Waspada Kekurangan Nutrisi, Ini Cara Menaikkan Berat Bayi Usia 2 Bulan

Berat badan bayi penting untuk indikator kesehatan bayi

4 Agustus 2021

Waspada Kekurangan Nutrisi, Ini Cara Menaikkan Berat Bayi Usia 2 Bulan
Instagram/coffeecreekstudio

Berat badan bayi biasanya menjadi salah satu tolak ukur pertumbuhan anak. Karena itu sangat penting untuk mengikuti pertumbuhan berat badannya.

Dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), masa pertumbuhan tercepat seorang anak adalah pada 1000 hari pertama kehidupan (1.000 HPK), yang dinilai sejak awal kehamilan hingga ulang tahun kedua seorang anak. Pada masa ini terjadi pembentukan otak dan organ penting lainnya.

Normalnya, berat badan akan bertambah seiring dengan bertambahnya usia bayi. Maka tidak heran jika Mama khawatir jika bayi tidak mengalami kenaikan berat badan yang seharusnya.

Namun jangan khawatir, ada beberapa hal yang dapat Mama lakukan untuk menaikkan berat badan si Kecil. Untuk membantu Mama, Popmama.com beberapa cara menaikkan berat badan bayi usia dua bulan.

Jumlah Kebutuhan ASI Bayi Usia 2 Bulan

Jumlah Kebutuhan ASI Bayi Usia 2 Bulan
Unsplash/Daria Rudyk

Bayi usia 2 bulan masih membutuhkan ASI atau susu formula sebagai komponen nutrisi utama. Jadi jika berat badannya kurang atau bertambah tapi tidak sesuai dengan perkembangan, jangan berikan makanan padat ya, Ma. Sistem pencernaan bayi belum berkembang untuk bisa menerima makanan padat. Alih-alih menambah berat badan, ini akan membahayakan bayi.

Jumlah kebutuhan ASI atau susu formula untuk bayi usia dua bulan adalah sekitar 5 – 6 ons dalam setiap kali menyusui. Pada usia ini, si Kecil membutuhkan sekitar 5 atau 6 kali menyusui dalam setiap hari.

Seiring dengan bertambahnya usia, bayi membutuhkan nutrisi yang cukup karena dibutuhkan untuk perkembangan otot, kemampuan interaksi, dan perkembangan kemampuan sosial.

Penyebab Kurangnya Berat Badan Bayi

Penyebab Kurang Berat Badan Bayi
Unsplash/Damir Spanic

Sebelumnya, ketahui dulu penyebab berat badan si Kecil tidak bertambah sesuai dengan usianya agar Mama dapat menangani masalah tersebut. Berikut beberapa hal yang mengakibatkan berat badan bayi kurang:

  • Durasi menyusui terlalu singkat.
  • Bayi mengalami beberapa masalah pencernaan sehingga tidak bisa menerima dan mencerna ASI atau susu formula
  • Volume ASI berkurang.
  • Tongue tie pada bayi yang menyebabkannya kesulitan mengisap ASI. Sariawan juga menyebabkan bayi kesakitan dan malas menyusu.
  • Bayi tidak menyusu dengan benar karena posisi menyusu yang salah. Posisi yang salah menyebabkan si Kecil kelelahan dan malas.
  • Bayi mengalami alergi ASI sehingga kekurangan nutrisi.
  • Bayi mengalami kondisi medis tertentu.
  • Cara menyusu yang salah. Cek dulu apakah cara pelekatan ke puting sudah benar, Ma.

Nah, untuk menaikkan berat badan bayi usia dua bulan, Mama dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

1. Aktif menyusui

1. Aktif menyusui
Pexels/Mateusz Dach

Pemberian ASI secara rutin adalah cara menambah berat badan bayi yang efektif. Jika memungkinkan, susui si Kecil setiap 2-3 jam dengan durasi 20 menit, Ma. Jika bayi mengantuk saat menyusu atau berhenti sebelum 20 menit, Mama dapat mengganti posisi menyusui, membantu si Kecil untuk bersendawa, atau menggelitik kakinya agar ia menyusu kembali.

Berikan ASI di pagi, siang, sore, dan minimal sekali di malam hari untuk memastikan si Kecil mendapatkan nutrisi yang cukup.

