Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Tanda Bayi Sudah Kenyang Minum ASI, Perhatikan Hal Ini!
Magnific/freepik
  • Bayi kenyang dapat menunjukkan tangan dan tubuh rileks, melepas payudara sendiri, menutup mulut, atau memalingkan kepala saat kembali ditawari menyusu.
  • Setelah menyusu, bayi yang cukup ASI biasanya tampak puas dan tenang; payudara ibu terasa lebih lembut, sementara mulut bayi terlihat lembap.
  • Kecukupan ASI juga dipantau lewat setidaknya enam popok basah per 24 jam setelah sekitar hari kelima serta kenaikan berat badan stabil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Delapan tanda bayi kenyang setelah minum ASI mencakup tubuh rileks, melepas payudara sendiri, menolak tawaran menyusu, tampak puas, payudara lebih lembut, popok basah cukup, mulut lembap, dan berat badan bertambah stabil.
  • Who?
    Bayi yang menyusu langsung, ibu menyusui, orangtua, serta dokter atau tenaga kesehatan yang memantau pertumbuhan dan kecukupan ASI bayi.
  • Where?
    Tanda-tanda tersebut dapat diamati selama dan setelah sesi menyusui, termasuk di rumah serta saat pemeriksaan bayi ke dokter atau tenaga kesehatan.
  • When?
    Tanda kenyang dapat muncul saat atau setelah bayi menyusu. Setelah sekitar hari kelima kehidupan, bayi umumnya memiliki sedikitnya enam popok basah dalam 24 jam.
  • Why?
    Pengamatan diperlukan karena jumlah ASI yang diminum saat menyusu langsung tidak selalu dapat diukur, sehingga perilaku, kondisi fisik, popok basah, dan pertumbuhan menjadi petunjuk kecukupan ASI.
  • How?
    Orangtua memperhatikan beberapa tanda secara bersamaan dan memantau berat badan berkala. Jika popok basah jauh berkurang atau ada kekhawatiran kekurangan cairan, konsultasikan kepada dokter atau tenaga kesehatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi yang sudah kenyang minum ASI bisa tangannya santai, lepas dari payudara sendiri, atau memalingkan kepala dan menutup mulut. Bayi juga terlihat tenang dan mulutnya lembap. Popok basahnya cukup, biasanya enam sehari setelah umur lima hari. Berat badannya juga naik pelan-pelan. Ibu perlu melihat banyak tanda bersama-sama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah menyusui si Kecil, sebagian Mama mungkin masih bertanya-tanya apakah bayi sudah kenyang dan mendapatkan ASI yang cukup.

Berbeda dengan susu formula yang jumlahnya bisa diukur dalam botol, Mama memang tidak selalu bisa mengetahui secara pasti berapa banyak ASI yang diminum bayi saat menyusu langsung.

Namun, tak perlu khawatir. Bayi dapat menunjukkan sejumlah tanda melalui gerakan dan perilakunya ketika sudah merasa kenyang.

Selain itu, kondisi fisik dan pertumbuhannya juga dapat menjadi petunjuk bahwa si Kecil mendapatkan ASI yang cukup.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), bayi dapat menunjukkan rasa kenyang dengan menutup mulut, memalingkan kepala dari payudara atau botol, serta merilekskan tangannya.

Sementara itu, menurut website layanan kesehatan pemerintah Inggris atau NHS juga menjelaskan bahwa bayi yang menyusu dengan baik umumnya tampak puas dan dapat melepaskan payudara dengan sendirinya setelah selesai menyusu.

Lantas, apa saja tanda bayi sudah kenyang minum ASI? Berikut Popmama.com rangkum informasinya.

1. Tangan dan tubuh bayi terlihat lebih rileks

Pexels/William Fortunato

Salah satu tanda yang dapat diperhatikan adalah perubahan gerakan tubuh bayi. Saat lapar, beberapa bayi menunjukkan tangan yang mengepal atau tubuh yang lebih aktif. Ketika sudah kenyang, tangan bayi menjadi lebih rileks dan tidak lagi mengepal.

Dikutip dari CDC, tangan yang rileks adalah salah satu fullness cues atau tanda bayi sudah merasa kenyang di usia bayi 5 bulan. 

Karena itu, orangtua dapat memperhatikan bahasa tubuh si Kecil selama dan setelah sesi menyusu. Namun, setiap bayi dapat menunjukkan gerakan yang berbeda. Jadi, sebaiknya tanda ini dilihat bersamaan dengan perubahan perilaku lainnya.

2. Bayi melepaskan payudara secara mandiri

Pexels/MART PRODUCTIONS

Bayi yang sudah cukup menyusu dapat melepaskan payudara dengan sendirinya. NHS menyebutkan bahwa bayi yang menyusu dengan baik umumnya akan berhenti dan melepaskan payudara sendiri ketika sudah selesai menyusu.

