Bayi Baru Lahir Butuh Sarung Tangan atau Tidak, Ya?

Salah satu benda ini pasti dimiliki bayi, bahkan sebelum ia lahir. Sebetulnya perlu atau tidak?

10 Agustus 2019

Bayi Baru Lahir Butuh Sarung Tangan atau Tidak, Ya
Pixabay.com/congerdesign

Saat sedang membeli perlengkapan bayi, sarung tangan biasanya selalu masuk dalam daftar belanjaan yang akan Mama beli sebagai salah satu persiapan menyambut kehadiran si Kecil. Hal ini sudah menjadi kebiasaan turun-temurun. Banyak orangtua yang berpendapat bahwa meskipun baru lahir, para bayi memiliki kuku yang tajam sehingga dapat menggores kulit halusnya, terutama saat mereka tidur. Jadi sarung tangan wajib dikenakan.

Yang menjadi pertanyaannya, apakah benar sarung tangan memang benar-benar diperlukan oleh bayi? Berikut Popmama.com merangkum penjelasannya untuk Mama.

Editors' Pick

1. Sarung tangan hanya diperlukan di minggu pertama

1. Sarung tangan ha diperlukan minggu pertama
Pixabay.com/ImagesBG

Bayi yang baru lahir memang memiliki kulit yang sangat sensitif. Karena itulah para orangtua ingin melindungi kulit bayi dari goresan benda tajam yang dapat melukai wajahnya. Termasuk kuku bayi itu sendiri. 

Kuku bayi yang baru lahir memang terlihat panjang dan tajam. Tetapi masih sangat lembut dan tampak menempel pada kulitnya. Hal ini membuat orangtua merasa kesulitan untuk memotongnya. Inilah yang kemudian menjadi salah satu alasan mengapa bayi dinilai perlu memakai sarung tangan. 

Menurut Natalie Epton, dokter anak spesialis dan neonatologi, yang dilansir dari youngparents.com.sg, sarung tangan bayi hanya diperlukan pada beberapa hari pertama setelah kelahiran. Tujuannya untuk mencegah bayi dari menggaruk wajahnya. Namun, saat kuku bayi sudah bisa dipotong, penggunaan sarung tangan sudah tidak diperlukan lagi. 

2. Sarung tangan bukan solusi untuk tangan bayi yang kedinginan

2. Sarung tangan bukan solusi tangan bayi kedinginan
Pixabay/Counselling

Selain digunakan untuk mencegah goresan pada wajah bayi, orangtua seringkali memakaikan sarung tangan karena tangan (dan kaki) bayi yang tampak kebiruan dan dingin. Padahal, tangan (dan kaki) bayi yang tampak kebiruan dan dingin adalah hal yang normal terjadi pada bayi yang sehat. Apalagi jika kita hidup di daerah beriklim tropis. Suhu udara yang dingin tidak akan mengganggu kesehatan bayi kok, Ma. Jadi tak perlu pakai sarung tangan pun tak masalah.
 

3. Terlalu lama pakai sarung tangan akan ganggu perkembangan bayi

3. Terlalu lama pakai sarung tangan akan ganggu perkembangan bayi
Freepik/shangarey

Terlalu sering membungkus jari bayi akan membuatnya sensitivitas area telapak tangannya tidak terasa. Saat ini telah banyak rumah sakit yang tidak menyarankan penggunaan sarung tangan bayi dalam jangka waktu lama. Tanpa sarung tangan, bayi akan mengenal dan merasakan sensasi dari tekstur benda yang ada di sekitarnya dan hal ini penting untuk perkembangannya.

Tenang, Ma, goresan kuku bayi saat mereka tidur tidak akan menyebabkan luka serius pada wajahnya. Meskipun begitu, bukan berarti tidak boleh sama sekali menggunakan sarung tangan ya, Ma. Pemakaian sesekali diperbolehkan, jika berada pada kondisi udara yang sangat dingin menggigil. Tetapi untuk bayi-bayi yang tinggal di daerah tropis, sebaiknya intensitas penggunaannya dibatasi.

Baca Juga:

The Latest