Melihat si Kecil menggigit atau memasukkan tangannya ke dalam mulut mungkin membuat Mama khawatir. Tak jarang, orang tua pun berusaha melarang kebiasaan tersebut.
Apa Itu Fase Oral pada Bayi? Kenali Pengertian dan Fungsinya

- Fase oral adalah perilaku normal bayi usia 2–4 bulan yang mengeksplorasi benda lewat mulut, juga dapat muncul saat tumbuh gigi atau sebagai respons lapar.
- Memasukkan tangan atau benda ke mulut membantu melatih otot untuk makan dan berbicara, menenangkan bayi, serta mengembangkan pengenalan rasa, bentuk, dan tekstur.
- Orangtua perlu menjaga kebersihan tangan dan mainan, menyediakan teether dingin saat tumbuh gigi, memilih mainan aman berukuran besar, serta tetap mendampingi tanpa terlalu sering melarang.
Padahal, perilaku ini merupakan bagian normal dari tumbuh kembang bayi dan dikenal sebagai fase oral. Lantas, apa itu fase oral dan mengapa orangtua sebaiknya tidak melarangnya?
Berikut Popmama.com rangkum penjelasan mengenai fase oral pada bayi. Yuk, disimak!
Table of Content
Apa Itu Fase Oral?

Pexels.com/Foden Nguyen Sebagai dokter spesialis anak IDAI Jawa Barat, dr. Anthony Sudjadi, Sp.A, M.H.Kes kerap membagikan edukasi seputar kesehatan dan tumbuh kembang bayi melalui Instagram @anthonysudjadi.
Salah satu yang dibahasnya adalah kebiasaan bayi memasukkan tangan ke mulut, yang perlu dilihat berdasarkan usianya.
Pada usia 2–4 bulan, perilaku tersebut bisa menjadi tanda si Kecil sedang memasuki fase oral. Fase ini, bayi memang senang memasukkan berbagai benda, termasuk tangannya sendiri, ke dalam mulut sebagai bagian dari proses eksplorasi.
Selain itu, kebiasaan memasukkan tangan ke mulut juga dapat muncul saat bayi mulai tumbuh gigi. Rasa aneh atau tidak nyaman pada gusi membuat bayi cenderung memasukkan tangannya untuk mengurangi rasa tersebut.
Mama juga bisa membedakan kebiasaan ini dengan tanda lapar. Saat lapar, bayi biasanya memasukkan tangan ke mulut sebagai bagian dari respons ingin menyusu.
Namun, bila si Kecil tetap melakukannya meski sudah selesai makan, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa ia sedang memasuki fase oral.
Fungsi Fase Oral pada Bayi

Pexels.com/Nguyễn Quốc Thái Dr. Nadia Atika, dokter sekaligus konselor ASI dan MPASI, turut membagikan informasi seputar tumbuh kembang bayi melalui akun Instagram @najonadiatika.
Salah satunya mengenai fase oral yang memiliki sejumlah fungsi penting bagi perkembangan si Kecil.
Kebiasaan memasukkan tangan atau benda ke dalam mulut dapat membantu melatih otot-otot di sekitar mulut yang nantinya berperan dalam kemampuan makan dan berbicara.
Tak hanya itu, fase oral juga menjadi cara bagi bayi untuk merasa lebih aman dan tenang.
Di sisi lain, kebiasaan ini membantu mengembangkan kemampuan sensoriknya karena si Kecil dapat mengenali berbagai rasa, bentuk, dan tekstur melalui mulut.
Cara Mendampingi si Kecil Saat Memasuki Fase Oral

Magnific.com/krakenimages.com Fase oral merupakan bagian normal dari tumbuh kembang bayi. Agar si Kecil tetap dapat bereksplorasi dengan aman, Mama bisa menerapkan beberapa cara berikut.
Pastikan tangan si Kecil bersih
Bersihkan tangan bayi secara rutin, terutama sebelum makan dan setelah bermain karena sering dimasukkan ke mulut.Sediakan teether saat tumbuh gigi
Ketika gusi terasa gatal atau tidak nyaman, teether yang dingin dapat membantu bayi lebih nyaman saat menggigit.Bersihkan mainan secara rutin
Cuci atau sterilkan mainan yang sering masuk ke mulut agar tetap bersih dan terhindar dari kuman.Tidak perlu terlalu sering melarang
Selama benda yang dimasukkan ke mulut aman dan bersih, Mama tidak perlu terus melarang. Tetap dampingi si Kecil agar dapat bereksplorasi dengan aman.Hindari mainan berukuran kecil
Pilih mainan yang sesuai usia dan berukuran cukup besar agar tidak mudah masuk ke mulut atau tertelan oleh si Kecil.
Itu dia informasi mengenai fase oral pada bayi. Semoga bermanfaat!





















