Bayi Laki-Laki Lebih Banyak Menyusu daripada Perempuan, Benarkah?

Cari tahu faktanya di sini!

21 Mei 2022

Bayi Laki-Laki Lebih Banyak Menyusu daripada Perempuan, Benarkah
Pexels/Sarah Chai

Bagi Mama dan Papa yang baru saja dikaruniai momongan, sudahkah kalian mendengar berbagai mitos parenting yang beredar? Salah satu mitos yang cukup sering dibahas ialah soal kebutuhan menyusu bayi laki-laki yang lebih banyak dari pada perempuan.

Tidak sedikit orangtua yang percaya kalau kebutuhan nutrisi laki-laki lebih banyak dibanding perempuan. Oleh karena itu, kebutuhan menyusu bayi laki-laki pun dianggap juga lebih banyak.

Kendati demikian, bagaimana kebenaran dari kabar tersebut? Benarkah bayi laki-laki lebih banyak menyusu dari perempuan? Simak faktanya dalam pembahasan Popmama.com berikut.

Editors' Picks

Bayi Laki-laki Lebih Banyak Menyusu, Mitos atau Fakta?

Bayi Laki-laki Lebih Banyak Menyusu, Mitos atau Fakta
Pexels/Helena Lopes

Bayi perempuan maupun laki-laki membutuhkan asupan energi dan nutrisi agar bisa tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Sebelum bisa menyantap makanan berat, kebutuhan tersebut untungnya bisa dipenuhi dengan pemberian ASI.

Jika keduanya butuh asupan energi dan nutrisi yang sama, lantas benarkah kalau bayi laki-laki lebih banyak menyusu dari pada perempuan?

Untuk menjawabnya, Dr Jacqueline Kent dan tim dalam laman Medela menerangkan, seorang bayi dapat mengonsumsi ASI sedikitnya 54 ml hinga 234 ml dalam setiap satu sesi menyusui. Itu berarti si Kecil bisa minum susu sebanyak 500 ml hingga 1.356 ml per hari.

Namun, angka tersebut tidaklah selalu pasti. Pasalnya, kebutuhan asupan ASI tiap bayi tidaklah sama. Hal ini bisa dibuktikan, Ma. Misalnya saja, dalam penelitiannya Dr Jacqueline melaporkan kalau rata-rata bayi laki-laki minum ASI 76 ml lebih banyak dari pada bayi perempuan setiap harinya.

Akan tetapi, Mama tidak perlu terlalu terpaku pada banyaknya ASI yang si Bayi minum. Poin utama dalam penelitian tersebut ialah menunjukkan kalau kebutuhan ASI tiap bayi bisa berbeda-beda.

Ini karena setiap bayi memiliki laju tumbuh kembang yang tidak sama. Ada yang berkembang secara cepat namun tidak sedikit pula yang perkembangannya perlahan.

Frekuensi Pemberian ASI untuk Bayi

Frekuensi Pemberian ASI Bayi
Unsplash/Kevin Liang

Mayoritas perempuan bisa menyusui bayinya 4 hingga 13 kali dalam sehari. Aktivitas menyusui ini biasanya dapat berlangsung selama 12 menit hingga satu jam untuk setiap sesinya.

Kendati demikian, bukan berarti Mama perlu mengikuti aturan tersebut. Sama seperti banyaknya kebutuhan ASI bayi yang berbeda-beda, frekuensi menyusui antara satu anak dengan anak lain tidak perlu Mama sama ratakan, kecuali bila penyamarataannya ditujukan dalam hal memompa ASI.

Jadi, atur frekuensi pemberian ASI untuk si Bayi sesuai dengan kebutuhannya. Bila Mama sudah merasa payudara penuh tapi si Kecil belum lapar, Mama bisa memompa ASI dan menyimpannya sebagai cadangan.

Kesimpulannya, bayi laki-laki lebih banyak menyusu dari pada perempuan bisa jadi benar. Tapi, hal itu tidak berlaku di setiap bayi. Coba kenali kebutuhan bayi Mama lebih baik, termasuk banyaknya ASI yang ia butuhkan dan bagaimana tanda yang ia tunjukkan bila sedang lapar.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk