6 Cara Ampuh Menambah Berat Badan Bayi Usia 6 Bulan

Bukan hanya sekadar menambah porsi makan saja lho, Ma

27 Juli 2021

6 Cara Ampuh Menambah Berat Badan Bayi Usia 6 Bulan
Freepik

Ada berbagai indikator yang menunjukkan kondisi bayi yang sehat. Itulah mengapa penting melakukan pemeriksaan rutin bulanan bayi ke dokter atau puskesmas untuk mengetahui apakah tumbuh-kembang si Kecil sudah sesuai atau belum. 

Salah satu yang paling umum dijadikan acuan adalah berat badan bayi. Pada kenyataannya, seringkali orangtua tidak menyadari bahwa kenaikan berat badan bayi tidak sesuai dengan yang seharusnya dan bayi mengalami berbagai faktor yang menghambat pertambahan berat badannya. 

Sembari memeriksakan bayi ke dokter, berikut ini Popmama.com punya beberapa cara untuk menambah berat badan bayi usia enam bulan yang efektif, dilansir dari berbagai sumber:

1. Berikan variasi makanan yang bergizi

1. Berikan variasi makanan bergizi
Freepik/Master1305

Di usia enam bulan, bayi baru belajar mengonsumsi makanan padat pertamanya. Mungkin bayi mama merasa 'kaget' karena selama ini hanya minum ASI dan susu formula.

Wajar jika ia merasa menyukai atau bahkan tidak menyukai satu-dua makanan tertentu karena masih beradaptasi dengan rasanya. Oleh karena itu, penting untuk memperkenalkan berbagai rasa makanan dan sensasi pada bayi, disesuaikan dengan usia perkembangannya. 

Mama bisa memberikan alpukat, ubi jalar, minyak zaitun, ayam, selai kacang, atau pun yoghurt yang dipercaya dapat meningkatkan berat badan bayi secara cepat.

2. Porsi dan intensitas makan yang rutin

2. Porsi intensitas makan rutin
Pixabay/Windelprinz

Tak dapat dipungkiri, kenaikan berat badan erat kaitannya dengan porsi dan intensitas makan. Berikan MPASI yang bergizi seimbang sesuai dengan usia bayi. Tak hanya itu, perhatikan pula seberapa porsinya serta frekuensi makannya. Untuk bayi usia 6-8 bulan, sebaiknya bayi makan MPASI sebanyak dua kali sehari dan minum ASI enam kali sehari.

Editors' Picks

3. Tetap berikan ASI

3. Tetap berikan ASI
Unsplash/Kelly Sikkema

Meskipun bayi sudah makan MPASI, di usia enam bulan ASI masih dibutuhkan oleh bayi lho, Ma. Secara ajaib kandungan ASI berubah sesuai dengan kebutuhan bayi, termasuk saat berat badan bayi belum mencapai batas yang diharapkan. 

Studi menemukan bayi yang disusui oleh sang Mama menunjukkan kenaikan berat badan yang signifikan. Selain itu, ASI juga membantu meningkatkan imunitas dan melindungi bayi dari infeksi. 

4. Pijat bayi untuk meningkatkan nafsu makan

4. Pijat bayi meningkatkan nafsu makan
Freepik/nellysenko

Percaya atau tidak, Ma, dengan tubuh yang rileks, nafsu makan bayi pun bisa meningkat. Mama bisa memberikan pijatan ringan pada bayi secara rutin. Selain meningkatkan nafsu makan, pijatan pada tubuh bayi dapat melancarkan pencernaan dan meningkatkan ikatan antara Mama dan si Kecil.

5. Istirahat yang cukup

5. Istirahat cukup
Unsplash/Dakota Corbin

Sama seperti orang dewasa, istirahat sangat berperan penting terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh. Semakin bertambah usia bayi, biasanya jam tidurnya pun berkurang, digantikan dengan jam aktif yang bertambah. Saat bayi akan tidur, Mama bisa memberikan ASI kepadanya karena memberikan ASI di malam hari bisa membuat bayi tidur lebih nyenyak dan tenang sehingga berpengaruh ke berat badannya. 

6. Hindari terlalu sering memberikan camilan

6. Hindari terlalu sering memberikan camilan
Pixabay/Free-Photos

Bertentangan dengan yang dipercaya selama ini, nyatanya terlalu sering memberikan camilan justru harus dihindari. Memang, memberikan camilan dirasa praktis untuk menyiasati bayi yang rewel. Tetapi hal ini membuat bayi menjadi kenyang sebelum waktunya makan dan membuat bayi malas makan atau pun menyusu. Batasi camilan satu-dua kali sehari dan pilih camilan yang kaya nutrisi serta lemak baik untuk anak. 

Itulah beberapa cara menambah berat badan bayi usia enam bulan yang dapat Mama praktekkan. Apakah Mama punya tips lain yang tak kalah ampuh? Semoga tips kali ini menginspirasi ya, Ma. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.