Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Apa Saja Ciri-Ciri Tulang Belakang Bayi yang Bermasalah?

5 min read
Apa Saja Ciri-Ciri Tulang Belakang Bayi yang Bermasalah?
Wikimedia Commons/Uvainio
  • Tanda tulang belakang bayi bermasalah meliputi bahu tidak sejajar, kepala atau tubuh condong, pinggang dan panggul tidak simetris, punggung bungkuk atau benjolan, hingga gangguan napas dan gerak.

  • Kelainan dapat berkaitan dengan pembentukan ruas tulang belakang yang tidak sempurna, spina bifida, sumsum tulang belakang tertambat, serta faktor genetik dan lingkungan; penyebab pastinya sering tidak diketahui.

  • Pemeriksaan dokter penting bila punggung melengkung ke samping. Penanganan disesuaikan kondisi, mulai dari brace, gips, fisioterapi, obat nyeri, hingga operasi pada kasus tertentu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat memandikan atau mengganti popok si Kecil, Mama mungkin pernah menyadari bahwa satu bahunya tampak lebih tinggi daripada bahu yang lain. 

Pikiran pun langsung melayang ke mana-mana, apalagi tulang belakang merupakan bagian tubuh yang sangat penting.

Tenang dulu, Ma. Tidak semua perbedaan bentuk punggung berarti masalah, tetapi ada tanda-tanda yang memang perlu diperiksakan ke dokter.

Untuk menjawab rasa penasaran Mama akan hal tersebut dan ingin mengetahui apa saja cirinya, berikut Popmama.com mengulas apa saja ciri-ciri tulang belakang bayi yang bermasalah? Yuk, simak sampai habis!

  1. Apa Saja Ciri-Ciri Tulang Belakang Bayi yang Bermasalah?

    Apa Saja Ciri-Ciri Tulang Belakang Bayi yang Bermasalah?
    Pexels/Nataliya Vaitkevich

    Tulang belakang yang bermasalah tidak selalu terlihat jelas sejak awal. Menurut Children's Hospital of Philadelphia, gejalanya bergantung pada usia anak dan tingkat keparahan kondisinya.

    Berikut tanda-tanda yang bisa Mama perhatikan di rumah menurut Children's Hospital of Philadelphia.

    • Bahu tidak sama tinggi
      Bahu yang tidak sama tinggi termasuk gejala. Pada sebagian anak, satu tulang belikat tampak lebih menonjol.

    • Kepala dan tubuh tidak sejajar
      Kepala yang tidak berada di tengah tubuh merupakan salah satu tanda. Anak dengan lengkungan tulang belakang juga kerap condong ke satu sisi.

    • Pinggang tidak rata dan panggul miring
      Pinggang yang tidak simetris dan panggul yang miring juga masuk dalam daftar gejala. Jadi, saat si Kecil berbaring telentang, perhatikan apakah lekuk pinggang di kedua sisinya tampak sama.

    • Punggung bungkuk atau ada benjolan
      Punggung yang membungkuk (kifosis) merupakan tanda lain. Benjolan di salah satu sisi punggung juga bisa menandakan tulang belakang yang melengkung.

    • Gangguan napas dan gerak
      Lengkungan tulang belakang bisa memuntir tulang rusuk sehingga mengganggu pernapasan. Kesulitan berjalan dan nyeri punggung juga termasuk gejala yang disebutkan.

    Kesulitan berjalan tentu baru terlihat saat si Kecil lebih besar, jadi pantau juga napasnya sejak dini. Lengkungan pada bayi lebih sulit dideteksi, dan biasanya lebih mudah terlihat setelah si Kecil bisa duduk.

  2. Apa Saja Penyebab Tulang Belakang Bayi yang Bermasalah?

    Apa Saja Penyebab Tulang Belakang Bayi yang Bermasalah?
    Wikimedia Commons/CDC

    Sering kali, ceritanya dimulai jauh sebelum si Kecil lahir. Menurut Riley Children's Health, kelainan tulang belakang bawaan adalah kelainan bentuk yang sudah ada sejak lahir.

    Berikut beberapa penyebab dan faktor yang berkaitan dengannya.

    • Ruas tulang belakang tidak terbentuk sempurna
      Children's Hospital of Orange County menyebut pada masa perkembangan janin, ruas tulang belakang bisa tidak terbentuk dengan benar. Akibatnya, posisi tulang belakang menjadi tidak lurus dan dapat memengaruhi saraf bayi.

