Cara Atasi Bayi yang Tidak Suka Duduk di Car Seat, Perlu Dicoba!

Apakah Mama mengalami hal yang sama?

1 Desember 2021

Cara Atasi Bayi Tidak Suka Duduk Car Seat, Perlu Dicoba
Unsplash/Sharon McCutcheon

Ketika Mama melakukan perjalanan dengan menggunakan mobil, si Kecil duduk di kursi khusus untuknya atau yang dikenal dengan car seat.

Namun, mungkin si Kecil hanya bertahan selama beberapa menit di car seat sebelum ia mulai gelisah dan rewel.

Jika jaraknya dekat si Kecil mungkin bisa bertahan. Namun bagaimana jika Mama harus melakukan perjalanan selama berjam-jam lamanya? Ini tentu cukup menyiksa, baik bagi Mama maupun si Kecil.

Alih-alih marah atau kehilangan kesabaran pada bayi, Popmama.com merangkum tips mengenai hal yang harus dilakukan jika bayi tidak suka duduk di car seat. Apa saja ya?

1. Cari penyebab mengapa bayi tidak suka duduk di car seat

1. Cari penyebab mengapa bayi tidak suka duduk car seat
Unsplash/Sharon McCutcheon

Mulailah dengan dasar-dasarnya, mungkin bayi merasa tidak nyaman karena suatu alasan.

Apakah sinar matahari menyorot tepat ke wajahnya? Apakah ia kepanasan atau kedinginan? Bagaimana dengan tali pengikatnya?

Tali pengikat bisa menjepit kulit, gesper mungkin panas karena matahari, atau bayi mungkin kedinginan.

Editors' Picks

2. Periksa jok mobil dan posisi duduk bayi

2. Periksa jok mobil posisi duduk bayi
Unsplash/Wesley/Tingey

Selanjutnya, periksa kembali jok mobil dan car seat, apakah sudah terpasang dengan benar. Ini menjadi penyebab sebagian besar kerewelan bayi.

Pastikan bayi berbaring di kursi dengan benar sesuai dengan usia dan tahapannya. Sudut yang salah bisa membuat tidak nyaman, dan berbahaya. Risiko terburuk bayi bisa mati lemas jika lehernya berada pada sudut yang salah.

Ini berbeda untuk setiap merek car seat bayi, jadi pastikan Mama membaca buku petunjuk dengan benar. Cari kursi yang aman dan sesuai dengan bayi.

Apa pun yang Mama lakukan, jangan memutar kursi dari menghadap belakang ke depan terlalu dini. Orangtua berpikir bayi mungkin tidak suka menghadap ke belakang dan menjadi rewel,

Tetapi bayi boleh menghadap ke belakang hingga setidaknya berusia dua tahun.

3. Sesuaikan jadwal makan dengan perjalanan menggunakan mobil

3. Sesuaikan jadwal makan perjalanan menggunakan mobil
Freepik/artursafronovvvv

Mabuk darat juga bisa menjadi alasan mengapa bayi rewel. Bayi dan anak yang mabuk darat cenderung lebih nyaman berkendara dengan perut kosong, Ma.

Nah, jadi Mama bisa mempertimbangkan jadwal makan si Kecil sebelumnya agar ia tidak mual atau pusing.

Membuka jendela atau menyalakan AC juga dapat membantu mengatasi mabuk darat ini.

4. Alihkan perhatian

4. Alihkan perhatian
Pexels/Pixabay

Cobalah untuk membuat bayi lupa bahwa mereka terikat. Mengobrol dengan bayi, mainkan musik, atau bernyanyi untuknya.

Hindari memberikan makanan kecil karena berisiko membuatnya tersedak. Karena bayi suka melihat diri mereka sendiri, Mama bisa memainkan kaca spion dengan si Kecil

Mainan bayi juga dapat mengalihkan perhatian. Namun hati-hati dengan mainan berat yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

5. Hibur si Kecil

5. Hibur si Kecil
Pexels/kampusproduction

Alih-alih kehilangan kesabaran, cobalah berempati dan hibur si Kecil. Namun Mama juga harus berusaha untuk netral.

Berempati bukan berarti Mama harus memindahkannya dari kursi tersebut ya. Meski tidak enak untuk melihat bayi merasa tidak nyaman, namun ini untuk keselamatannya dan semua yang ada di mobil.

Nah, itu beberapa tips yang dapat Mama lakukan jika bayi tidak suka duduk di car seat. Apakah bayi Mama mengalami hal yang sama? Apa yang Mama lakukan untuk mengatasinya?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.