Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Bayi Suka Memegang Wajah Mama saat Menyusu?
Popmama.com/AI/Sysilia Tanhati
  • Bayi yang memegang wajah ibu saat menyusu merupakan perilaku alami, terkait kebutuhan perhatian, eksplorasi sensorik, serta pencarian kenyamanan, keamanan, dan ikatan emosional.

  • Menyusui dan kontak fisik memicu oksitosin pada ibu serta bayi, sehingga sentuhan membantu memperkuat kedekatan dan memudahkan ibu merespons isyarat bayi.

  • Jika terasa tidak nyaman, ibu dapat mengalihkan tangan bayi ke benda aman seperti selimut, kalung menyusui, atau mainan sesuai usia sambil membimbing sentuhan lembut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat menyusui si Kecil, ia mengulurkan tangannya dan menyentuh atau memegang wajah mama. Ketika bayi mengulurkan tangan untuk meraih wajah mama, itu bukan sekadar tindakan acak—melainkan gabungan dari tonggak perkembangan dan ekspresi emosional.

Gerakan ini bisa berupa upaya mencari perhatian, bentuk eksplorasi sensorik, atau bahkan cara non-verbal untuk mengatakan, "Hei, aku lapar!"

Memahami berbagai alasan di balik perilaku meraih wajah, terutama saat menyusui, dapat membantu orangtua terhubung lebih dalam dengan si Kecil dan mendukung pertumbuhan mereka dengan cara yang bermakna.

Pada ulasan berikut ini, Popmama.com merangkum informasi tentang kenapa bayi suka memegang wajah mama saat menyusui.

Kenapa Bayi Suka Memegang Wajah Mama saat Menyusu?

Popmama.com/AI/Sysilia Tanhati

Ada sesuatu yang sangat lembut tentang tangan-tangan kecil yang menjelajah selama waktu menyusui. Banyak orangtua bertanya-tanya mengapa bayi mereka memegang wajah sang Mama saat menyusui.

Kenyataannya, memegang wajah mama saat menyusu adalah perilaku alami dan naluriah. Ini bisa menjadi tanda kebutuhan bayi akan perhatian, cara untuk mengeksplorasi input sensorik, atau hanya karena wajah mama mudah dijangkau.

Perilaku ini adalah bagian yang sepenuhnya normal dari perkembangan anak dan sering kali merupakan cara bayi untuk memperkuat ikatan dengan pengasuhnya selama momen-momen intim ini.

Seiring pertumbuhan bayi, momen menggenggam wajah ini dapat berkembang, tetapi kebutuhan mendasar akan koneksi dan sentuhan bayi tetap menjadi benang merah yang konstan sepanjang perkembangannya.

Memegang wajah mama saat menyusu sebagai bentuk kenyamanan dan koneksi si Kecil. Bayangkan gelombang kehangatan dan kedekatan yang membanjiri Mama selama sesi menyusui. Inilah kerja oksitosin, yang sering disebut sebagai “hormon cinta”, yang dilepaskan baik pada ibu maupun bayi selama menyusui.

Hormon oksitosin yang dapat merangsang tindakan naluriah bayi untuk meraih wajah ibunya, bukan hanya mencari susu tetapi juga ikatan emosional yang menyertainya. Momen-momen ini kaya akan makna, karena mewakili keinginan bayi akan:

  • kedekatan

  • kenyamanan

  • hubungan emosional

  • keamanan

Pengingat bahwa mereka bergantung pada wajah orangtua mereka bukan hanya untuk kebutuhan nutrisi.

Kedekatan fisik dan kontak kulit ke kulit yang terjadi saat menyusui dan meraih wajah melampaui kebutuhan nutrisi. Hal ini memainkan peran penting dalam kesejahteraan emosional bayi, meningkatkan kemampuan ibu untuk memahami isyarat bayinya dan merespons secara efektif.

Hal ini menggarisbawahi pentingnya sentuhan fisik dalam pengembangan ikatan yang aman antara mama dan bayi.

Teknik Pengalihan Perhatian Bayi

Freepik

Meskipun memegang wajah saat menyusui sering kali merupakan tanda kasih sayang dan kedekatan, terkadang hal itu bisa kurang nyaman bagi mama. Jangan khawatir, ada cara lembut untuk mengatasi perilaku ini.

