Remaja SMA 15 Tahun Melahirkan, Bayi Dibuang Pacar di Tempat Wisata

Pelaku sempat ke panti asuhan untuk menyerahkan bayi tapi ditolak

29 April 2021

Remaja SMA 15 Tahun Melahirkan, Bayi Dibuang Pacar Tempat Wisata
Pexels/mateusz-dach

Seorang siswa berinisial N yang baru berumur 15 tahun melahirkan anak di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Mirisnya, anak tersebut justru dibuang sang Pacar berinisial AP yang masih mahasiswa di sebuah tempat wisata di Pontianak.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu lalu ditemukan warga sekitar pada Sabtu (24/4/2021) malam. 

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.

Editors' Picks

1. Remaja 15 tahun itu melahirkan sendirian

1. Remaja 15 tahun itu melahirkan sendirian
Pexels/kelvinocta16

AP dan N sudah beberapa kali melakukan hubungan intim hingga remaja yang baru masuk SMA itu hamil. Namun, N tidak menyadari dirinya hamil anak AP.

N yang baru berusia 15 tahun melahirkan anaknya sendirian di kamar tanpa bantuan bidan atau dokter. Setelah melahirkan, N mengabari AP yang ada di Pontianak. Mendengar kabar itu, AP langsung bergegas pulang ke Kabupaten Sekadau.

2. Sempat membawa sang Bayi ke panti asuhan

2. Sempat membawa sang Bayi ke panti asuhan
Pexels/fotios-photos

Panik dengan kelahiran sang Bayi, AP dan N sempat membawa anak mereka ke panti asuhan. Namun, sesampainya di rumah panti anak mereka ditolak karena baru lahir dan tidak ada yang merawat. 

Akhirnya diambillah keputusan untuk membuang bayi. Dijelaskan oleh pihak kepolisian setempat, jika N dan AP bersama-sama membuang bayi malang tersebut. N menggendong bayi di atas motor dan AP membuangnya di pinggir sungai di sebuah tempat wisata.

3. Membuang bayi karena ingin tetap melanjutkan pendidikan

3. Membuang bayi karena ingin tetap melanjutkan pendidikan
Pexels/kpaukshtite

Bayi perempuan anak AP dan N ditemukan oleh warga sekitar yang berada di lokasi tempat wisata. Ia menemukan bayi dalam keadaan hanya memakai baju dan satu helai kain lampin. Kondisi bayi disebut memprihatinkan dengan tali pusar dan darah masih menyelimuti tubuhnya.

Setelah ditemukan, bayi langsung dibawa ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan perawatan. Soal hak asuh bayi masih belum ditentukan.

AP mengaku menyesali perbuatannya. Kini ia berharap agar sang Bayi bisa dirawat oleh N sebagai Mamanya. Aksi nekat membuang bayinya dengan N itu karena tidak ingin pendidikan mereka berdua terganggu.

AP yang masih mahasiswa semester 4 ini sudah meminta maaf dengan keluarga atas perbuatannya dengan N. 

Itulah tadi informasi mengenai remaja 15 tahun yang melahirkan bayi dan membuangnya di tempat wisata. Semoga ada keputusan hukum yang adil karena kejadian ini ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.