Amankah Penggunaan Tea Tree Oil pada Bayi?

Tea tree oil punya berbagai manfaat untuk kesehatan, tapi bolehkah digunakan oleh bayi?

30 September 2020

Amankah Penggunaan Tea Tree Oil Bayi
0otymade.com

Tea tree oil belakangan ini menjadi tren di dunia kesehatan dan kecantikan. Tea tree oil juga dikenal sebagai salah satu minyak esensial yang memiliki sifat anti bakteri, anti peradangan, anti virus, hingga dapat menstimulasi sistem imun. 

Berbagai produk kecantikan juga menyertakan kandungan tea tree oil di dalamnya. Sebut saja obat jerawat, losion, krim, dan salep, bahkan minyak pijat. Memang, tea tree oilpunya banyak sekali manfaat yang tak lagi diragukan kekuatannya. Namun, apakah bayi boleh menggunakan tea tree oil?

Berikut Popmama.com merangkum informasinya, dilansir dari Momjunction

Apakah Tea Tree Oil Aman untuk Bayi?

Apakah Tea Tree Oil Aman Bayi
freepik.com

Hingga kini, penelitian mengenai penggunaan tea tree oil masih sangat terbatas di dunia kesehatan. Namun, berdasarkan informasi dari makalah yang diterbitkan oleh University of Kentucky, tea tree oil adalah salah satu dari sedikit minyak esensial yang aman untuk bayi. 

Meskipun dianggap aman, belum ada bukti konklusif lebih lanjut yang membuktikan keamanan tea tree oil. Karena itu, penting bagi kita untuk mengobservasi apabila muncul gejala sebelum mempertimbangkan penggunaan tea tree oil secara teratur untuk bayi.

Dalam jumlah terbatas dan wajar, tea tree oil boleh digunakan pada bayi untuk beberapa kondisi kesehatan ini:

1. Mengobati kutil

1. Mengobati kutil
Freepik

Tea tree oil memiliki kandungan anti virus. Penelitian menemukan bahwa penggunaan tea tree oil bisa efektif dalam mengobati kutil yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) pada bayi. Tetapi, belum diketahui apakah tea tree oil efektif dalam melawan virus penyebab kutil lainnya.

Editors' Picks

2. Mengatasi infeksi jamur

2. Mengatasi infeksi jamur
freepik.com/wavebreakmedia-micro

Beberapa penelitian menemukan bahwa tea tree oil bermanfaat dalam membantu mengobati infeksi jamur pada kulit manusia. Penelitian mencatat bahwa mungkin kemampuan tea tree oil dalam mengobati jamur sebanding dengan obat anti jamur lainnya. Mama bisa menggunakannya sedikit untuk mengatasi masalah jamur pada kulit bayi karena pemakaian popok, misalnya.

3. Digunakan untuk membersihkan kulit bayi

3. Digunakan membersihkan kulit bayi
Freepik/Spukkato

Mama dapat menambahkan setetes tea tree oil ke dalam air hangat yang digunakan untuk menyeka kulit bayi setelah buang air besar atau kecil. Cara ini terbukti dapat membantu menghilangkan bau busuk dan mikroba akibat kotoran. Mama juga bisa menambahkan setetes tea tree oil ke dalam tissue basah bayi agar lebih higienis.

4. Pengusir serangga

4. Pengusir serangga
Freepik/nipol

Banyak serangga dan nyamuk di sekitar rumah? Biasanya serangga dan nyamuk suka menyerang bayi dan anak-anak nih, Ma. Mama bisa menggunakantea tree oil sebagai pengusir serangga. Caranya mudah. Rendam bola kapas ke dalam tea tree oil dan letakkan di sudut kamar bayi untuk mengusir nyamuk. Pastikan si Kecil tidak bisa menjangkau bola kapas tersebut ya, untuk menghindari bahaya tertelan.

Efek Samping Penggunaan Tea Tree Oil pada Bayi

Efek Samping Penggunaan Tea Tree Oil Bayi
Kidsclinic.sg

Studi yang dilakukan oleh mahasiswa dari Thomas Jefferson University menunjukkan bahwa adanya kemungkinan lima persen penggunatea tree oil mengembangkan beberapa intensitas dermatitis alergi (eksim) karena penggunaan topikal (dioleskan ke kulit). Oleh karenanya, jika bayi mama punya kecenderungan kulit sensitif dan mudah bermasalah, sebaiknya jangan menggunakan tea tree oil ya, Ma. 

Itulah keamanan penggunaan tea tree oil pada bayi. Tea tree oilsecara historis digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit dan mendukung kesehatan. Namun, perlu kehati-hatian dalam menggunakannya, terutama untuk bayi. Hindari menggunakan produk tea tree oil yang dijual bebas tanpa berkonsultasi dengan dokter anak.

Semoga informasi ini bermanfaat, Ma. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.