Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas, Apakah Ini Normal?

Kenali penyebabnya dulu, Ma

14 Januari 2022

Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas, Apakah Ini Normal
Pexels/Lisa Fotios

Apakah Mama pernah melihat kulit bayi baru lahir mengelupas? Jika pernah, itu dikarenakan kulit bayi baru lahir masih sangat sensitif, Ma.

Namun jika terjadi pengelupasan kulit terus-terusan atau parah, perawatan diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Mama harus mengetahui perbedaan antara pengelupasan kulit yang normal dan tidak.

Kali ini, Popmama.com akan membahas tentang kulit bayi baru lahir yang mengelupas, mulai dari penyebab hingga penanganannya. Ayo disimak, Ma!

Apakah Normal jika Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas?

Apakah Normal jika Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas
Pexels/Anthony Shkraba

Dalam kebanyakan kasus, pengelupasan kulit pada bayi baru lahir adalah normal.

Kulit halus bayi baru lahir rentan terhadap kekeringan. Ini menyebabkan lapisan paling atas terkelupas dalam beberapa minggu pertama setelah kelahiran.

Namun, beberapa faktor eksternal dapat menyebabkan iritabilitas dan ruam karena sifat kulit yang halus. Selanjutnya, sebagian besar waktu, masalah tersebut akan teratasi dengan sendirinya.

Editors' Picks

Apa Penyebab Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas?

Apa Penyebab Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas
Pexels/Büşranur Aydın

Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab kulit bayi baru lahir mengelupas:

  • Vernix caseosa: Lapisan lilin yang tebal ini melindungi bayi dari cairan ketuban di dalam rahim. Kehilangan lapisan luar ini dapat menyebabkan pengelupasan kulit alami dalam beberapa minggu pertama kelahiran.
  • Kelahiran cukup bulan: Kulit bayi yang baru lahir berbeda menurut waktu kelahirannya. Bayi prematur (lahir sebelum 37 minggu) biasanya memiliki lebih sedikit pengelupasan kulit. Kulit bayi cukup bulan lebih tebal. Kulit mereka mungkin menjadi lebih cerah beberapa hari setelah kelahiran serta menjadi kering dan bersisik.
  • Eksim: Eksim ditandai dengan ruam kering di wajah, siku, dan lutut. Ini adalah kondisi kulit alergi, rasa gatal dapat menyebabkan pengelupasan kulit. Eksim jarang terjadi pada bayi baru lahir. Kondisi ini biasanya tidak berkembang sampai bayi mendekati usia empat hingga enam bulan.
  • Ichthyosis: Suatu kondisi langka karena mutasi genetik di mana kulit mati menjadi sangat kering dan bersisik serta mengelupas saat digosok.
  • Psoriasis: Penyakit autoimun yang terjadi karena peradangan kulit yang berlebihan. Ini menyebabkan pengelupasan sel-sel kulit dengan cepat. Namun, bayi jarang terkena dampaknya.

Kapan Kulit Bayi Baru Lahir Berhenti Mengelupas?

Kapan Kulit Bayi Baru Lahir Berhenti Mengelupas
Pexels/RODNAE Production

Tidak ada kerangka waktu yang pasti kapan kulit bayi yang baru lahir dapat berhenti mengelupas.

Namun, jika kulit bayi tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan dalam dua minggu, bawa bayi ke dokter. Dokter akan memeriksa apakah bayi mengalami gangguan kesehatan lainnya.

Penanganan dan Pengobatan

Penanganan Pengobatan
Pexels/Helena Lopes

Berikut ini beberapa cara mengatasi kulit bayi baru lahir yang mengelupas:

  • Pelembab: Pelembap hipoalergenik, dipilih tergantung pada tingkat keparahan kekeringan, dapat membantu mengembalikan kelembapan kulit. Oleskan tepat setelah waktu mandi untuk efektivitas maksimal.
  • Waktu mandi yang singkat: Pertahankan waktu mandi bayi di bawah sepuluh menit dan hindari mandi setiap hari jika memungkinkan. Bayi yang baru lahir hanya perlu dimandikan sekali atau dua kali seminggu karena mandi spons sudah cukup. Karena mandi air hangat dapat menyebabkan kekeringan lebih lanjut, gunakan suhu kamar atau air yang sedikit hangat.
  • Hindari penggunaan sabun: Jangan terlalu sering menggunakan sabun karena dapat menghilangkan minyak alami kulit, sehingga menyebabkan kekeringan yang berlebihan. Gunakan sabun bayi dan sabun mandi lebih lembut tetapi tidak boleh digunakan setiap hari.
  • Jaga agar ruangan tetap lembab: Udara kering dapat memperburuk iritasi dan menyebabkan ruam panas. Pertahankan kelembapan di kamar bayi.
  • Pakaian katun: Dandani bayi dengan pakaian yang terbuat dari katun atau kain alami. Katun lebih disukai karena lembut dan memungkinkan kulit untuk bernapas. Selain itu, pakaian berbahan katun menjaganya tetap sehat dan tertutup dengan nyaman.

Beberapa faktor dapat menyebabkan pengelupasan kulit dalam beberapa minggu pertama kehidupan. Biasanya kondisi ini dapat dengan mudah ditangani.

Meskipun ini adalah masalah kulit yang umum, penting untuk waspada dan menghubungi dokter jika terjadi kekeringan yang parah. Dengan perawatan dan perhatian, bayi akan memiliki kulit yang sehat dalam waktu singkat.

Itu penjelasan tentang kulit bayi baru lahir yang mengelupas mulai dari penyebab hingga penanganannya. Apakah bayi Mama mengalami hal yang sama?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.