Benarkah Memotong Bulu Mata Bayi Dapat Membuatnya Lebih Lentik?

Cari tahu dulu yuk, Ma!

26 Oktober 2021

Benarkah Memotong Bulu Mata Bayi Dapat Membuat Lebih Lentik
Freepik/boggy

Memotong bulu mata bayi akan membuatnya jadi lentik? Memiliki bayi dengan bulu mata lentik dan panjang mungkin menjadi impian sebagian mama.

Keinginan tersebut kemudian diusahakan dengan menggunting sedikit bulu matanya agar lentik sejak berusia sedini mungkin. Ya, menggunting bulu mata si Kecil sejak lama dipercaya dapat membuat bulu matanya menjadi panjang dan lentik. Apakah ini sebuah fakta atau mitos? Mama sebaiknya mengetahui informasi yang sebenarnya sebelum memotong bulu mata bayi.

Untuk menjawab hal tersebut berikut Popmama.com rangkum fakta dan informasinya.

Apakah Menggunting Bulu Mata Bayi Bisa Membuatnya Lentik?

Apakah Menggunting Bulu Mata Bayi Bisa Membuat Lentik
Freepik/jcomp

Dikutip dari situs Young Parents, belum ada bukti ilmiah kalau memotong bulu mata bayi akan membuatnya menjadi lentik dan panjang.

Memotong bulu mata bayi agar lentik adalah mitos. Karena bulu mata yang lentik banyak dipengaruhi oleh faktor hormon, faktor keturunan, serta faktor nutrisi yang dikonsumsi sang Bayi.

Dalam hal gizi, nutrisi yang dimaksud adalah adalah ASI atau susu formula yang Mama berikan kepada bayi. Tidak ada suplemen khusus yang harus dikonsumsi oleh bayi untuk membuat bulu matanya lentik dan panjang, kecuali ada rekomendasi dari ahlinya. 

Editors' Picks

Efek Samping Menggunting Bulu Mata Bayi

Efek Samping Menggunting Bulu Mata Bayi
Freepik/alexander_safonov

Tidak ada manfaat yang akan didapatkan oleh si Kecil bila Mama menggunting bulu matanya. Bayi justru akan mendapatkan efek samping berbahaya yang merugikan dirinya. Mama sebaiknya berpikir ulang dan tidak buru-buru memotong bulu mata bayi.

Beberapa efek samping yang bisa dialami bayi bila Mama menggunting bulu matanya adalah:

    1. Kehilangan fungsi bulu mata

    1. Kehilangan fungsi bulu mata
    Unsplash/Helder Almeida

    Bulu mata sendiri berfungsi untuk melindungi mata dari debu dan kotoran yang akan masuk ke dalam mata bayi mama. Oleh karenanya, memotong bulu mata menjadi pendek malah akan mengurangi fungsi bulu mata itu sendiri sebagai pelindung mata.

    Kemudian, bentuk yang melengkung dari kedua garis bulu mata juga berfungsi untuk membantu mengeluarkan keringat dan partikel asing dari mata si kecil. 

    Adanya bulu mata juga bisa menyaring sinar matahari ke mata si kecil. 

      2. Risiko terluka akibat gunting

      2. Risiko terluka akibat gunting
      Unsplash/Minnie Zhou

      Risiko lain yang juga membahayakan bila Mama menggunting bulu mata bayi adalah risiko mata si Kecil terluka akibat terkena gunting. Memang, memotong bulu mata bisa dilakukan saat bayi sedang tidur, tapi tak ada jaminan bayi mama tidak akan bergerak secara tiba-tiba.

      3. Merusak bulu mata

      3. Merusak bulu mata
      Unsplash/Angela Duxbury

      Memotong bulu mata bayi terlalu pendek bisa menyebabkan risiko merusak bulu matanya. Selain itu, hal ini juga dapat membuat bayi menjadi tidak nyaman dengan bentuk bulu matanya yang pendek. Jadi sebaiknya, biarkan bulu mata si kecil tumbuh alami sebagai mana mestinya.

      Itulah tadi informasi mengenai mitos atau fakta memotong bulu mata bayi untuk membuatnya lentik dan panjang. Lantas masihkah Mama berniat untuk memotong bulu mata bayi?

      Semoga informasi ini dapat semakin meyakinkan Mama dalam mengambil keputusan yang terbaik untuk si Kecil.

      Baca juga:

      Tanya Ahli

      Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

      Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.