Pusar Bodong pada Bayi, Apakah ini Berbahaya?

Meski dapat hilang dengan sendirinya, Mama perlu mewaspadai komplikasi yang mungkin terjadi

23 Oktober 2021

Pusar Bodong Bayi, Apakah ini Berbahaya
Freepik/A3pfamily

Janin mendapatkan asupan makanan melalui tali pusar. Setelah lahir, ia berhenti mendapatkan makanan dari tali pusar tersebut. Sehingga otot perut yang menjadi tempat menempelnya tali pusar akan segera menutup.

Namun penutupan ini terkadang tidak sempurna sehingga menyebabkan bayi mengalami hernia umbilikalis. Kondisi ini dikenal juga dengan sebutan pusar bodong. 

Pusar bodong terjadi ketika usus dalam tubuh mendorong keluar melalui lubang di otot perut bayi karena belum menutup dengan sempurna.

Kondisi ini sering ditemukan pada bayi atau anak-anak. Apakah pusar bodong pada bayi berbahaya? Yuk, simak ulasan Popmama.com berikut ini, Ma.

Apa Penyebab Pusar Bodong pada Bayi?

Apa Penyebab Pusar Bodong Bayi
Freepik/A3pfamily

Berikut beberapa penyebab bayi memiliki pusar bodong:

  • Jaringan parut atau bekas luka

Pusar hanyalah jaringan parut dan cara penyembuhannya dapat memengaruhi tampilannya. Tidak ada yang dapat Mama lakukan karena ini hanyalah cara tubuh menyembuhkan.

  • Hernia umbilikalis

Hernia umbilikalis terjadi ketika lubang di dinding perut yang memungkinkan tali pusar mencapai bagian luar tubuh tidak menutup sepenuhnya. Biasanya ini terjadi dalam beberapa hari pertama setelah lahir, tetapi terkadang lubang tidak menutup lebih lama. Usus kemudian bisa membengkak di titik lemah di sekitar pusar.

Ini paling sering terjadi pada bayi prematur atau berat lahir rendah. Biasanya, hernia pusar akan sembuh dengan sendirinya pada usia 4 atau 5 tahun . Jika tidak, dokter mungkin akan mengatasinya dengan pembedahan.

  • Granuloma umbilikalis

Ini adalah sepotong kecil jaringan (benjolan merah atau merah muda) yang tumbuh di dalam pusar, membuatnya menonjol.

Kondisi ini biasanya sembuh sendiri dalam beberapa minggu setelah lahir. Namun, granuloma dapat terinfeksi, jadi penting untuk membersihkan pusar bayi dengan benar. Jika tidak sembuh dengan sendirinya, dokter akan menyarankan untuk mengoleskan garam untuk menyembuhkannya. Diskusikan dengan dokter bila hal ini terjadi pada bayi mama.

Editors' Picks

3 Hal yang Tidak Menyebabkan Pusar Bodong

3 Hal Tidak Menyebabkan Pusar Bodong
Freepik
Ilustrasi

Mama mungkin pernah mendengar bahwa bentuk pusar bergantung pada cara pemotongan tali pusar saat lahir. Ini hanya mitos. Berikut ini beberapa mitos mengenai penyebab pusar bodong:

  • Kesalahan saat memotong tali pusar

Teknik atau cara memotong tali pusar saat bayi lahir tidak ada hubungannya dengan bentuk pusar bayi.

  • Menunda pemotongan tali pusar

Dan jangan khawatir jika Mama ingin menunggu untuk memotong tali pusar. Menunda waktu memotong tali pusar tidak akan memengaruhi bentuk pusar bayi.

  • Perawatan tali pusar yang tidak tepat

Pusar yang menonjol juga bukan akibat perawatan tali pusar yang tidak tepat. Bahkan jika tali pusar terinfeksi selama proses penyembuhan.

Komplikasi Pusar Bodong yang Harus Diwaspadai

Komplikasi Pusar Bodong Harus Diwaspadai
Freepik/Comzeal

Pusar bodong pada bayi baru lahir biasanya akan sembuh dengan sendirinya, Ma. Namun komplikasi juga dapat terjadi. Saat usus yang menonjol terperangkap dan tidak dapat didorong kembali ke dalam rongga perut, ini dapat menyebabkan komplikasi.

Bila ini terjadi, maka dapat mengurangi pasokan darah ke bagian usus tersebut sehingga menyebabkan nyeri dan kerusakan jaringan.

Jika bagian usus yang terperangkap tidak mendapatkan pasokan darah sama sekali, maka dapat terjadi kematian jaringan dan infeksi. Infeksi pun bisa menyebar ke seluruh rongga perut hingga berisiko menyebabkan kematian.

Namun komplikasi ini umumnya lebih berisiko terjadi pada orang dewasa. Tetapi tidak ada salahnya Mama terus memantau pusar bodong si Kecil. Sehingga bila ada perubahan, Mama dapat segera mengambil tindakan.

Bagaimana Mengatasi Pusar yang Bodong?

Bagaimana Mengatasi Pusar Bodong
Freepik

Biasanya tidak ada alasan untuk menyembuhkan pusar yang menonjol. Jika Mama melihat pusar yang berwarna kemerahan atau cairan keluar dari pusar, ini bisa menjadi tanda infeksi.

Jadi Mama harus segera berkonsultasi dengan dokter anak.

Tetapi jika semuanya normal, anggap pusar bodong sebagai salah satu keunikan dari si Kecil. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan tidak ada yang perlu Mama lakukan untuk mengubahnya.

Itulah informasi mengenai pusar bodong pada bayi. Apakah bayi mama juga memiliki pusar bodong?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.