Setelah bayi melepaskan payudara, ibu tidak perlu memaksanya untuk terus menyusu. Jika si Kecil masih menunjukkan tanda lapar, ia biasanya akan kembali mencari payudara atau memberikan hunger cues lainnya.

Membiarkan bayi mengikuti rasa lapar dan kenyangnya sendiri dapat membantu orangtua lebih responsif terhadap kebutuhan si Kecil.

3. Memalingkan kepala atau menutup mulut saat ditawari menyusu

Pexels/Jonathan Borba

Jika bayi sudah kenyang, ia mungkin menutup mulut atau memalingkan kepala ketika payudara kembali ditawarkan. Kedua perilaku ini juga termasuk tanda kenyang yang dicantumkan oleh CDC.

Tanda ini menunjukkan bahwa bayi sedang tidak ingin melanjutkan sesi menyusu. Karena itu, Mama sebaiknya tidak memaksakan bayi untuk terus minum hanya karena merasa sesi menyusunya terlalu singkat.

4. Bayi tampak puas dan tenang setelah menyusu

Pexels/Wendy Wei

Bayi yang mendapatkan ASI yang cukup umumnya tampak puas setelah sebagian besar sesi menyusu. Si Kecil mungkin terlihat lebih tenang dan nyaman setelah selesai minum ASI yang cukup. 

Namun, perlu diingat bahwa bayi bisa saja menangis atau rewel setelah menyusu karena alasan lain, misalnya mengantuk, tidak nyaman, atau membutuhkan pelukan. Oleh karena itu, bayi yang sesekali rewel setelah menyusu tidak selalu berarti ia masih lapar.

5. Payudara terasa lebih lembut setelah menyusui

Pexels/Jonathan Borba

Selain memperhatikan kondisi bayi, orangtua juga dapat merasakan perubahan pada payudara setelah sesi menyusu. Payudara yang sebelumnya terasa penuh dapat menjadi lebih lembut setelah ASI dikeluarkan.

Dalam salah satu artikelnya, NHS menyebut payudara yang terasa lebih lembut setelah menyusui sebagai salah satu tanda bayi menyusu dengan baik. Meski begitu, kondisi payudara sebaiknya tidak menjadi satu-satunya patokan untuk menilai kecukupan ASI.

6. Frekuensi BAK bayi cukup sesuai usianya

Pexels/Helena Lopes

Jumlah popok basah juga dapat menjadi salah satu indikator bahwa bayi mendapatkan cukup ASI. Namun, jumlah BAK perlu disesuaikan dengan usia bayi, terutama pada hari-hari pertama setelah lahir.

Menurut NHS dan American Academy of Pediatrics (AAP), setelah sekitar hari ke-5 kehidupan, bayi umumnya memiliki setidaknya 6 popok basah dalam 24 jam. Urine bayi juga biasanya berwarna pucat atau hampir tidak berwarna.

Jika jumlah popok basah jauh berkurang atau Mama khawatir bayi mengalami tanda kekurangan cairan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

7. Mulut bayi tampak lembap setelah menyusu

Vecteezy/NONTANUN CHAIPRAKON

NHS di website-nya menyebut mulut bayi yang tampak lembap setelah menyusu sebagai salah satu tanda bahwa bayi mendapatkan ASI yang cukup. Kondisi ini dapat menjadi petunjuk tambahan untuk melihat apakah proses menyusui berjalan dengan baik.

Meski demikian, tanda ini tidak dapat digunakan sendirian untuk memastikan bayi sudah kenyang. Orangtua tetap perlu memperhatikan pola menyusu, jumlah popok basah, serta pertumbuhan bayi secara keseluruhan.

8. Berat badan bayi bertambah secara stabil

Pexels/MART PRODUCTION

Pertambahan berat badan merupakan salah satu indikator penting bahwa bayi mendapatkan nutrisi yang cukup. Bayi memang dapat mengalami penurunan berat badan pada beberapa hari pertama setelah lahir, tetapi setelah itu berat badannya diharapkan mulai bertambah secara bertahap.

AAP dan CDC menyebut pertumbuhan berat badan yang stabil sebagai salah satu tanda bayi mendapatkan cukup ASI. Karena itu, pemantauan berat badan secara berkala melalui pemeriksaan ke dokter atau tenaga kesehatan penting dilakukan.

Itulah tadi informasi mengenai tanda bayi sudah kenyang minum ASI. Ingat, jangan menilai kekenyangan si Kecil dari satu ciri saja karena setiap bayi bisa menunjukkan tanda berbeda-beda!

Curated For You

Editorial Team

Related Article