Memberikan bayi bentuk stimulasi alternatif, seperti selimut lembut untuk dipegang atau kalung menyusui yang dirancang khusus, dapat membuat tangan mereka yang aktif tetap sibuk. Benda-benda ini dapat berfungsi sebagai pengganti memegang wajah mama, memungkinkan pengalaman menyusui yang tenang bagi Mama dan si Kecil.

Mengalihkan perhatian bayi dengan mainan atau benda yang menarik juga memiliki tujuan ganda—tidak hanya mengalihkan perhatian mereka tetapi juga mendorong perkembangan kognitif dan sensorik.

Dengan memegang mainan di luar jangkauan, Mama mendorong si kecil untuk meregangkan tubuh dan meraihnya, memelihara keterampilan motorik mereka dan memuaskan rasa ingin tahu bawaan mereka.

Jadi, dengan sedikit kreativitas dan kesabaran, Mama dapat mengubah waktu menyusui menjadi kesempatan untuk tumbuh dan belajar, sambil tetap menjaga wajah mama bebas dari goresan.

Terkadang, cara terbaik untuk membimbing tangan bayi adalah dengan mengalihkannya secara lembut. Ketika bayi mulai meraih wajah mama, arahkan tangannya untuk mengelus dengan lembut alih-alih menarik, menawarkan sentuhan lembut alternatif. Ini tidak hanya membantu mengelola kebiasaan meraih wajah mereka tetapi juga mengajarkan mereka tentang berbagai cara untuk mengeksplorasi indra sentuhan mereka.

Menyimpan mainan yang sesuai usia dalam jangkauan mudah juga dapat secara efektif mengalihkan perhatian mereka dan mencegah mereka meraih benda-benda yang berpotensi tidak aman, seperti kacamata atau anting-anting mama.

Memberikan bayi berbagai barang yang aman dan menarik untuk disentuh dan dipegang dapat membantu menyalurkan rasa ingin tahu alami mereka ke arah yang positif. Strategi ini tidak hanya menyelamatkan wajah dari genggaman mereka tetapi juga mendorong mereka untuk belajar dan menemukan dengan cara mereka sendiri.

Dengan secara konsisten menawarkan alternatif, Mama menyiapkan landasan untuk eksplorasi yang sehat dan interaksi yang penuh hormat sepanjang hidup.

Mendorong Sentuhan Lembut: Tips untuk Membimbing Eksplorasi Bayi

Pexels/Jonathan Borba

Seiring bayi terus tumbuh dan belajar tentang dunia, penting bagi orangtua untuk mendorong eksplorasi yang lembut. Kuncinya adalah menciptakan ruang yang aman bagi si Kecil untuk menemukan dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Dengan menggunakan daftar periksa keamanan rumah untuk menghilangkan bahaya, Mama dapat memastikan bayi memiliki kebebasan untuk menjelajah tanpa risiko bahaya.

Pendekatan proaktif ini, dikombinasikan dengan penggunaan perangkat keselamatan seperti penutup stopkontak dan gerbang bayi, meletakkan dasar untuk lingkungan yang aman di mana bayi dapat mengembangkan indra sentuhan dan gerakannya tanpa menyebabkan cedera atau masalah.

Selain itu, berinteraksi dengan bayi melalui berbicara, menanggapi suara mereka, dan memberi mereka mainan berwarna-warni yang sesuai usia dapat merangsang eksplorasi dan interaksi yang lembut.

Baby gym dengan benda-benda yang menggantung dapat sangat efektif, mengajarkan bayi untuk memukul dengan lembut dan mengembangkan keterampilan koordinasi dengan cara yang terkontrol dan aman.

Dengan memupuk lingkungan seperti ini, Mama tidak hanya mencegah kecelakaan tetapi juga secara aktif mendukung perkembangan sensorik dan kognitif bayi.

Nah, jadi sekarang Mama sudah tahu kenapa bayi suka memegang wajah mama saat menyusui. Apakah si Kecil juga suka memegang wajah mama saat menyusu?

Curated For You

Editorial Team

Related Article