    • Kaitan dengan spina bifida
      Riley Children's Health menyebut banyak kelainan tulang belakang bawaan berkaitan dengan spina bifida. Pada kondisi ini, kulit di atas sumsum tulang belakang tidak terbentuk dengan baik sehingga bisa ada celah terbuka di punggung bayi.

    • Sumsum tulang belakang yang tertambat
      Menurut Riley Children's Health, tethered spinal cord terjadi saat jaringan abnormal membatasi gerak sumsum tulang belakang. Akibatnya, sumsum tulang belakang tertarik seperti karet.

    • Faktor genetik dan lingkungan
      Children's Hospital of Orange County menyebut penyebab pastinya belum diketahui, tetapi ada kaitan dengan faktor genetik dan lingkungan. Faktor lingkungan itu meliputi paparan racun, penggunaan obat antiepilepsi, dan diabetes pada ibu.

    Jika Mama memakai obat tertentu selama hamil, jangan menghentikannya sendiri, ya. Diskusikan dulu dengan dokter. Intinya, penyebabnya beragam dan sering tidak bisa dipastikan, jadi Mama tidak perlu terburu-buru menyalahkan diri sendiri.

  3. Bagaimana Bentuk Tulang Belakang Bayi yang Normal?

    Bagaimana Bentuk Tulang Belakang Bayi yang Normal?
    Pexels/Bill Salazar

    Menurut Children's Hospital of Philadelphia, tulang belakang tersusun dari ruas-ruas tulang kecil yang bertumpuk bersama bantalan di antaranya. Jika dilihat dari samping, tulang belakang yang sehat memiliki lekuk lembut yang membantu menyerap tekanan saat tubuh bergerak.

    Jika dilihat dari belakang, tulang belakang seharusnya lurus di tengah punggung. Jadi, punggung yang tampak melengkung ke samping patut diperiksakan ke dokter.

    Di sisi lain, bayi sering melengkungkan punggung ke belakang seperti busur, dan hal ini umumnya normal. Penyebabnya bisa karena kembung, refleks kaget, mencoba berguling, atau tidak ingin digendong.

  4. Apakah Tulang Belakang Bayi yang Bermasalah Bisa Sembuh?

    Apakah Tulang Belakang Bayi yang Bermasalah Bisa Sembuh?
    Pexels/Jonathan Borba

    Jawabannya bergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisinya. CHOC menyebut prognosis jangka panjang sangat dipengaruhi oleh seberapa berat kondisi si Kecil.

    Kabar baiknya, Children's Hospital of Orange County menyatakan bahwa deteksi dan penanganan dini dapat membantu mencegah masalah serius pada sebagian anak. 

    Sebaliknya, kelainan yang dibiarkan dapat menyebabkan masalah pada jantung, ginjal, saluran kemih, pernapasan, dan cara berjalan. Karena itu, pemeriksaan dokter tetap penting meski lengkungannya tampak ringan.

  5. Apa Saja Cara untuk Mengatasi Tulang Belakang Bayi yang Bermasalah?

    Bisakah Lambung Mengecil dengan Operasi
    Pexels/Jonas Kakaroto

    Setiap bayi punya kondisi berbeda, sehingga rencana penanganannya pun berbeda. Riley Children's Health menyebut tujuannya adalah mengurangi nyeri, memulihkan fungsi, dan memperbaiki kelainan yang berbahaya.

    Menurut CHOC, penanganan nonbedah biasanya disarankan lebih dulu sebelum operasi dibahas.

    • Brace atau penyangga tulang belakang
      Children's Hospital of Orange County menjelaskan bahwa seiring pertumbuhan anak, brace dapat menjaga tulang belakang tetap lurus dan mengurangi tekanan pada punggung. Jenis brace dan lama pemakaiannya ditentukan oleh dokter.

    • Gips mehta
      Menurut Children's Hospital of Orange County, dipakai untuk skoliosis yang muncul di usia dini. Gips ini membantu meluruskan lengkungan tulang belakang secara perlahan dari waktu ke waktu.

    • Fisioterapi dan obat pereda nyeri
      Menurut Children's Hospital of Orange County, fisioterapi berisi peregangan dan latihan untuk mencegah lengkungan bertambah parah serta membantu memulihkan sebagian fungsi normal. Untuk nyeri berat, dokter juga dapat memberikan obat pereda nyeri.

    • Operasi
      Children's Hospital of Orange County menyebut operasi dipertimbangkan jika lengkungan terus bertambah parah, menekan sumsum tulang belakang, atau nyeri hebat tidak mereda dengan terapi nonbedah. 

    Nah, itulah pembahasan mengenai apa saja ciri-ciri tulang belakang bayi yang bermasalah? Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More