2. Perbaiki cara menyusui yang salah

2. Perbaiki cara menyusui salah
Pexels/Jonathan Borba

Cara menyusui yang salah juga dapat menyebabkan penambahan berat badan bayi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Cara yang benar bisa membantu bayi mendapatkan kenaikan berat badan, Ma. Cara yang benar dilakukan dengan memberikan ASI dari satu sisi payudara hingga bayi merasa puas atau kenyang.

Hindari memaksa bayi melepas payudara dan berpindah ke payudara satunya ya, Ma. Jika bayi menolak untuk berpindah, Mama dapat melakukannya di sesi menyusui selanjutnya.

Selain itu, perhatikan juga apa si Kecil sudah menyusu dengan benar.

Editors' Picks

3. Mengonsumsi makanan bergizi

3. Mengonsumsi makanan bergizi
Pexels/Magda Ehlers

Bila produksi ASI menurun sehingga mengganggu pertumbuhan berat badan bayi, maka Mama harus memerhatikan pola makan sehat. Konsumsi makanan bergizi, terutama yang dapat meningkatkan produksi ASI, dapat membantu mengatasi masalah ini.

Selain meningkatkan produksi ASI, makanan bergizi juga memenuhi kebutuhan nutrisi bayi untuk tumbuh dan berkembang, Ma.

4. Memompa ASI dulu sebelum menyusui bayi

4. Memompa ASI dulu sebelum menyusui bayi
Popmama.com/Auliya

Jika durasi menyusu bayi singkat, ia mungkin tidak memperoleh hindmilk yang mengandung lemak dan kalori tinggi. Lemak dan kalori tinggi ini dibutuhkan untuk meningkatkan berat badannya.

Jadi untuk mengatasinya, Mama dapat memompa ASI terlebih dahulu untuk mengeluarkan sebagian foremilk yang mengandung lebih banyak air.

5. Sering menggendong bayi dan kontak kulit dengan Mama

5. Sering menggendong bayi kontak kulit Mama
Pexels/Laura Garcia

Manfaat menggendong bayi sangat baik untuk membantu meningkatkan berat badan bayi sesuai dengan usianya. Ini juga bisa membuat bayi merasa nyaman.

Kontak kulit dari Mama ke bayi juga bisa membantu produksi ASI menjadi lebih baik. Selain itu menggendong bayi juga bisa mengurangi bayi menangis terus menerus sehingga bayi menjadi lebih nyaman dan sehat.

6. Pijat bayi

6. Pijat bayi
Pexels/Polina Tankilevitch

Hal lain yang dapat Mama lakukan adalah melakukan pijat bayi. Pijat bayi dapat membantu meningkatkan berat badan bayi. Rangsangan pada bagian tubuh bayi bisa membuat tubuh bayi menjadi lebih nyaman. Sehingga bayi bisa menyerap ASI dengan baik.

Selain itu, pijatan juga dapat membantu pencernaan dan sirkulasi darah bayi menjadi lebih baik. Sehingga akan membantu meningkatkan berat badan si Kecil.

7. Pijat payudara

7. Pijat payudara
Freepik/user18526052

Pijat payudara dapat membantu Mama meningkatkan produksi ASI. Biasakan untuk melakukan pijat payudara sehingga Mama memiliki cadangan ASI yang cukup untuk bayi.

Namun jika Mama tidak terbiasa, Mama juga dapat melakukan pompa ASI untuk merangsang ASI terus berproduksi.

8. Tingkatkan kualitas tidur bayi

8. Tingkatkan kualitas tidur bayi
Pexels/Daisy Laparra

Bayi mungkin akan lebih sering tidur ketika baru lahir. Bayi yang cukup tidur setelah mendapatkan ASI bisa membantu meningkatkan berat badan.

Ketika pada malam hari bayi lebih banyak tidur maka cobalah untuk menawarkan ASI. Memberikan ASI pada malam hari bisa membantu meningkatkan berat badan dengan cepat. Mama dapat melakukannya tanpa harus membangunkan si Kecil.

Itulah cara menaikkan berat badan bayi usia dua bulan. Selain cara di atas, diskusikan dengan dokter dan konsultan laktasi agar berat badan si Kecil meningkat sesuai dengan usianya, Ma.

Berat badan yang kurang bisa menjadi indikasi bayi tidak menyerap atau mendapatkan nutrisi. Jadi jangan ragu membawa bayi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ya.

Bagaimana dengan penambahan berat badan bayi mama? Semoga bertambah sesuai dengan usianya, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.