengingat Wajah dan Hal-Hal di Sekitarnya?

Bayi mulai mengenali suara Mama sejak lahir dan wajah Mama sekitar usia 3 bulan, lalu suara orangtua serta saudara yang sering berada di dekatnya.
Frekuensi pertemuan memengaruhi pengenalan wajah. Bayi dapat menunjukkan senyum dan ocehan pada orang familiar, sedangkan keluarga yang jarang ditemui mungkin diingat lebih lama.
Pada usia 9-10 bulan, bayi mulai mengingat benda, lokasi, dan tindakan tertentu, tetapi memori jangka panjang berkembang bertahap karena hippocampus belum matang hingga sekitar usia 7 tahun.
Bayi setiap hari bertemu dengan banyak hal baru, mulai dari wajah mama, suara orang-orang di rumah, hingga berbagai benda di sekitarnya. Meski begitu, kemampuan bayi untuk mengingat belum sama seperti orang dewasa. Pada awal kehidupan, bayi lebih banyak mengandalkan memori jangka pendek yang hanya bertahan selama beberapa menit.
Seiring bertambahnya usia, kemampuan mengingat si Kecil pun berkembang dengan cepat. Bayi mulai mengenali wajah dan suara yang familiar, kemudian perlahan mampu mengingat benda serta beberapa hal yang pernah mereka lihat atau alami.
Lalu, kapan bayi mulai mengingat wajah dan hal-hal di sekitarnya? Untuk mengetahui perkembangannya, berikut Popmama.com sudah merangkum penjelasannya untuk Mama.
Table of Content
Kapan Bayi Mulai Mengingat Wajah dan Hal-Hal di Sekitarnya?

Magnific Bayi baru lahir memang memiliki penglihatan yang masih kabur. Namun, mereka sudah dapat mulai mengenali wajah lebih cepat dibandingkan benda lainnya.
Memasuki usia 3 bulan, bayi sudah bisa mengenali wajah mama. Bahkan sejak lahir, bayi sudah dapat mengenali suara mama karena sudah sering mendengarnya selama berada di dalam kandungan. Tak lama kemudian, bayi juga mulai mengenali suara orangtua lainnya dan saudara yang sering berada di dekatnya.
Kemampuan mengingat tersebut terus berkembang selama tahun pertama. Pada usia 4 bulan, misalnya, bayi dapat mengingat bahwa wajah mama menghilang ketika bermain cilukba atau menyadari bahwa bola yang menggelinding sudah tidak terlihat.
Memori jangka pendek inilah yang membantu bayi mengikuti keberadaan benda di sekitarnya.
Semakin Sering Bertemu, Semakin Mudah Bayi Mengenali Wajah

Magnific Kemampuan bayi mengenali seseorang juga dipengaruhi oleh seberapa sering mereka melihat orang tersebut. Jadi, semakin sering si Kecil bertemu dengan seseorang, semakin besar kemungkinan wajahnya menjadi familiar.
Misalnya, jika bayi bertemu kakek dan nenek seminggu sekali, mereka kemungkinan mulai mengenalinya pada usia 6 hingga 9 bulan. Jika bertemu setiap hari, pengenalan tersebut bisa terjadi lebih cepat.
Mama juga bisa melihat ketika si Kecil sudah mengenali seseorang. Bayi biasanya akan tersenyum dan mengoceh ketika melihat wajah yang sudah familiar baginya.
Namun, jika kakek, nenek, atau anggota keluarga lainnya tinggal jauh dan jarang berkunjung, bayi bisa membutuhkan waktu satu hingga dua tahun untuk benar-benar mengingat mereka.
Video call secara rutin dapat membantu proses tersebut. Mama juga bisa melihat foto anggota keluarga bersama si Kecil sambil membicarakan siapa yang ada di dalam foto dan kegiatan yang pernah dilakukan bersama.
Memasuki Usia 9 Bulan, Bayi Mulai Mengingat Hal yang Lebih Spesifik

Magnific Kemampuan mengingat bayi berkembang cukup pesat pada tahun pertama kehidupannya. Memasuki usia 9 bulan, si Kecil mulai bisa mengingat informasi yang lebih spesifik.
Salah satunya adalah mengingat tempat mainannya berada di dalam rumah. Bayi juga sudah dapat mengenali benda nyata, seperti mainan, melalui sebuah gambar.
Tidak hanya mengenali benda, bayi juga mulai mampu meniru tindakan yang pernah mereka lihat hingga satu minggu sebelumnya. Kemampuan ini menunjukkan bahwa bayi yang lebih besar mulai dapat mengingat beberapa bagian dari pengalaman yang pernah mereka lihat atau alami.
Meski begitu, bayi masih belum mampu mengingat sebagian besar pengalaman yang mereka lalui.
Kapan Bayi Mulai Memiliki Memori Jangka Panjang?

Magnific Pada awal kehidupannya, bayi lebih banyak mengandalkan memori jangka pendek yang hanya bertahan selama beberapa menit. Oleh karena itu, pada usia 4 hingga 6 bulan, bayi masih hanya dapat mengingat satu hal dalam satu waktu.
Memasuki usia 10 bulan, kemampuan tersebut berkembang sehingga bayi sudah bisa mengingat beberapa hal sekaligus, meski masih dalam waktu yang singkat.
Sementara itu, memori jangka panjang membutuhkan waktu beberapa tahun untuk berkembang. Hippocampus, yaitu bagian otak tempat ingatan terbentuk, belum berkembang sepenuhnya hingga sekitar usia 7 tahun.
Hal ini mungkin menjadi salah satu alasan mengapa kebanyakan orang tidak memiliki ingatan dari beberapa tahun pertama kehidupannya. Kondisi tidak adanya ingatan dari masa kanak-kanak awal ini disebut childhood amnesia.
Jadi, itu dia kapan bayi mulai mengingat wajah dan hal-hal di sekitarnya. Semoga informasi ini dapat membantu Mama memahami perkembangan memori si Kecil.





















