5 Kondisi Tangan dan Kaki Bayi Baru Lahir yang Aneh tapi Normal

Bagi orangtua, keanehan-keanehan ini tentu menimbulkan kekhawatiran

3 Mei 2021

5 Kondisi Tangan Kaki Bayi Baru Lahir Aneh tapi Normal
Freepik/mdjaff

Pada berbagai kasus, bayi dilahirkan dengan kelainan pada struktur fisik yang memicu kecemasan pada orangtua. Tetapi beberapa di antaranya disebabkan karena otot bayi yang masih belum berkembang. Seiring berjalannya waktu dan perkembangannya semakin matang, maka kelainan tersebut akan pulih dengan sendirinya. 

Beberapa bagian tubuh bayi mungkin tampak aneh di awal-awal kehidupannya. Namun, sebagian hal yang tampak aneh ini adalah hal yang normal, mengingat posisi tidur bayi di dalam rahim hingga proses persalinan yang menyulitkan. Dalam waktu beberapa minggu, kondisi tersebut akan berangsur membaik. 

Meskipun begitu, Mama perlu tahu seperti apa perkembangan tangan dan kaki bayi yang tampak janggal tapi sebetulnya normal di awal kehidupannya. Berikut Popmama.com merangkum informasinya, dilansir dari Firstcry:

1. Kaki melengkung

1. Kaki melengkung
Freepik/chernikovatv

Terkadang kaki dan tungkai bayi melengkung ke dalam seperti kaki merpati. Hal ini disebabkan karena saat bayi berada di dalam rahim ibunya, kaki dan tungkainya dalam posisi terlipat agar bisa menyesuaikan diri di dalam ruang yang terbatas. Setelah lahir, posisi ini bertahan sementara sampai ototnya berkembang. Ketika bayi mulai belajar berjalan, otot-otot kakinya menarik tulangnya sehingga secara bertahap akan lurus. 

Editors' Picks

2. Fraktur tulang selangka

2. Fraktur tulang selangka
Freepik/evgeniypavlovski

Dalam persalinan normal pervaginam, kepala bayi keluar lebih dulu, diikuti oleh bahunya. Terkadang bahu bayi tidak masuk dalam panggul ibu sehingga menekan tulang selangka. Hal ini menyebabkan patah tulang yang mungkin tidak segera terdeteksi. Seiring berjalannya waktu, bahu bayi mulai terlihat berbeda. Inilah yang menyebabkan kelainan bentuk. 

Fraktur tulang selangka pada bayi tidak menyebabkan rasa sakit dan akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu tiga minggu. 

3. Tangan dan kaki bayi membiru (akrosianosis)

3. Tangan kaki bayi membiru (akrosianosis)
Pixabay/Free-Photos

Selama minggu-minggu awal setelah lahir, beberapa bayi mengalami tangan dan kaki yang membiru. Ini pertanda sirkulasi darah yang tidak terkontrol dengan baik. Tetapi kondisi ini relatif aman, bisa hilang dengan cepat, dan tidak merujuk pada penyakit apapun. 

4. Kuku panjang pada bayi

4. Kuku panjang bayi
Pexels/Andreas Wohlfahrt

Beberapa bayi dilahirkan dengan kuku yang panjang, segera setelah dilahirkan. Hal ini tidak menimbulkan ancaman medis, selain berpotensi menyebabkan bekas cakaran di wajah bayi. Untuk mencegahnya, Mama bisa memakaikan sarung tangan bayi atau memotong kukunya. Gunakan gunting kuku khusus untuk bayi dan sebaiknya memotong kuku bayi saat ia tertidur lelap.

5. 'Jari' tambahan

5. 'Jari' tambahan
Pexels/Pixabay

Pada beberapa kasus, bayi terlahir dengan jari tambahan di kaki atau tangannya. Hal ini merupakan kondisi genetik. Yang disebut dengan jari ekstra mungkin adalah daging tambahan yang dapat dengan mudah dihilangkan oleh dokter dengan mengikat daging tersebut sampai mengering dan lepas dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Tetapi, jika jari tersebut terdiri dari tulang, mungkin dibutuhkan pembedahan. 

Kondisi-kondisi ini mungkin terlihat aneh dan mengkhawatirkan, apalagi bagi orangtua baru. Tetapi, jangan khawatir karena tubuh bayi akan bertumbuh-kembang dan segera kembali ke kondisi normalnya. Sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikan jika ada hal janggal yang Mama khawatirkan dari bagian tubuh si Kecil.

Semoga informasi ini bermanfaat. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.